• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Selasa, April 21, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Dr. Hussam Abu Safiya Muncul dengan Tangan dan Kaki Terborgol Sejak Diculik oleh Israel

by Adara Relief International
Februari 20, 2025
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Dr. Hussam Abu Safiya Muncul dengan Tangan dan Kaki Terborgol Sejak Diculik oleh Israel

Pada tanggal 24 November 2024, Abu Safiya terluka dalam serangan udara Israel yang menargetkan rumah sakit, namun ia menolak untuk pergi dan terus merawat yang terluka dan sakit. [Media Israel]

48
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Dr. Hussam Abu Safiya, Direktur Rumah Sakit Kamal Adwan di Gaza utara, untuk pertama kalinya muncul dalam kondisi tangan dan kaki terborgol sejak diculik oleh pasukan Israel pada Desember lalu. Pada Rabu (19/2) malam, media Israel menyiarkan video yang menunjukkan dirinya tampak kelelahan dan lemah saat dikawal oleh sipir penjara.

Abu Safiya dikenal sebagai salah satu dokter yang tetap bekerja di bawah gempuran bom Israel demi menyelamatkan korban luka di Gaza utara. Jurnalis Israel Yossi Eli, koresponden Channel 13, memposting video Abu Safiya dari Penjara Ofer, yang terletak di Beitunia, barat Ramallah, di Tepi Barat yang diduduki. Eli membantah klaim bahwa Abu Safiya mengalami penyiksaan, dengan mengatakan, “Kami menemuinya di Penjara Ofer, dan kondisinya sangat baik.” Ia juga menyebut bahwa Abu Safiya mengatakan ada tahanan Israel di rumah sakitnya dan ia merawat mereka.

Dalam video tersebut, Abu Safiya terlihat dikelilingi oleh sipir penjara. Keluarganya mengecam penggunaan video itu oleh media Israel tanpa mengungkap penyiksaan yang dialaminya. Dalam pernyataan di platform X, mereka menyatakan menolak setiap media yang menyiarkan video ini tanpa menyoroti teror psikologis yang dialami serta manipulasi pernyataannya. Keluarganya menegaskan bahwa mereka melihat Abu Safiya dalam keadaan tak berdaya dan itu seharusnya mendorong tindakan segera untuk membebaskannya.

Pada 28 Desember 2024, Kementerian Kesehatan Gaza mengumumkan bahwa tentara Israel menangkap Abu Safiya di Gaza utara. Sehari sebelumnya, pasukan Israel menyerbu dan membakar Rumah Sakit Kamal Adwan, membuatnya tidak dapat berfungsi, serta menangkap lebih dari 350 orang di dalamnya, termasuk Abu Safiya. Pemandangan dirinya berjalan di tengah reruntuhan dengan mantel dokter putihnya, dikelilingi kendaraan militer Israel, menjadi simbol ketahanan rakyat Palestina dan memicu kecaman luas di dunia Arab serta internasional.

Menurut keluarganya, Abu Safiya mengalami penyiksaan berat dan kelaparan di dalam penjara Israel, sebuah klaim yang dikonfirmasi oleh pengacara yang baru-baru ini mengunjunginya. Organisasi HAM Al Mezan Center for Human Rights mengungkapkan bahwa pada 12 Februari, Kepala Komando Selatan Israel Yaron Finkelman memerintahkan penahanan Abu Safiya berdasarkan “hukum kombatan ilegal,” bukan melalui persidangan hukum yang wajar. Pengacara dari Al Mezan yang mengunjungi Abu Safiya di Penjara Ofer pada 11 Februari mendokumentasikan bukti bahwa ia telah disiksa dan diperlakukan dengan tidak manusiawi.

Seiring meningkatnya agresi genosida Israel di Gaza, Abu Safiya membayar harga yang sangat mahal. Pada 26 Oktober 2024, putranya, Ibrahim, terbunuh dalam serangan militer Israel terhadap rumah sakit. Sebulan setelahnya, pada 24 November, Abu Safiya terluka dalam serangan udara Israel yang menargetkan rumah sakit, tetapi ia menolak pergi dan tetap merawat korban luka.

Sejak awal genosida Israel di Gaza pada 7 Oktober 2023, militer Israel secara sistematis menghancurkan sistem kesehatan Gaza dengan mengebom dan mengepung rumah sakit, memerintahkan tenaga medis serta pasien untuk mengungsi, dan memblokir pasokan medis, terutama di Gaza utara. Pada 19 Januari 2025, gencatan senjata dan pertukaran tawanan antara Hamas dan Israel mulai berlaku dan menghentikan sementara agresi genosida Israel yang telah membunuh hampir 48.300 warga Palestina, serta menyebabkan kehancuran besar dan krisis kemanusiaan yang belum pernah terjadi sejak Perang Dunia II.

November lalu, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza. Selain itu, Israel juga menghadapi gugatan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) atas agresinya terhadap Gaza.

Sumber:

https://www.trtworld.com

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Baca Juga

Citra Satelit Ungkap Ekspansi Militer Israel di Gaza

Otoritas Al-Quds Peringatkan Serbuan Pemukim ke Masjid Al-Aqsa

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

ShareTweetSendShare
Previous Post

Oxfam: Israel Hancurkan Lebih dari 80 Persen Jaringan Air dan Limbah di Gaza

Next Post

Ledakan di Bat Yam: Israel Tuduh Kelompok Palestina, Sementara Ben-Gvir Kaitkan dengan Gencatan Senjata

Adara Relief International

Related Posts

Citra Satelit Ungkap Ekspansi Militer Israel di Gaza
Berita Kemanusiaan

Citra Satelit Ungkap Ekspansi Militer Israel di Gaza

by Adara Relief International
April 21, 2026
0
27

Citra satelit terbaru menunjukkan kontras tajam antara mandeknya rekonstruksi sipil dan percepatan pembangunan militer Israel di Jalur Gaza. Ini terjadi...

Read moreDetails
Otoritas Al-Quds Peringatkan Serbuan Pemukim ke Masjid Al-Aqsa

Otoritas Al-Quds Peringatkan Serbuan Pemukim ke Masjid Al-Aqsa

April 21, 2026
18
Malnutrisi dan Anemia Ancam Generasi Anak Gaza

Malnutrisi dan Anemia Ancam Generasi Anak Gaza

April 21, 2026
12
Rekonstruksi Gaza Butuh Lebih dari 71 Miliar Dolar AS

Rekonstruksi Gaza Butuh Lebih dari 71 Miliar Dolar AS

April 21, 2026
16
Israel Terapkan Aneksasi di Tepi Barat

Israel Terapkan Aneksasi di Tepi Barat

April 21, 2026
12
Sistem Kesehatan Gaza di Ambang Kehancuran

Sistem Kesehatan Gaza di Ambang Kehancuran

April 20, 2026
17
Next Post
Ledakan di Bat Yam: Israel Tuduh Kelompok Palestina, Sementara Ben-Gvir Kaitkan dengan Gencatan Senjata

Ledakan di Bat Yam: Israel Tuduh Kelompok Palestina, Sementara Ben-Gvir Kaitkan dengan Gencatan Senjata

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]

    Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dermawan yang Hakiki; Memberi Tanpa Diminta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Palestine Situation Report 86

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630