• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Kamis, Mei 7, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Citra Satelit Ungkap IOF Lakukan Penghancuran Massal Secara Sistematis di Gaza Pasca Gencatan Senjata

by Adara Relief International
Desember 23, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Citra Satelit Ungkap IOF Lakukan Penghancuran Massal Secara Sistematis di Gaza Pasca Gencatan Senjata
22
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Citra satelit terbaru mengungkap operasi penghancuran sistematis secara luas yang dilakukan oleh Pasukan Pendudukan Israel (IOF) di Kota Gaza bagian timur dan kawasan Shujaiya setelah gencatan senjata mulai berlaku pada 11 Oktober.

Gambar yang diambil oleh satelit milik Planet Labs, dan dibandingkan dengan citra beberapa hari setelah gencatan senjata, menunjukkan bahwa bangunan-bangunan yang sebelumnya rusak akibat perang telah diratakan sepenuhnya menggunakan alat berat teknik militer Israel. Menurut laporan harian Israel Haaretz, operasi penghancuran ini meluas hingga ratusan dunum di sebelah timur “Garis Kuning”, yakni garis penarikan pasukan Israel setelah gencatan senjata.

Laporan tersebut mencatat bahwa penghancuran ini beriringan dengan munculnya lima klaster baru kamp pengungsian warga Palestina dalam beberapa pekan terakhir. Setiap klaster berisi puluhan hingga ratusan tenda. Dua kamp didirikan di dekat Koridor Netzarim, selatan Kota Gaza, sementara tiga lainnya muncul di utara kota dan dekat pesisir Laut Mediterania, di wilayah yang masih berada di bawah kendali Hamas.

Sebelum genosida, sekitar satu juta warga Palestina tinggal di wilayah-wilayah yang kini berada di bawah kendali militer Israel, khususnya Kota Gaza bagian timur, Khan Yunis, dan Rafah. Para penduduk ini diperkirakan tidak dapat kembali ke rumah mereka dalam waktu dekat dan terpaksa bertahan di tenda atau tempat penampungan sementara bersama ratusan ribu pengungsi lain yang rumahnya hancur total.

Temuan terkait juga disampaikan oleh kelompok riset Forensic Architecture yang berbasis di Inggris. Berdasarkan analisis citra satelit, IOF mendirikan 13 lokasi militer baru di sepanjang Garis Kuning setelah gencatan senjata, sebagian besar di Gaza utara dan timur Khan Yunis. Dengan tambahan ini, jumlah total lokasi militer Israel di sepanjang garis tersebut mencapai 48 titik di dalam Jalur Gaza. IOF juga memperluas jaringan jalan yang menghubungkan lokasi-lokasi ini, termasuk pembangunan jalan baru di wilayah Khan Yunis, serta memperluas operasi penghancuran di Khan Yunis dan pengangkutan puing-puing dalam jumlah besar di Rafah.

Sebelumnya, Pusat Satelit PBB (UNOSAT) melaporkan bahwa Israel telah menghancurkan sekitar 81 persen bangunan dan infrastruktur di Gaza, baik secara total maupun sebagian. Data PBB mencatat 123.464 bangunan hancur total, 12.116 mengalami kerusakan berat, dan 33.857 lainnya rusak sebagian. Curah hujan dalam beberapa pekan terakhir juga menyebabkan runtuhnya bangunan-bangunan yang telah rapuh akibat pengeboman, hingga memicu korban sipil tambahan.

Baca Juga

Syekh Sabri Peringatkan Eskalasi Berbahaya di Al-Aqsa

Israel Diperintahkan Membebaskan Dua Aktivis Global Sumud Tanpa Syarat

Haaretz melaporkan bahwa taktik penghancuran Israel mengalami perubahan signifikan selama genosida. Jika sebelumnya penghancuran terutama dilakukan melalui serangan udara dan operasi tempur, sejak pendudukan Rafah pada Mei 2024 IOF mulai meratakan seluruh kawasan secara sistematis dengan melibatkan perusahaan kontraktor sipil. Taktik ini diperkirakan menghancurkan hampir 100 persen bangunan di Rafah, Abasan, Khuza’a, Jabalia, dan wilayah lainnya. Selain itu, sekitar 80 persen rumah kaca pertanian, 87 persen lahan pertanian, dan 80 persen jaringan jalan di Gaza turut dihancurkan.

Para ahli memperkirakan skala kehancuran ini menghasilkan sekitar 61 juta ton puing di Gaza, memperparah krisis kemanusiaan dan menciptakan tantangan luar biasa bagi upaya rekonstruksi di masa depan.

Awal bulan ini, Pelapor Khusus PBB untuk situasi HAM di Palestina, Francesca Albanese, menyatakan bahwa biaya rekonstruksi Gaza seharusnya ditanggung oleh Israel bersama Amerika Serikat, Jerman, Italia, dan Inggris. Ia menegaskan bahwa situasi Palestina tidak dapat dilepaskan dari warisan kolonial, dan banyak praktik Israel merupakan kelanjutan dari kolonialisme Inggris di Palestina.

Albanese menambahkan bahwa genosida yang dilancarkan Israel sejak 7 Oktober 2023 dengan dukungan AS—dan berlangsung selama dua tahun, telah membunuh lebih dari 70.000 warga Palestina, melukai lebih dari 171.000 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak, serta menghancurkan sekitar 90 persen infrastruktur sipil. Biaya awal rekonstruksi Gaza diperkirakan mencapai 70 miliar dolar AS.

Sumber: Qudsnen

ShareTweetSendShare
Previous Post

Pengabaian Medis dan Kondisi Tidak Manusiawi Ancam Nyawa Dua Tawanan Palestina

Next Post

Yatim Gaza: Berjuang di Tengah Badai dan Kedinginan, Bertahan dengan Kehilangan

Adara Relief International

Related Posts

Tentara Israel Tangkap 17 Warga Palestina di Tepi Barat
Berita Kemanusiaan

Tentara Israel Tangkap 17 Warga Palestina di Tepi Barat

by Adara Relief International
Mei 7, 2026
0
18

Pasukan Israel menangkap sedikitnya 17 warga Palestina, termasuk dua perempuan dan seorang anak, serta menghancurkan sebuah rumah di Tepi Barat...

Read moreDetails
UNRWA Peringatkan Memburuknya Wabah Penyakit Kulit di Gaza

UNRWA Peringatkan Memburuknya Wabah Penyakit Kulit di Gaza

Mei 7, 2026
14
Syekh Sabri Peringatkan Eskalasi Berbahaya di Al-Aqsa

Syekh Sabri Peringatkan Eskalasi Berbahaya di Al-Aqsa

Mei 7, 2026
15
Israel diperintahkan membebaskan dua aktivis Global Sumud tanpa syarat

Israel Diperintahkan Membebaskan Dua Aktivis Global Sumud Tanpa Syarat

Mei 7, 2026
19
Israel Perintahkan Pembongkaran Fasilitas Palestina di Al-Quds Bagian Timur

Israel Perintahkan Pembongkaran Fasilitas Palestina di Al-Quds Bagian Timur

Mei 7, 2026
17
Uskup Ortodoks: Serangan terhadap Kristen di Al-Quds Meningkat

Uskup Ortodoks: Serangan terhadap Kristen di Al-Quds Meningkat

Mei 6, 2026
21
Next Post
Yatim Gaza: Berjuang di Tengah Badai dan Kedinginan, Bertahan dengan Kehilangan

Yatim Gaza: Berjuang di Tengah Badai dan Kedinginan, Bertahan dengan Kehilangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]

    Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Palestina dalam Kebutaan Dunia: Di Tengah Eskalasi Regional, Tepi Barat dan Gaza Menghadapi Teror Tanpa Akhir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahan Pokok Ramadan untuk 160 Keluarga di Tulkarem Tepi Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.250 Tenaga Medis dan Pasien di RS Asy Syifa, Gaza Terima Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630