• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Senin, Januari 19, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home International

Apa Yang Kita Inginkan Dari Pawai Kepulangan

by Adara Relief International
Mei 26, 2018
in International
Reading Time: 4 mins read
0 0
0
Apa Yang Kita Inginkan Dari Pawai Kepulangan
13
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Yasin Izzuddin

Baca Juga

Dukung Anak-Anak Gaza, Konten Kreator Ms. Rachel Dituduh Anti-Semit

Melebihi Tingkat Bencana, Lebih dari Setengah Pasokan Medis Gaza Tidak Tersedia

Senin, 21 Mei 2018-

Meskipun tema Aksi Kepulangan sudah sangat jelas, tapi banyak orang di seluruh dunia, termasuk Palestina, tidak mengetahui dengan pasti apa tujuannya. Sebagian menyangka, dalam rangka menuntut dicabutnya blokade terhadap Gaza, yang lain beranggapan untuk sekedar menyampaikan protes terhadap penjajah Zionis.

Kita harus menjelaskan kepada seluruh dunia tujuan utama dari pawai kepulangan, yaitu memperkenankan kembalinya jutaan pengungsi Palestine ke rumah-rumah mereka yang telah mereka tinggalkan. Ini merupakan hak asasi manusia yang paling mendasar dan didukung oleh seluruh konvensi, termasuk diantaranya resolusi PBB no. 194 yang dikeluarkan di tahun 1948. Resolusi menyebutkan bahwa pengungsi Palestina berhak kembali ke rumah-rumah mereka.

Ada dua perkara yang menjadi alasan penjajah Zionis untuk tidak melaksanakan resolusi no. 194 ini. Pertama, orang Palestina tidak mungkin kembali ke tanah mereka dan tidak mungkin dilaksanakan sebab saat ini wilayah tersebut sudah ditempati oleh para pemukim Yahudi. Kedua, kembalinya para pengungsi Palestina ke wilayah ini akan merusak kemurnian bangsa Yahudi disebabkan berubahnya komposisi demografi.

Dua alasan ini tidak bisa diterima. Sangat disayangkan PLO telah menyia-nyiakan kesempatan untuk menolak kedua alasan tersebut saat PLO menerima penundaan perundingan seputar topik pengungsi dalam perjanjian Oslo.

Alasan pertama terbantahkan oleh beberapa realita yaitu :

1. Mayoritas kampung-kampung yang ditinggalkan para pengungsi masih dalam kondisi yang sama. Di sebagian tempat ditanami semak belukar untuk mencegah penduduknya kembali atau memanfaatkannya. Karenanya, sangat memungkinkan sekali mengembalikan para pengungsi ke wilayah ini tanpa harus mengusir satu orang-pun pemukim yahudi.

Doktor Salman Abu Sittah telah melakukan riset terperinci seputar topik ini.

2. Penjajah Zionis belakangan memutuskan beberapa peraturan perundangan untuk menjual bagian yang menjadi aset para pengungsi dalam pasar lelang. Berarti bagian ini tidak dihuni dan tidak dimanfaatkan. Jadi, mengapa menjualnya, dan bukan mengembalikannya kepada pemiliknya?

3. Zionis beranggapan bahwa aset para pengungsi telah diambil alih oleh pemukim Yahudi. Oleh sebab itu, tidak praktis mengusir para pemukim Yahudi. Meskipun alasan ini tidak bisa diterima, tetapi andaikan kita terima, lalu mengapa warga Palestina dilarang untuk sekedar kembali ke Palestina dan memiliki berkas untuk menempatinya. Tidak usah dikembalikan tanahnya, tetapi paling tidak memperkenankan  untuk kembali ke negaranya (jikalau memang pemerintah Zionis ada niat baik).

4. Mengapa warga Palestina yang mengungsi di Tepi Barat dan Gaza tidak diperkenankan kembali ke rumah mereka? Kembali ke wilayah yang berada di bawah kekuasaan otoritas pemerintah Palestina.

Pertama, Sebagian besar orang di seluruh dunia, termasuk diantaranya orang Arab dan Umat Islam yang mendukung upaya pembebasan Palestina, tidak mengetahui bahwa pengungsi Palestina di luar negeri dilarang oleh penjajah Zionis untuk kembali meskipun ke Gaza, Ramallah, atau Nablus.
Sedangkan alasan kedua, yaitu menjaga kemurnian Yahudi di Palestina.
Ini merupakan sikap rasisme yang keji, dan tidak berbeda dengan apa yang dilakukan oleh Hitler saat membunuh jutaan orang Yahudi dan Gipsi, serta ras lain yang dianggap mengotori kemurnian ras Jerman.

Jika seluruh dunia saat ini menolak rasisme di Eropa dan Amerika terhadap para imigran yang datang ke negara-negara tersebut, maka bagaimana mungkin mereka menerima rasisme imigran Yahudi yang datang ke Palestina kemudian mengusir penduduknya serta menolak kembalinya mereka karena semata-mata faktor rasial.

Jika seluruh dunia menginginkan pemecahan permasalahan Palestina dengan cara damai, maka haruslah dimulai dengan menekan penjajah Zionis untuk menerima hak kepulangan para pengungsi dan melakukan langkah-langkah yang menunjukkan niat baik sebagai pembuktiannya sebelum masuk ke pembicaraan lain seperti:
1.Permintaan maaf secara terbuka atas pembantaian dalam Nakba, pembersihan etnis, dan kesiapan awal, untuk memperbaiki kesalahan.

2.Membiarkan semua pengungsi Palestina yang terdiaspora untuk memiliki kartu identitas Palestina yang memungkinkan mereka untuk hidup di wilayah kekuasaan otoritas Palestina sebagai langkah awal untuk menerapkan hak untuk kembali.

3.Mulai mengembalikan para pengungsi ke kampung-kampung yang hancur (sampai saat ini masih hancur) sebagai langkah awal.

Dalam kondisi penjajah Zionis menyetujui langkah-langkah niat baik ini, barulah kita dapat mengatakan bahwa kita betul-betul dalam proses memperbaiki kejahatan historis.

Adapun jika penjajah Zionis tidak menerima (sisi inilah yang paling dominan)  karena terpedaya oleh kekuatan militernya, dan mengira bahwa tidak ada satu pihakpun yang mampu memaksanya untuk mengembalikan para pengungsi, maka saat itulah penjajah Zionis dan siapa saja yang mendukung mereka dan melindungi mereka merupakan pihak yang harus bertanggung jawab atas panasnya wilayah tersebut.

Pada kondisi lemahnya dunia untuk mengembalikan hak kami yang terampas, maka kami berhak menggunakan segala cara yang memungkinkan untuk mendapatkannya.

Siapa saja yang diam saat penjajah Zionis menggunakan pesawat, tank, serta persenjataan berat untuk membunuh dan mengusir bangsa kami, maka ia tidak berhak untuk melarang kami meggunakan kekuatan. Mayoritas bangsa kami yakin bahwa kami berhak menggunakan segala bentuk perlawanan menghadapi penjajah Zionis. Meskipun begitu, sudah seharusnya kami menjelaskan kepada dunia, apa yang kami inginkan dan mengapa kami menggunakan kekuatan. Sudah selayaknya juga tuntutan kami itu harus jelas, hingga tidak ada yang dapat memalingkan kami dan membungkam kami dengan berbagai upaya perundingan yang tidak membawa manfaat.

Pawai kepulangan terjadi untuk mengembalikan para pengungsi ke tanah milik mereka. Selama tujuan ini belum tercapai, maka tidak ada kata berhenti.

Terjemah oleh : Hasanah Ubaidilah

sumber :
http://palestine.paldf.info/articles/2018/5/21/-ما-الذي-نريده-من-مسيرات-العودة؟

ShareTweetSendShare
Previous Post

Kajian Kepalestinaan Masjid Bani Umar : “Rindu Al Aqsa”

Next Post

112 Tewas saat Pawai Kepulangan Akbar; Where are you, world?

Adara Relief International

Related Posts

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar
Berita Kemanusiaan

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

by Adara Relief International
Januari 15, 2026
0
20

Surat kabar Israel Haaretz melaporkan bahwa Amerika Serikat berpotensi mendanai pembangunan pabrik baru kendaraan tempur lapis baja di Israel dengan...

Read moreDetails
Usai Dibebaskan, 10 Tawanan Gaza Dilarikan ke RS Al-Aqsa

Usai Dibebaskan, 10 Tawanan Gaza Dilarikan ke RS Al-Aqsa

Desember 30, 2025
19
Dukung Anak-Anak Gaza, Konten Kreator Ms. Rachel Dituduh Anti-Semit

Dukung Anak-Anak Gaza, Konten Kreator Ms. Rachel Dituduh Anti-Semit

Desember 8, 2025
18
Melebihi Tingkat Bencana, Lebih dari Setengah Pasokan Medis Gaza Tidak Tersedia

Melebihi Tingkat Bencana, Lebih dari Setengah Pasokan Medis Gaza Tidak Tersedia

Desember 8, 2025
13
Pohon Natal Kembali Bersinar di Betlehem

Pohon Natal Kembali Bersinar di Betlehem

Desember 8, 2025
17
Hampir Setahun Israel Menangkap Dokter Abu Safiya, Gaza Desak Tindakan Internasional

Hampir Setahun Israel Menangkap Dokter Abu Safiya, Gaza Desak Tindakan Internasional

Desember 8, 2025
18
Next Post
112 Tewas saat Pawai Kepulangan Akbar; Where are you, world?

112 Tewas saat Pawai Kepulangan Akbar; Where are you, world?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630