• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Jumat, April 17, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Apa Saja Isi Kotak Bantuan yang Didistribusikan di Gaza?

by Adara Relief International
Mei 29, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Apa Saja Isi Kotak Bantuan yang Didistribusikan di Gaza?

Seorang pria Palestina menunjukkan persediaan makanan yang diterimanya sebagai bagian dari kotak yang didistribusikan oleh Yayasan Kemanusiaan Gaza di Rafah, Gaza selatan, pada 27 Mei 2025 (Hatem Khaled/Reuters)

18
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

 

Baca Juga

Laporan: Ribuan Anak Palestina Ditawan, Alami Kekerasan dan Kondisi Buruk

Pejabat Gaza: Bantuan Tak Tepat Sasaran, Bayi Terancam Tanpa Listrik

Sejak Selasa, Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF), sebuah kelompok kontroversial yang didukung AS serta disetujui oleh AS dan Israel untuk mengambil alih distribusi bantuan di Gaza, membagikan hanya 14.000 kotak makanan untuk orang-orang Palestina yang membutuhkan – angka yang sangat kecil untuk mengatasi kelaparan massal yang terjadi di jalur itu, sebagaimana dikatakan oleh lembaga-lembaga kemanusiaan.
Sistem baru penyaluran ini membatasi distribusi makanan ke sejumlah kecil bagian yang dijaga oleh kontraktor keamanan Amerika. Sistem ini berusaha untuk merebut kebijakan distribusi dari kelompok-kelompok bantuan yang dipimpin oleh PBB. Sebelumnya, PBB dan organisasi kemanusiaan besar lainnya telah berulang kali mengkritik sistem baru tersebut, mengatakan tidak akan mampu memenuhi kebutuhan 2,1 juta orang Gaza. Sebaliknya, sistem ini memungkinkan Israel untuk menggunakan kontrol makanan sebagai senjata dalam mengendalikan penduduk Gaza. Mereka juga memperingatkan risiko gesekan antara pasukan Israel dan orang-orang yang mencari pasokan.
Israel, yang menolak kritik itu, malah menuduh Hamas mencuri bantuan dan mengatakan bahwa blokade ketat yang dilakukan bertujuan untuk mencegah kelompok itu mengalihkan pasokan. Akan tetapi Cindy McCain, Direktur Eksekutif Program Pangan Dunia (WFP), membantah keras tuduhan tersebut dan mengatakan banyak bantuan yang dijarah dan disita oleh orang-orang Palestina yang sangat kelaparan dan putus asa. “Ketika mereka melihat truk WFP masuk, mereka bisa sangat nekad mengorbankan diri untuk itu (mendapatkan makanan),” katanya kepada jaringan CBS AS awal pekan ini. “Ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan Hamas atau kejahatan terencana, atau apa pun itu.”
Sejauh ini, Israel hanya mengaktifkan dua dari empat pusat distribusi yang diluncurkannya – keduanya berada di wilayah selatan Rafah yang hancur, yang kini ditinggali oleh sedikit dari orang Palestina. Warga Palestina harus pergi ke daerah-daerah ini jika mereka ingin bertahan hidup, dan pada hari Selasa ribuan orang berjalan dari kamp-kamp tenda di luar kota Khan Younis, melintasi garis militer Israel, untuk mencapai titik distribusi.
Pada satu titik, kekacauan meletus ketika orang-orang Palestina membanjiri sebuah pusat distribusi di Rafah. Setidaknya tiga warga Palestina meninggal dan puluhan lainnya terluka ketika lelaki, perempuan, dan anak-anak yang kelaparan berjejalan demi mendapatkan sekotak makanan.
Organisasi bantuan telah mengkritik pusat distribusi yang terkonsentrasi di satu tempat dan mengatakan bahwa GHF, lembaga AS-Israel itu, justru melanggar prinsip-prinsip kemanusiaan dengan mengelompokkan bantuan di satu daerah, sehingga membuatnya tidak dapat diakses oleh penduduk di wilayah lainnya di Gaza. Menurut GHF, masing-masing kotak yang didistribusikannya dimaksudkan untuk memberi makan yang tepat bagi 5,5 orang dan berlangsung selama 3,5 hari. Namun, sejumlah warga Palestina mengatakan kepada Middle East Eye bahwa setelah menerima kotak bantuan, mereka menemukan persediaan sangat tidak memadai.
Isi setiap kotak dilaporkan berbeda, sebagian besar berisi makanan berikut:
1 liter minyak
2kg beras
4kg tepung
1kg kacang
Empat kaleng tuna
Setoples daun anggur
Setoples selai apricot
Sekotak biskuit
6 paket spaghetti
Sekotak kantong teh
Dari sejumlah orang yang diwawancarai oleh MEE, tidak ada satu pun dari mereka yang menerima air kemasan, bahan bakar untuk memasak, obat-obatan, selimut, sabun mandi, sabun cuci, atau pembalut. Selain itu, tidak ada yang menerima susu formula, makanan bayi, popok dan persediaan penting untuk bayi dan anak-anak untuk bertahan hidup.
“Kami hanya ingin memberi makan anak-anak kami,” kata Abdullah Suleiman al-Sadudi, seorang pengungsi Palestina yang berhasil mendapatkan sekotak bantuan, kepada MEE pada hari Rabu. “Apa yang harus kami lakukan? Ini sangat salah!”
Philippe Lazzarini, kepala UNRWA, badan PBB untuk pengungsi Palestina, juga mengutuk sistem itu, “Model distribusi bantuan yang diusulkan oleh Israel tidak selaras dengan prinsip-prinsip minimal kemanusiaan,” kata Lazzarini pada Rabu. “Kemarin kami melihat situasi yang mengerikan; orang-orang yang kelaparan mendorong-dorong pagar dengan putus asa demi makanan. Itu sangat kacau, tidak bermartabat, dan tidak aman.”
Seorang pria Palestina, yang berhasil mendapatkan sekotak bantuan juga mengecam mekanisme tersebut dengan mengatakan bahwa Israel dengan sengaja menempatkan perempuan dan anak-anak dalam bahaya. “Mekanisme ini tidak berguna. Hanya mereka yang kuat yang bisa mendapatkan sesuatu.”
Sumber: https://www.middleeasteye.net/news/what-inside-box-aid-distributed-gaza-humanitarian-foundation

ShareTweetSendShare
Previous Post

Lebih dari 17.000 Warga Palestina Ditahan oleh Tentara Israel sejak Awal Genosida Gaza

Next Post

Smotrich Menyerukan untuk ‘Membangun Kembali Kuil’ di Masjid Al-Aqsa Selama Perayaan Hari Yerusalem

Adara Relief International

Related Posts

Serangan Berlanjut, 8 Warga Gaza Terbunuh di Tengah Krisis Bantuan
Berita Kemanusiaan

Serangan Berlanjut, 8 Warga Gaza Terbunuh di Tengah Krisis Bantuan

by Adara Relief International
April 16, 2026
0
17

Sedikitnya delapan warga Palestina terbunuh dan 29 lainnya terluka dalam serangan terbaru pasukan Israel di Jalur Gaza dalam 24 jam...

Read moreDetails
Marwan Barghouti Alami Penyiksaan Berulang di Penjara Israel

Marwan Barghouti Alami Penyiksaan Berulang di Penjara Israel

April 16, 2026
15
Laporan: Ribuan Anak Palestina Ditawan, Alami Kekerasan dan Kondisi Buruk

Laporan: Ribuan Anak Palestina Ditawan, Alami Kekerasan dan Kondisi Buruk

April 16, 2026
21
Pejabat Gaza: Bantuan Tak Tepat Sasaran, Bayi Terancam Tanpa Listrik

Pejabat Gaza: Bantuan Tak Tepat Sasaran, Bayi Terancam Tanpa Listrik

April 16, 2026
13
UNESCO Adopsi Resolusi Dukung Palestina, Soroti Perlindungan Warisan Budaya

UNESCO Adopsi Resolusi Dukung Palestina, Soroti Perlindungan Warisan Budaya

April 16, 2026
14
754 Warga Gaza Terbunuh di tengah Gencatan Senjata

754 Warga Gaza Terbunuh di tengah Gencatan Senjata

April 15, 2026
36
Next Post
Smotrich Menyerukan untuk ‘Membangun Kembali Kuil’ di Masjid Al-Aqsa Selama Perayaan Hari Yerusalem

Smotrich Menyerukan untuk 'Membangun Kembali Kuil' di Masjid Al-Aqsa Selama Perayaan Hari Yerusalem

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]

    Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dermawan yang Hakiki; Memberi Tanpa Diminta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Eskalasi dan Agresi; Dalih Israel untuk Mengambil Alih Kendali Masjid Al-Aqsa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630