• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Senin, Januari 19, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home International

Al-Aqsha, Al-Quds dan Kesabaran Yang Habis (1)

by Adara Relief International
Agustus 13, 2017
in International
Reading Time: 4 mins read
0 0
0
Al-Aqsha, Al-Quds dan Kesabaran Yang Habis (1)
19
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Oleh.Prof. Muhsin Shalih

14 Agustus 1935, ketika pangeran Suud bin Abdul Aziz (yang kemudian menjadi raja Saudi) melewati desa Anbata menuju Al-Quds, seorang penyair Palestina Abdul Rahim Mahmud memperdengatkan puisinya yang kurang lebih isinya mengadukan derita yang dialami Al-Aqsha. Dalam puisinya, sang syair Palestina menyampaikan bahwa bisa jadi suatu saat Al-Aqsha dan Al-Quds akan lenyap dan dirinya hanya akan bisa menangisi.

Benar kata sang penyair. Al-Aqsha hilang setelah 32 tahun (1967) dan Abdur Rahim Mahmud gugur dalam pertempuran Syajarah saat perang Palestina tahun 1948.

Sejak proyek penjajahan zionisme di Palestina dimulai, dan sejak penjajahan Inggris 100 tahun lalu, Masjid Al-Aqsha sesungguhnya sudah terancam hilang dan menjadi target yahudisasi. Warga Al-Quds dan Palestina dan yang pro dengan mereka menggagalkan rencana jahat itu dari satu fase ke fase lain, dari konspirasi ke konspirasi sekuat yang mereka bisa, meski sederhana.

Mereka berjaga dan rela menjadi marbotnya, bertahan. Namun Arab dan umat Islam mengabaikannya. 50 tahun program yahudisasi di Al-Quds mengubah wajah Arab Islam di sana serta identitas peradabannnya dirusak Israel. Namun, meski teriakan “bahaya” itu sampai ke ujung langit, umat hanya diam tak bergerak.

Israel sudah keterlaluan. Kesabaran sudah habis. Israel sudah keterlaluan di Al-Quds dan Palestina, dengan tindakan permusuhannya atas Al-Aqsha, pembunuhan terhadap wanita, anak-anak, kakek-kakek. Blokade Jalur Gaza, permukiman yahudi di dan penggusuran tanah, yahudisasi dan tembok rasial. Tapi kenapa Menlu Saudi, Adil Jabir juga menyatakan, Hamas dan IM juga melampaui batas!?

Apapun sikap Jabir Adil terhadap “islam politik” Hamas selama bertahun-tahun dan masih menjadi kekuatan perlawanan pertama dalam menghadapi proyek zionis di Palestina. Ia menjadi barisan pertahanan pertama dalam mempertahankan identitas Al-Quds dan Palestina yang Arab dan Islam.

_

Harus diingat, sejarah Saudi adalah membela Al-Quds dan Al-Aqsha membela nasib bangsa Palestina. Statamen Jabir tak mencerminkan politik klasik Saudi.

Perlu diingatkan, teks sejarah Raja Faishal (1967-1975) berbicara soal kepahitan Al-Quds dan seruannya untuk berjihad membebasnnya, “Apa yang kalian tunggu? Nurani dunia? Dimana nurani dunia? Al-Quds memanggil kalian dan meminta tolong… apa yang membuat kita takut? Apakah kita takut mati? Adakah kematian paling mulian dan terhormat melebihi kematian seseorang menjadi mujahid di jalan Allah?

“Wahai umat Islam, kami ingin kebangkitan Islam, tanpa intervensi kebangsaan, rasisme dan kelompok. Namun seruan dakwah Islam dan seruan jihad di jalan Allah. Saya berharap kepada Allah jika ditakdirkan mati, saya mati dalam keadaan syahid di jalan Allah.” Lanjut Sang Raja Faishal.

Raja Faishal menambahkan, “Masjid Al-Aqsha dirampas (Israel) dari kita, tempat suci dinistakan, dengan hal-hal memalukan, kemaksian, dan amoral. Berdoalah kepada Allah dengan ikhlas, jika tidak ditakdirkan jihad dan membebaskan tempat suci, agar saya tidak dibiarkan sedetikpun untuk hidup.”

Inilah sikap Saudi sejati. Apakah yang dilakukan Hamas dan pejuang perlawanan Palestina berbeda dengan apa yang dibicarakan oleh Raja Faishal? Jika saja sang raja mengucapkannya hari ini, dia pasti akan dituduh teroris dan ekstrimis oleh rezim Arab dan teluk. Minimal dituding “tidak realistis dan tidak bertanggungjawab”.

—

Zionis menjajah Al-Quds barat tahun 1948 dan sudah meyahudikannya secara utuh. Kemudian menjajah Al-Quds Barat (dan wilayah Tepi Barat sisanya, Jalur Gaza, Golan Suriah dan Sinai Mesir) tahun 1967. Sejak 50 tahun lalu, Israel melakukan kerja intens terprogram meyahudikan Al-Quds. Israel mendatangkan lebih dari 200 ribu warga Yahudi ke Al-Quds Timur dari luar negeri dan membangun lebih dari 30 perkampungan dan hunian kolonial yahudi di kota suci ini dan sekitarnya.

Israel mengisolasi Al-Quds dengan “tembok rasis” yang lebih mirip dengan “perbatasan negara” dan membekukan KTP asli (identitas) warga Al-Quds lebih dari 15 ribu orang sehingga mereka tidak bisa tinggal di kota mereka sendiri. Israel mengancam menggusur lebih dari 20 ribu rumah warga yang diklaim dibangun tanpa izin Israel. Israel terus menguasai system pendidikan di sekolah-sekolah Al-Quds dengan terus menciptakan lingkungan merusak, narkoba di kalangan pelajar Al-Quds.

Israel membangun puluhan terowongan bawah tanah Masjid Al-Aqsha sehingga terancam runtuh. Sementara tata pemandangan luar, Israel mengubah pamandangan Al-Quds sehingga terlihat dari jauh tanpak banyak bangunan sinagog Yahudi. 87,5% Wilayah Al-Quds timur berusaha digusur dan memaksa warga Palestina agar menjual tanah mereka di sana dengan berbagai tekanan.

Anggaran Israel untuk pemerintah kota Al-Quds mencapai 7,3 milyar shekel (1,9 juta dolar). Ada lembaga-lembaga Israel khusus yahudisasi Al-Quds seperti Taj Kahana, Elad, dan lainnya yang setiap tahunnya yang mengooperasi dengan dana lebih dari 150 juta dolar Amerika setiap tahunnya di antaranya untuk membagi Al-Aqsha (waktu dan tempat), meski proyek terakhir ini gagal oleh kegigihan warga Al-Quds.

Sementara itu, Organisasi Kerjasama Islam (OKI) – yang dibentuk usai pembakaran Israel terhadap Al-Aqsha tahun 1967 – yang beranggotakan 56 negara muslim sudah menganggarkan bujet luar biasa (10 juta dolar) untuk mendanai Komite Al-Quds yang lahir dari konferensi tahun itu. Meski anggaran OKI untuk Al-Quds itu lebih kecli dari “membeli stadiun sepak bola” salah satu klub bola dunia.

Kalau saja negara-negara itu menganggarkan dari pemasukan penghasilan minyaknya senilai kadar zakatnya saja (2,5%) untuk mensuport dan membebaskan Al-Quds, maka akan mencapai anggaran tahunannya lebih dari 15 milyar USD setiap tahun. Sementara negara-negara Arab dan Islam itu membeli senjata seperti rudal scud digunakan untuk mengendalikan rakyatnya atau untuk konflik dalam negeri.

Sumber: Pusat Informasi Palestina

Baca Juga

Dukung Anak-Anak Gaza, Konten Kreator Ms. Rachel Dituduh Anti-Semit

Melebihi Tingkat Bencana, Lebih dari Setengah Pasokan Medis Gaza Tidak Tersedia

ShareTweetSendShare
Previous Post

Perempuan Palestina Hafal Al-Quran di Usia  60 Tahun

Next Post

Al-Aqsha, Al-Quds dan Kesabaran Yang Habis (2)

Adara Relief International

Related Posts

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar
Berita Kemanusiaan

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

by Adara Relief International
Januari 15, 2026
0
20

Surat kabar Israel Haaretz melaporkan bahwa Amerika Serikat berpotensi mendanai pembangunan pabrik baru kendaraan tempur lapis baja di Israel dengan...

Read moreDetails
Usai Dibebaskan, 10 Tawanan Gaza Dilarikan ke RS Al-Aqsa

Usai Dibebaskan, 10 Tawanan Gaza Dilarikan ke RS Al-Aqsa

Desember 30, 2025
19
Dukung Anak-Anak Gaza, Konten Kreator Ms. Rachel Dituduh Anti-Semit

Dukung Anak-Anak Gaza, Konten Kreator Ms. Rachel Dituduh Anti-Semit

Desember 8, 2025
18
Melebihi Tingkat Bencana, Lebih dari Setengah Pasokan Medis Gaza Tidak Tersedia

Melebihi Tingkat Bencana, Lebih dari Setengah Pasokan Medis Gaza Tidak Tersedia

Desember 8, 2025
13
Pohon Natal Kembali Bersinar di Betlehem

Pohon Natal Kembali Bersinar di Betlehem

Desember 8, 2025
17
Hampir Setahun Israel Menangkap Dokter Abu Safiya, Gaza Desak Tindakan Internasional

Hampir Setahun Israel Menangkap Dokter Abu Safiya, Gaza Desak Tindakan Internasional

Desember 8, 2025
18
Next Post
Al-Aqsha, Al-Quds dan Kesabaran Yang Habis (1)

Al-Aqsha, Al-Quds dan Kesabaran Yang Habis (2)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630