Israel menangkap seorang mempelai pria Palestina bersama dua saudaranya saat menggerebek pesta pernikahan di Kota Anata, sebelah timur Al-Quds. Penggerebekan tersebut memicu bentrokan dan melukai sejumlah warga sipil.
Menurut Kegubernuran Al-Quds, pasukan Israel menyerbu pesta pernikahan keluarga Al-Rifai di pusat kota. Mereka menangkap mempelai pria, Omar Nasser Al-Rifai, serta dua saudaranya, Saeed dan Jamal.
Selain itu, polisi Israel menahan sejumlah tamu undangan dan melarang mereka meninggalkan lokasi. Pasukan juga memukuli beberapa pemuda yang berada di tempat acara.
Tidak hanya itu, tentara Israel menembakkan banyak gas air mata ke arah lokasi pesta. Akibatnya, puluhan warga mengalami sesak napas, termasuk perempuan, anak-anak, dan lanjut usia.
Selanjutnya, pasukan Israel menggerebek sejumlah rumah di Anata. Mereka menggeledah rumah-rumah warga dan merusak berbagai barang milik keluarga setempat. Dalam operasi tersebut, seorang perempuan muda mengalami memar di wajah setelah dipukul tentara Israel. Sementara itu, tembakan gas air mata kembali menyebabkan warga mengalami sesak napas.
Di sisi lain, Pusat Studi Tawanan Palestina melaporkan bahwa pasukan Israel menangkap sedikitnya 390 warga Palestina sepanjang Mei 2026. Dari jumlah tersebut, terdapat 12 perempuan dan anak perempuan, serta 29 anak di bawah umur. Data itu menunjukkan operasi penangkapan Israel di Tepi Barat dan Al-Quds (Yerusalem) bagian timur masih terus berlangsung.








