Direktorat Kependudukan dan Pencatatan Sipil Gaza mengumumkan bahwa sebanyak 1.701 kelahiran dan 159 kematian tercatat di seluruh Jalur Gaza selama Mei 2026. Pengumuman tersebut mereka sampaikan berdasarkan data yang Kementerian Dalam Negeri Gaza rilis pada Senin.
Dari total kelahiran tersebut, terdapat 919 bayi laki-laki atau sekitar 54 persen dan 782 bayi perempuan atau sekitar 46 persen.
Wilayah Kota Gaza mencatat jumlah kelahiran tertinggi dengan 635 bayi, kemudian Khan Yunis sebanyak 286 bayi dan wilayah Gaza utara sebanyak 282 bayi. Sementara itu, wilayah tengah Gaza mencatat 273 kelahiran dan Rafah mencatat 225 kelahiran.
Baca juga : “Sam Abu Haikal, Bayi 7 Bulan Gugur Ditembak Israel di Hebron — Anak Palestina ke-115 di 2026″
“Di Tengah Genosida Israel, Anak-Anak Gaza Temukan Senyum dari Gelembung Sabun”
Pada periode yang sama, tercatat 159 kematian, yang terdiri dari 115 laki-laki (72,3 persen) dan 44 perempuan (27,7 persen).
Data tersebut menggambarkan aktivitas pencatatan sipil yang masih berlangsung di Gaza. Ini terjadi meskipun wilayah tersebut terus menghadapi kondisi kemanusiaan dan kehidupan yang sangat sulit akibat agresi dan penyerangan yang masih terus berlangsung serta dampaknya yang berkepanjangan.
Di tengah kehancuran infrastruktur, pengungsian massal, dan krisis kemanusiaan, angka kelahiran tersebut menunjukkan bahwa kehidupan tetap berjalan di Gaza. Sementara itu, kebutuhan dasar warga sipil, termasuk layanan kesehatan ibu dan anak, masih menghadapi tekanan yang sangat besar.
Sumber: Palinfo








![Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]](https://adararelief.com/wp-content/uploads/2025/11/FOTNASPSKNKU3P3PJRLMSN3J4E-350x250.jpg)