JAKARTA, 28 Desember 2025 – Adara Relief International kembali sukses menyelenggarakan acara tahunan Palestine Festival (Palfest) 2025 di Taman Ismail Marzuki (TIM) dengan mengusung tema “Never-Ending Resilience for Humanity”. Festival yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 21.30 WIB ini menghadirkan rangkaian kegiatan seni teater, pameran, dan bazaar yang mengajak pengunjung untuk merasakan lebih dekat kisah keteguhan warga Palestina melalui pengalaman yang imersif dan penuh makna.

Maryam Rachmayani, Direktur Utama Adara Relief International, sekaligus penanggung jawab pelaksanaan Palestine Festival, mengatakan, “Sudah lebih dari dua tahun genosida melanda Gaza. Namun, di tengah krisis kemanusiaan yang begitu berat, penjajahan dan upaya penghapusan identitas yang terus berlangsung, kita melihat sebuah keajaiban moral: bangsa Palestina tetap teguh, tetap bertahan, dan tetap mencintai tanah airnya.”
“Keteguhan inilah yang menginspirasi tema besar kita tahun ini: “Never-Ending Resilience for Humanity”. Ketahanan yang tidak pernah berakhir untuk kemanusiaan. Kami ingin membawa semangat tersebut ke panggung seni hari ini, karena kami percaya bahwa Palestina bukan hanya tentang perang, kesedihan, ataupun tragedi semata; namun tentang kekuatan moral dan ketangguhan yang luar biasa, selain juga tentang peradaban yang berakar kuat selama ribuan tahun di atas tanah yang diberkahi.”
“Berbicara mengenai kemanusiaan dan ketangguhan (resilience), hari ini hati kita juga tidak bisa berpaling dari kabar duka yang datang dari saudara-saudara kita di tanah air, khususnya di wilayah Sumatera yang saat ini sedang menghadapi ujian bencana alam.”
“Semangat “Never-Ending Resilience” yang kita pelajari dari rakyat Palestina hari ini, sejatinya adalah kekuatan yang sama yang ingin kita kirimkan untuk saudara-saudara kita di Sumatera. Oleh karena itu pada momen kita hari ini, Adara juga mengajak Bapak/Ibu sekalian untuk menyisipkan doa dan kepedulian terbaik bagi mereka yang sedang berjuang dan memulihkan diri di sana.”
Harapan yang Tak Padam di Balik Langit Gaza
Salah satu rangkaian acara utama Palestine Festival 2025 adalah pementasan teater bertajuk “Di Balik Langit Gaza”, sebuah karya Adara Relief International bekerja sama dengan Adipatilawe, seorang pelaku seni teater Indonesia sekaligus sutradara dalam teater tersebut. Teater ini berhasil menyoroti perhatian pengunjung sejak awal, karena menghadirkan pendekatan emosional yang kuat dan menggambarkan kehidupan sehari-hari warga Gaza yang terus bertahan di tengah genosida.

Deretan aktor ternama seperti David Chalik, Bella Fawzi, Robert Chaniago, Cholidi Asadil Alam, serta para pemeran lainnya sukses menghidupkan cerita di panggung dan membawa penonton menyaksikan keteguhan masyarakat Gaza yang terus berdiri meski berada di bawah gempuran genosida yang tak henti. Pementasan semakin terasa dengan kehadiran Bondan Prakoso sebagai bintang tamu, yang menyuguhkan sentuhan musikal penuh emosi dan pesan kemanusiaan yang menyentuh bagi seluruh penonton.
Menjelajahi Palestina Lewat Pameran Sejarah dan Budaya.
Di luar ruang utama, para pengunjung dapat mengeksplorasi beragam galeri seni yang menyuguhkan nuansa Palestina secara mendalam. Di area ini, ditampilkan pula pakaian tradisional dan elemen seni lainnya yang mencerminkan identitas kuat dari budaya Palestina.
Selain itu, pengunjung dapat menelusuri perjalanan panjang sejarah Palestina yang disajikan dalam bentuk dokumentasi foto, dan narasi kronologi peristiwa yang terjadi di Palestina. Linimasa ini membantu pengunjung memahami konteks sejarah yang membentuk realitas Palestina hari ini.
Terdapat juga area yang menjadi salah satu ruang paling hangat bagi para pengunjung. Mereka dipersilakan menuliskan pesan, harapan, atau doa bagi rakyat Palestina di secarik kertas Post-it untuk kemudian ditempelkan di dinding khusus yang disediakan. Setiap pesannya menjadi simbol kepedulian masyarakat Indonesia terhadap perjuangan warga Palestina.

Dukungan Melalui UMKM & Bazaar
Palestine Festival 2025 juga diramaikan oleh kehadiran UMKM dan Tenant Bazaar lainnya yang berjumlah 25 tenant, yang menyediakan berbagai produk makanan, merchandise dan multi produk. Area ini tidak hanya menyajikan beragam kuliner, tetapi juga menjadi bentuk dukungan ekonomi bagi para pelaku UMKM yang turut berkontribusi dalam kegiatan dukungan kemanusiaan Palestina.





![Konferensi pers Palestine Festival yang diselenggarakan di Gudskul, Jagakarsa, pada Ahad [30/11] sebagai rangkaian menuju event kemanusiaan akhir tahun 2025. Acara ini memperkenalkan teater bertema keteguhan rakyat Gaza dalam menghadapi genosida. Konferensi pers turut dihadiri para pemain teater: David Chalik, Bella Fawzi, Robert Chaniago, dan Cholidi Asadil Alam.](https://adararelief.com/wp-content/uploads/2025/12/DSC00773-120x86.jpg)



