• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Senin, Januari 19, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home International

Kekerasan Pemukim Israel di Tepi Barat Meningkat Tajam, Puluhan Warga Palestina dan Jurnalis Jadi Korban

by Adara Relief International
November 10, 2025
in International
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Pemandangan rumah keluarga Palestina yang rusak akibat pembakaran oleh pemukim Israel di desa Abu Falah dekat Ramallah, Tepi Barat, pada 8 November 2025. [Issam Rimawi – Anadolu Agency]

Pemandangan rumah keluarga Palestina yang rusak akibat pembakaran oleh pemukim Israel di desa Abu Falah dekat Ramallah, Tepi Barat, pada 8 November 2025. [Issam Rimawi – Anadolu Agency]

19
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Gelombang kekerasan oleh pemukim ilegal Israel kembali melanda Tepi Barat yang diduduki. Dalam dua hari terakhir, sedikitnya 25 warga Palestina, termasuk sejumlah jurnalis, mengalami luka-luka akibat serangan brutal yang terjadi di berbagai wilayah, dari Nablus hingga Al-Quds bagian timur (Yerusalem Timur).

Pada Sabtu (8/11), pemukim Israel menyerang warga dan jurnalis di Beita, selatan Nablus, dekat Jabal Qamas. Menurut sumber lokal, sedikitnya 17 warga Palestina terluka, termasuk lima jurnalis yang mengalami patah tulang dan memar. Rekaman dari lokasi memperlihatkan pemukim bersenjata memukul warga sipil dan kru media.

Baca Juga

Dukung Anak-Anak Gaza, Konten Kreator Ms. Rachel Dituduh Anti-Semit

Melebihi Tingkat Bencana, Lebih dari Setengah Pasokan Medis Gaza Tidak Tersedia

Himpunan Jurnalis Palestina mengecam keras serangan itu dan menyebutnya sebagai kejahatan perang yang bertujuan membungkam pers Palestina. Para jurnalis yang terluka diidentifikasi sebagai Ranin Sawaftah, Mohammad Al-Atrash, Louay Saeed, Nasser Ishtayeh, dan Nael Bouytel. Organisasi tersebut juga telah menghubungi Federasi Jurnalis Internasional dan lembaga hak asasi manusia global untuk menuntut perlindungan bagi jurnalis Palestina serta menindak pelaku penyerangan.

Kekerasan juga merebak di wilayah lain. Di Tel Ma’in, timur Yatta, Al-Khalil (Hebron) bagian selatan, pemukim menyerbu kawasan permukiman dan menyerang warga. Kantor Berita Palestina (WAFA) melaporkan bahwa setelah serangan itu, tentara Israel menggerebek wilayah tersebut, menculik beberapa warga Palestina, dan memukuli mereka.

Sementara di Jenin, pemukim dengan perlindungan militer menyerang rumah dan lahan warga di Desa Raba. Di Lembah Yordan bagian utara, pemukim juga menyerbu beberapa desa, berusaha melarang penggembala menggiring ternak, bahkan mencoba mencuri hewan ternak milik warga.

Pada Ahad (9/11), kekerasan berlanjut. Delapan warga Palestina terluka dalam serangan pemukim ilegal di Tepi Barat dan Al-Quds bagian timur (Yerusalem Timur). Menurut organisasi Al-Baidar yang membawahi persoalan kelompok pedalaman (Badui/Bedouin), pemukim menyerang komunitas Al-Arara, di utara Al-Quds, dengan batu dan tongkat, melukai tujuh warga serta membakar rumah kontainer yang mereka tempati.

“Pelanggaran yang terus berlanjut ini mengancam stabilitas dan keberadaan masyarakat di tanah mereka sendiri, serta membuka jalan bagi pemindahan paksa,” tegas Al-Baidar.

Serangan serupa juga terjadi di Desa Umm al-Khair, Al-Khalil bagian selatan, ketika warga tengah bekerja di lahan mereka. Seorang pemuda Palestina menderita luka di wajah dan kepala sehingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Menurut Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), pada bulan Oktober saja tercatat 264 serangan pemukim Israel terhadap warga Palestina–jumlah serangan bulanan tertinggi sejak pemantauan dimulai pada 2006. Kekerasan ini menyebabkan kematian, luka-luka, dan kerusakan properti, dengan rata-rata delapan serangan per hari.

Sejak 2006, PBB telah mencatat lebih dari 9.600 serangan pemukim, termasuk sekitar 1.500 pada tahun 2025, atau sekitar 15 persen dari total keseluruhan. Data dari Komisi Perlawanan Tembok dan Permukiman Palestina juga menunjukkan bahwa pada Oktober saja, tentara Israel dan pemukim ilegal melakukan 766 serangan terhadap warga, rumah, dan sumber penghidupan di seluruh Tepi Barat. Kekerasan ini terjadi di tengah ekspansi agresif permukiman Israel yang terus mempersempit wilayah Palestina.

Mahkamah Internasional (ICJ) pada Juli 2024 menyatakan bahwa pendudukan Israel atas wilayah Palestina adalah ilegal, dan menyerukan evakuasi seluruh permukiman di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.

Sejak agresi Israel di Gaza dimulai pada Oktober 2023, lebih dari 1.069 warga Palestina di Tepi Barat telah dibunuh, dan lebih dari 10.300 orang lainnya terluka akibat kombinasi serangan militer dan kekerasan pemukim. Lebih dari 20.000 warga Palestina telah diculik, termasuk 1.600 anak-anak.

PBB memperingatkan bahwa meningkatnya kekerasan pemukim, yang sering berlangsung di bawah perlindungan militer Israel, merupakan bagian dari kampanye sistematis untuk mengusir warga Palestina dan membungkam media yang berusaha mendokumentasikan kejahatan tersebut.

ShareTweetSendShare
Previous Post

Bantuan ke Gaza Masih Terhambat, 87% Lahan Pertanian Hancur Akibat Agresi Israel

Next Post

Satu dari Lima Anak di Gaza Tidak Mendapatkan Imunisasi Dasar Selama Dua Tahun Perang

Adara Relief International

Related Posts

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar
Berita Kemanusiaan

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

by Adara Relief International
Januari 15, 2026
0
20

Surat kabar Israel Haaretz melaporkan bahwa Amerika Serikat berpotensi mendanai pembangunan pabrik baru kendaraan tempur lapis baja di Israel dengan...

Read moreDetails
Usai Dibebaskan, 10 Tawanan Gaza Dilarikan ke RS Al-Aqsa

Usai Dibebaskan, 10 Tawanan Gaza Dilarikan ke RS Al-Aqsa

Desember 30, 2025
19
Dukung Anak-Anak Gaza, Konten Kreator Ms. Rachel Dituduh Anti-Semit

Dukung Anak-Anak Gaza, Konten Kreator Ms. Rachel Dituduh Anti-Semit

Desember 8, 2025
18
Melebihi Tingkat Bencana, Lebih dari Setengah Pasokan Medis Gaza Tidak Tersedia

Melebihi Tingkat Bencana, Lebih dari Setengah Pasokan Medis Gaza Tidak Tersedia

Desember 8, 2025
13
Pohon Natal Kembali Bersinar di Betlehem

Pohon Natal Kembali Bersinar di Betlehem

Desember 8, 2025
17
Hampir Setahun Israel Menangkap Dokter Abu Safiya, Gaza Desak Tindakan Internasional

Hampir Setahun Israel Menangkap Dokter Abu Safiya, Gaza Desak Tindakan Internasional

Desember 8, 2025
18
Next Post
Satu dari Lima Anak di Gaza Tidak Mendapatkan Imunisasi Dasar Selama Dua Tahun Perang

Satu dari Lima Anak di Gaza Tidak Mendapatkan Imunisasi Dasar Selama Dua Tahun Perang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630