• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Selasa, Januari 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

‘Lebih buruk dari Neraka’, Bahaya Kehamilan di Tengah Agresi Gaza

by Adara Relief International
Maret 7, 2024
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
'Lebih buruk dari Neraka', Bahaya Kehamilan di Tengah Agresi Gaza
15
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Asmaa Ahmed terpaksa meninggalkan rumahnya akibat pegeboman Israel. Ia melahirkan pada tengah malam di sebuah sekolah di Kota Gaza yang tidak memiliki listrik. Dokter tiba tepat pada waktunya, bekerja dengan menggunakan lampu ponsel dan menjepit tali pusar dengan apa pun yang dapat ditemukan oleh staf medis.

“Saya sangat, sangat takut kehilangan bayi saya,” kata Ahmed, 31 tahun, menceritakan bagaimana putranya Faraj lahir ke dunia empat bulan lalu.

Baraa Jaber, perawat yang membantu persalinan, mengaku takut juga.

“Saat itu sudah sangat larut dan saat ini Israel dapat mengebom siapa pun yang bergerak di jalanan,” katanya.

Menjelang Hari Perempuan Internasional pada tanggal 8 Maret, pekerja bantuan dan petugas medis mengatakan sekitar 52.000 wanita hamil di Gaza terancam oleh runtuhnya sistem kesehatan di tengah perang yang sedang berlangsung.

Masalah mereka tidak berakhir dengan keberhasilan persalinan. Para ibu yang baru melahirkan menghadapi tantangan berat untuk menjaga bayi tetap hidup di wilayah yang terkepung tanpa mendapatkan kebutuhan pokok seperti makanan dan air, belum lagi meja berpemanas untuk bayi baru lahir dan inkubator.

Kondisi yang memburuk dengan cepat telah menimbulkan ketakutan di hati para wanita hamil seperti Malak Shabat, 21 tahun, yang mencari perlindungan di Rafah, selatan Gaza setelah beberapa kali berpindah untuk menghindari serangan udara Israel.

“Saya sangat takut melahirkan,” kata Shabat, yang tanggal kelahiran anaknya semakin dekat.

Sistem kesehatan telah hancur, dan PBB melaporkan pada bulan lalu bahwa tidak ada lagi rumah sakit yang berfungsi penuh, sementara hanya 12 dari 36 rumah sakit yang berfungsi pada kapasitas tertentu.

Baca Juga

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak

Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Pembatasan yang dilakukan oleh Israel menyebabkan sebagian besar konvoi bantuan dihentikan. Dana Kependudukan PBB (UNFPA) mengatakan bahwa mereka memiliki 62 palet bahan untuk membantu persalinan yang diblokir di luar Rafah di perbatasan dengan Mesir.

Hanya ada lima ruangan yang diperuntukkan untuk persalinan di rumah sakit bersalin Emirat di Rafah, sebuah kota tempat hampir 1,5 juta warga Palestina mengungsi.

Di antara mereka adalah Samah al-Helou, yang tiba di Rafah pada bulan terakhir kehamilannya namun kesulitan mendapatkan perawatan yang dibutuhkannya.

“Mereka bilang saya perlu operasi kecil saat melahirkan. Operasi itu tertunda selama dua minggu karena tidak ada dokter, tidak ada tempat tidur, dan tidak ada ruang operasi,” katanya.

Akhirnya, dia bisa melahirkan putranya, Mohammed, namun rumah sakit memulangkannya keesokan harinya untuk memberikan ruang bagi pasien darurat, yang berarti dia harus kembali ke tenda untuk para pengungsi.

“Saat itu cuaca sangat dingin; situasinya parah. Saya merasa akan kehilangan putra saya,” katanya. Kehidupan kami di tenda ini sangat keras dan lebih buruk dari neraka,” kata Samah.

Jauh sebelum mereka melahirkan, banyak perempuan hamil yang kesehatan dan kandungannya terganggu karena kekurangan pasokan pada masa perang. UNFPA mengatakan dalam sebuah laporan bulan lalu bahwa menjamurnya toilet dan kamar mandi yang tidak sehat menyebabkan meluasnya infeksi saluran kemih yang berbahaya.

Selain itu, Badan anak-anak PBB, UNICEF, mengatakan 95 persen perempuan hamil atau menyusui di Gaza menghadapi kekurangan pangan yang parah.

Tinggal di tenda di Rafah bersama 20 orang lainnya, Rose Hindawi yang sedang mengandung anak kembar tiga, terus menerus mengalami pusing. Sejak perang pecah, dia hanya mampu makan protein satu kali.

“Ada banyak krisis di wilayah ini yang menjadi bencana besar bagi perempuan hamil karena kepadatan penduduk dan tidak adanya tempat yang aman. Ia mengatakan situasi di Gaza lebih buruk dari mimpi buruk mereka,” kata Dominic Allen, perwakilan UNFPA untuk wilayah Palestina.

Sumber:

https://english.aawsat.com

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

ShareTweetSendShare
Previous Post

Afrika Selatan Meminta ICJ Mengeluarkan Tindakan Tambahan terhadap Israel

Next Post

Update Hari ke-153 Genosida Israel di Gaza

Adara Relief International

Related Posts

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak
Berita Kemanusiaan

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak

by Adara Relief International
Januari 19, 2026
0
17

Presiden AS Donald Trump secara resmi menguraikan struktur "Dewan Perdamaian", yang diharapkan dapat "memenuhi" 20 poin rencana Trump untuk Gaza,...

Read moreDetails
Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Januari 19, 2026
14
Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Januari 19, 2026
11
Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Januari 19, 2026
27
Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Januari 19, 2026
12
Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Januari 15, 2026
21
Next Post
Tentara Israel Pamer Aksi Genosida terhadap Warga Palestina

Update Hari ke-153 Genosida Israel di Gaza

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antara Sastra dan Peluru (2): Identitas, Pengungsian, dan Memori Kolektif dari kacamata Darwish dan Kanafani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630