Puluhan pemukim kolonial Israel masuk ke Masjid Al-Aqsa di kota Al-Quds dengan dilindungi oleh pasukan pendudukan Israel yang bersenjata lengkap pada Minggu (19/11). Al-Qastal, pusat jaringan Palestina untuk warga Palestina di Al-Quds, mengatakan bahwa 195 pemukim kolonial Israel menyerbu Masjid Al-Aqsa secara berkelompok dan melakukan ritual Talmud dengan perlindungan pasukan pendudukan yang bersenjata.
Para pemukim masuk ke tempat suci melalui Gerbang Al-Mugharabi, salah satu Gerbang Kota Tua Al-Quds dan berada di bawah kendali penuh Israel, kemudian keluar melalui Gerbang Al-Silsila. Otoritas pendudukan Israel telah mengizinkan serbuan pemukim ke masjid sejak 2003, di bawah perlindungan pasukan. Pada 2021, 34.562 pemukim masuk ke tempat suci, membuat rekor baru dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, yaitu 19.000 pemukim pada 2020 dan 29.700 pemukim pada 2019, menurut Al-Qastal.
Keberatan dan peringatan berulang kali telah disampaikan oleh otoritas agama di Palestina karena serangan para pemukim telah memprovokasi jamaah Palestina di masjid tersebut. Pasukan Israel selalu memfasilitasi dan melindungi para pemukim sambil mencegah jamaah Palestina memasuki situs suci Islam, kemudian menyerang dan menahan mereka.
Masjid Al-Aqsa adalah salah satu situs paling suci dalam Islam. Orang Yahudi menyebut daerah itu sebagai “Temple Mount”, mengklaim A-Aqsa sebagai situs dua kuil Yahudi terkemuka pada zaman kuno. Kompleks ini juga mencakup Gereja Makam Suci, salah satu situs Kristen paling suci di dunia.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








