• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Senin, Januari 19, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Artikel

Pawai Yahudi, Parade Bendera yang Memicu Emosi Palestina

by Adara Relief International
Juli 4, 2022
in Artikel
Reading Time: 5 mins read
0 0
0
Otoritas Nasional Menyerukan Pawai menuju Masjid Al-Aqsa untuk Melindunginya
12
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Pawai Bendera yang akan berlangsung pada hari Minggu, 29 Mei, mendapatkan perhatian besar karena rute provokatif yang Israel arahkan menuju Gerbang Damaskus dan lingkungan muslim di Kota Tua Al-Quds juga kampanye Lehava. Kelompok ultranasionalis sayap kanan Israel yang menyerukan penghancuran Masjid Kubah Batu atau Kubba as-Sakhrah. berdasarkan perkiraan akan terjadi penyerbuan besar-besaran ke Masjid Al-Aqsa.

Omar Barlev, Menteri Keamanan Dalam Negeri Israel, menyatakan bahwa Pawai Bendera nantinya akan mereka mulai dari Gerbang Yaffa menuju Gerbang Damaskus. Kemudian mereka lanjutkan ke arah Kota Tua melalui Jalan Al-Wad (Hagai Street) di lingkungan muslim, dan berhenti di Tembok Buraq. Komisioner Polisi Kobi Sabhtai mengaminkan pernyataan ini, ia menegaskan bahwa polisi Israel akan melindungi kebebasan beribadah dan berekspresi warganya sebagai tugas polisi untuk memastikan tegaknya kebebasan dan demokrasi.

Pawai Bendera di Al-Quds (Sumber: safa.ps)

Dalam pawai tersebut, Kelompok pemukim akan bernyanyi, menari, dan mengibarkan bendera penjajah di jalan-jalan Al-Quds. Bersorak-sorai dengan kegembiraan merayakan perampasan tanah Palestina, sambil menyenandungkan ujaran rasis yang menyerukan kematian bagi orang-orang Arab. Menurut pakar urusan Israel, Saeed Bisharat, skenario paling gelap pada hari itu adalah bahwa para peserta Pawai Bendera akan menyerbu gerbang Al-Aqsa, menyebabkan bentrokan dan akan meletus perang agama berdarah karena campur tangan militer Zionis.

Baca juga “Dome of the Rock dan Kisah Abrahah yang Terulang” di sini

Otoritas Palestina (PA) menganggap keputusan Barlev tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap situasi historis yang ada di Al-Quds, juga terhadap hukum internasional dan resolusi legitimasi internasional. Presiden Palestina Mahmud Abbas memperingatkan bahwa Pawai Bendera akan memicu eskalasi skala luas di wilayah pendudukan. Juru bicara Abbas, Nabil Abu Rudeineh, mengatakan bahwa desakan pendudukan untuk mengizinkan Pawai Bendera, yang pemukim Yahudi ekstremis Israel selenggarakan untuk merayakan pendudukan Yerusalem Timur, “bertujuan untuk mengacaukan kawasan itu.” Hal tersebut juga berarti memberikan lampu hijau dan persetujuan bagi pemukim ekstremis. “Israel kembali meremehkan rakyat Palestina dan tekad kami untuk tetap tangguh menentang pendudukan,” katanya. Dia menganggap pemerintah Israel bertanggung jawab penuh atas potensi eskalasi yang akan mengarah pada ledakan di kawasan itu, dan menyoroti kemampuan rakyat Palestina untuk mempertahankan Al-Quds. “Al-Quds tidak untuk dijual,” tegasnya.

Sejumlah aktivis dan Otoritas Palestina juga menyerukan itikaf dan salat di masjid Al-Aqsa serta memobilisasi rakyat Palestina di Al-Quds. Bendera Palestina mereka kibarkan di seluruh kota sebagai simbol kedaulatan di Al-Quds. Faksi Perlawanan Palestina dan Sekretaris Jenderal Hizbullah Hassan Nasrallah, telah memberikan peringatan dan ancaman kepada Israel untuk menanggapi setiap langkah provokatif Israel. Sementara itu, pada Kamis malam (26/5), Mesir, PBB, dan Qatar juga melakukan hubungan intensif berusaha meredakan eskalasi Pawai Bendera.

Namun demikian, King Arieh, Wakil Walikota pendudukan di Al-Quds, menanggapi ancaman dan peringatan tersebut justru dengan membagikan bendera penjajah di sekitar Kota Tua pada Selasa (24/5) dan Kamis (26/5). Menurut Times of Israel, pendudukan telah menyetujui 16.000 partisipan dalam pawai tersebut dan kemungkinan dapat bertambah. Apabila jumlah dan konfrontasi meledak, dapat diperkirakan akan meluas hingga Tepi Barat dan daerah lainnya.

Baca juga “Nakba Hari Ini: Pengusiran yang Tidak Kunjung Berhenti” di sini

Peningkatan status siaga telah diumumkan sejak Rabu (25/5) oleh polisi pendudukan di kota-kota pendudukan 1948. Selain itu, polisi juga sudah mulai mempersiapkan kemungkinan konfrontasi pada 29 Mei dengan mengerahkan lebih dari 3.000 pasukan keamanan di Al-Quds dan ratusan anggota lainnya di daerah pedalaman.

Pawai Bendera merupakan salah satu bagian dari “Hari Yerusalem”, yang merupakan hari libur nasional Israel untuk menandai pendudukan Al-Quds Timur pada 1967 setelah Perang Enam Hari. Ribuan orang bergabung dalam perayaan di seluruh kota pada tanggal 28 bulan Iyar dalam kalender Ibrani, yang sering jatuh antara Mei dan Juni. Tradisi ini telah berlangsung sejak 1967 dan terus berkembang selama bertahun-tahun.

Pada 1968, Rabi Yahudi Zvi Yehuda Kook dan puluhan muridnya di sekolah ortodoks Mercaz HerRav, pusat dari organisasi pemukim ekstremis dibentuk, melakukan pawai dari Gerbang Yaffa hingga Tembok Buraq, sambil menari dan bernyanyi. Selanjutnya, pawai ini terus diselenggarakan oleh gerakan Zionisme-Religius, termasuk dari berbagai kelompok pro-permukiman seperti Bnei Akiva, Im Tirtzu, dan dewan regional permukiman ilegal Binyamin dan Gush Etzion di Tepi Barat. Peserta pawai pun berkembang menjadi ratusan peserta, hingga mencapai sekitar 30.000 peserta beberapa tahun yang lalu.

Seorang pria yang mengibarkan bendera Israel berdebat dengan seorang wanita Arab saat Hari Yerusalem pada 13 Mei 2018. (Sumber: timesofisrael.com)

Baca Juga

In Honor of Resilience (2): Sepenggal Kenangan dari Syuhada Gaza, Mereka yang Melawan dengan Tulisan, Lukisan, dan Aksi di Lapangan

Ketika Isra’ Mi’raj Memanggil Umat untuk Kembali kepada Al-Aqsa

 

Vannisa Najchati Silma, S.Hum

Penulis merupakan Relawan Departemen Penelitian dan Pengembangan Adara Relief International yang mengkaji tentang realita ekonomi, sosial, politik, dan hukum yang terjadi di Palestina, khususnya tentang anak dan perempuan. Ia merupakan lulusan sarjana  jurusan Sastra Arab, FIB UI.

 

Sumber

https://www.aljazeera.net/news/alquds/2022/5/20/مسيرة-الأعلام-تجسيد-لحرب-إسرائيل

https://www.aljazeera.net/news/politics/2022/5/18/استفزازي-وعدواني-الخارجية

https://alqastal.info/?p=20346

https://alqastal.info/?p=20506

https://www.middleeasteye.net/news/israel-palestine-jerusalem-tensions-sovereignty-flag-march

https://www.reuters.com/world/middle-east/hamas-challenges-israel-over-nationalist-flag-march-jerusalem-2022-05-27/

https://safa.ps/p/328619

https://safa.ps/p/328558

https://safa.ps/p/328648

https://www.timesofisrael.com/year-after-it-drew-hamas-rockets-israel-oks-jlem-day-flag-march-via-damascus-gate/

https://www.wafa.ps/Pages/Details/48395

 

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.

Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar  program bantuan untuk Palestina.

Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Donasi

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.

Tags: ArtikelPalestina
ShareTweetSendShare
Previous Post

Dome of the Rock dan Kisah Abrahah yang Terulang

Next Post

Penyaluran Bantuan Kemanusiaan untuk Program Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Palestina

Adara Relief International

Related Posts

Lukisan karya Maram Ali, seniman yang suka melukis tentang Palestina (The New Arab)
Artikel

In Honor of Resilience (2): Sepenggal Kenangan dari Syuhada Gaza, Mereka yang Melawan dengan Tulisan, Lukisan, dan Aksi di Lapangan

by Adara Relief International
Januari 19, 2026
0
22

“Harapan hanya dapat dibunuh oleh kematian jiwa, dan seni adalah jiwaku — ia tidak akan mati.” Kalimat tersebut disampaikan oleh...

Read moreDetails
Ketika Isra’ Mi’raj Memanggil Umat untuk Kembali kepada Al-Aqsa

Ketika Isra’ Mi’raj Memanggil Umat untuk Kembali kepada Al-Aqsa

Januari 19, 2026
20
Kubah As-Sakhrah pada Senja hari. Sumber: Islamic Relief

Isra Mikraj dan Sentralitas Masjid Al-Aqsa dalam Akidah Islam

Januari 19, 2026
25
Lukisan karya Maram Ali, seniman yang suka melukis tentang Palestina (The New Arab)

In Honor of Resilience (1): Sepenggal Kenangan dari Syuhada Gaza, Mereka yang Bersuara Lantang dan Berjuang Mempertahankan Kehidupan

Januari 14, 2026
25
Sebuah grafiti dengan gambar sastrawan Palestina, Mahmoud Darwish, dan penggalan puisinya, “Di atas tanah ini ada hidup yang layak diperjuangkan”. (Zaina Zinati/Jordan News)

Antara Sastra dan Peluru (2): Identitas, Pengungsian, dan Memori Kolektif dari kacamata Darwish dan Kanafani

Januari 12, 2026
87
Banjir merendam tenda-tenda pengungsian di Gaza (Al Jazeera)

Banjir dan Badai di Gaza: Vonis Mati Tanpa Peringatan

Januari 7, 2026
59
Next Post

Penyaluran Bantuan Kemanusiaan untuk Program Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Palestina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630