JAKARTA-Ramadan kali ini terasa berbeda bagi penduduk Gaza. Di tengah kehancuran dan kemiskinan, harga-harga pangan melambung sangat tinggi. Dalam upaya untuk meringankan kesulitan mereka, Sahabat Adara bersama Adara Relief International mengirimkan bantuan bahan pokok. Bantuan disalurkan pada 20 Februari 2026 dan memberi manfaat bagi 227 keluarga di Khan Yunis.
Hadirnya bulan suci di Gaza membawa kebahagiaan sekaligus kepedihan dalam satu waktu. Penduduk Gaza bahagia karena dipertemukan lagi dengan bulan mulia, namun juga bersedih karena tidak memungkinkan melakukan tradisi Ramadan akibat genosida.
Ramadan yang dulunya menjadi waktu berkumpul untuk sahur dan berbuka bersama, kini seolah tinggal kenangan. Banyak keluarga telah kehilangan anggota mereka, dan tidak ada makanan yang dapat dihidangkan untuk orang-orang yang berpuasa. Blokade telah menghalangi masuknya bantuan makanan, membuat harga bahan pokok di Gaza melambung tinggi.

Untuk menghadirkan suasana Ramadan di Gaza, Sahabat Adara bersama Adara Relief International mengirimkan bantuan bahan pokok di bulan Ramadan. Bantuan tersebut disalurkan pada tanggal 20 Februari 2026 dan memberi manfaat bagi 227 keluarga di Khan Yunis.

Ramadan tahun ini memang sangat berbeda bagi penduduk Gaza. Akan tetapi, masih ada harapan dari orang-orang yang peduli akan kondisi mereka. Terima kasih Sahabat Adara, bantuan darimu telah menghadirkan kembali kebahagiaan di Gaza pada bulan suci ini.








