Badan intelijen pendudukan Israel menggerebek rumah seorang penjaga Masjid Al-Aqsa pada Minggu (14/11), kantor berita Safa melaporkan. Setelah menggeledah rumah tersebut, petugas intelijen menyerahkan surat panggilan kepada Ahmad Abu Alia (30) untuk menghadiri pusat interogasi pada Senin (15/11).
Abu Alia mengatakan kepada Safa bahwa dia terkejut dengan penggerebekan dan penggeledahan rumahnya di Al-Quds hanya beberapa menit setelah ia kembali dari bekerja di masjid. Pencarian, katanya, dilakukan secara menyeluruh.
Penjaga masjid itu rupanya telah ditawan beberapa kali oleh Israel dan diusir dari Al-Quds sebanyak enam kali selama enam tahun dia bekerja di Al-Aqsa. Pada dua kesempatan, jelasnya, ia dikeluarkan dari Al-Quds selama enam bulan, dan pada sisanya dikeluarkan selama tiga bulan. Penawanannya biasa terjadi antara satu hingga dua pekan.
https://www.#/20211115-israel-raids-al-aqsa-mosque-guards-house/
***
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Klik disini untuk pilihan program donasi.








