• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Rabu, September 2, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Veteran Israel: Tentara Israel Tembak Warga Gaza Lebih Dulu Lalu Cari Alasan Pembenaran Lewat Intelijen

by Adara Relief International
September 2, 2026
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Veteran Israel: Tentara Israel Tembak Warga Gaza Lebih Dulu Lalu Cari Alasan Pembenaran Lewat Intelijen
10
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Direktur eksekutif kelompok veteran Israel Breaking the Silence, Nadav Weiman, melontarkan pernyataan tajam terhadap operasional militer Israel di Gaza. Ia menyatakan bahwa tentara Israel membunuh lebih dulu lalu mencari alasan untuk membenarkan serangan di Gaza. Dalam wawancara dengan France 24, Weiman mengatakan militer Israel berupaya membangun hubungan antara korban serangan dan Hamas atau Jihad Islam Palestina setelah serangan terjadi

Menurut Weiman, aparat intelijen militer secara aktif mengumpulkan nama-nama korban tewas untuk mereka cocokkan dan kaitkan dengan kelompok Hamas atau Jihad Islam Palestina. Upaya pencarian alasan ini sering kali berlandaskan pada keterikatan longgar, seperti memiliki kerabat yang terafiliasi dengan kelompok tertentu atau pernah tercatat menerima gaji dari faksi terkait. 

Baca Juga

Al-Quds Hadapi Ancaman Baru Jelang Hari Raya Yahudi

Serangan Israel Kembali Membunuh Anak-Anak di Gaza

Weiman mengungkapkan bahwa pola manipulatif semacam ini terlihat nyata dalam berbagai insiden penyerangan mematikan. Insiden tersebut termasuk serangan terhadap Rumah Sakit Nasser pada Agustus 2025. Serangan tersebut membunuh sedikitnya 20 warga Palestina, termasuk pasien, tenaga kesehatan, petugas pertahanan sipil, dan jurnalis.

Baca juga: Israel Persenjatai Milisi Gaza, Picu Sebabkan Gelombang Kekerasan Baru

Weiman juga menyinggung pembunuhan 15 petugas medis dan pertahanan sipil di Rafah pada Maret 2025. Menurutnya, para korban kemudian dapat dicatat sebagai “teroris” setelah pasukan Israel menembaknya. Lembaga Breaking the Silence, katanya, menerima kesaksian tentara yang menguatkan praktik tersebut selama agresi di Gaza. Salah seorang perwira operasi disebut mengaku harus mencatat semua warga Palestina yang Israel tembak sebagai teroris, tanpa membedakan warga sipil.

Selain membongkar mekanisme pelabelan korban, Weiman juga melayangkan kritik keras terhadap efektivitas investigasi internal militer Israel. Menurutnya, mekanisme penyelidikan yang ada selama ini cenderung tidak adil karena hanya menyasar prajurit atau perwira berpangkat rendah. Sementara itu, para petinggi militer yang merumuskan aturan keterlibatan (rules of engagement) dan mengeluarkan perintah operasional justru lolos dari pertanggungjawaban.

Pernyataan ini mencuat di tengah krisis kemanusiaan yang kian memburuk di Gaza. Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Gaza, total warga Palestina yang terbunuh sejak mulainya agresi militer pada Oktober 2023 kini telah melampaui 73.000 jiwa. Di samping itu, lebih dari 174.000 orang lainnya mengalami luka-luka akibat rangkaian serangan tanpa henti.

Sumber: MEMO 

ShareTweetSendShare
Previous Post

Serangan Israel Kembali Membunuh Anak-Anak di Gaza

Next Post

Al-Quds Hadapi Ancaman Baru Jelang Hari Raya Yahudi

Adara Relief International

Related Posts

Al-Quds Hadapi Ancaman Baru Jelang Hari Raya Yahudi
Al-Aqsa

Al-Quds Hadapi Ancaman Baru Jelang Hari Raya Yahudi

by Adara Relief International
September 2, 2026
0
10

Situasi di Al-Quds bagian timur yang diduduki terus memburuk sepanjang Agustus 2026. Gubernur Al-Quds mencatat berbagai pelanggaran terhadap warga Palestina,...

Read moreDetails
Serangan Israel Kembali Membunuh Anak-Anak di Gaza

Serangan Israel Kembali Membunuh Anak-Anak di Gaza

September 2, 2026
11
Masjid Nuruddin Zanki di Tepi Barat Jadi Sasaran Serangan

Masjid Nuruddin Zanki di Tepi Barat Jadi Sasaran Serangan

September 2, 2026
10
PBB Kecam Ancaman Israel Mengusir Warga Gaza karena Layang-Layang

Anak-Anak Gaza Sobek Layang-Layang Sendiri karena Takut Ancaman Israel

September 1, 2026
18
Israel Persenjatai Milisi Gaza, Picu Sebabkan Gelombang Kekerasan Baru

Israel Persenjatai Milisi Gaza, Picu Sebabkan Gelombang Kekerasan Baru

September 1, 2026
18
Ben Gvir Kembali Serbu Al-Aqsa Jelang Pemilu Israel

Ben Gvir Kembali Serbu Al-Aqsa Jelang Pemilu Israel

September 1, 2026
17
Next Post
Al-Quds Hadapi Ancaman Baru Jelang Hari Raya Yahudi

Al-Quds Hadapi Ancaman Baru Jelang Hari Raya Yahudi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Karakter Para Pejuang Hijrah

    Karakter Para Pejuang Hijrah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Gaza di Zaitun Nikmati Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • “Pandemi Disabilitas” Ciptakan Penderitaan Tak Berujung Bagi Perempuan dan Anak-Anak Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bagaimana Al-Qur’an Membangun Cara Pandang Islam terhadap Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hati yang Tetap Memberi di Tengah Remuknya Kehilangan – Laporan Program Dekap Yatim Palestina Bulan Juli

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630