• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Rabu, Maret 4, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Tragedi Keluarga Bibas: Manipulasi Narasi dan Upaya Menggagalkan Gencatan Senjata

by Adara Relief International
Februari 20, 2025
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Tragedi Keluarga Bibas: Manipulasi Narasi dan Upaya Menggagalkan Gencatan Senjata

Lilin Hanukkah dinyalakan di tempat-tempat yang disiapkan di meja perayaan untuk keluarga Bibas, keluarga Israel yang terdiri dari bayi berusia 11 bulan Kfir, saudara laki-lakinya yang berusia 4 tahun Ariel dan orang tua mereka Shiri dan Yarden, pada 9 Desember 2023 di Tel Aviv, Israel [David Silverman/Getty Images]

31
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Para pengamat menilai bahwa kematian anak-anak keluarga Bibas akibat serangan udara Israel di Gaza lebih dari setahun lalu kini dimanfaatkan untuk menggagalkan kesepakatan gencatan senjata yang sedang berlangsung. Hamas dijadwalkan mengembalikan jenazah mereka pada Kamis (20/02), tetapi Israel dan sekutunya mendorong narasi keliru mengenai kematian mereka. Para pengamat memperingatkan bahwa tragedi ini telah dijadikan alat untuk membenarkan kelanjutan genosida Israel di Gaza.

Komite Mayoritas Hubungan Luar Negeri DPR AS memicu kontroversi dengan mengklaim, tanpa bukti, bahwa “Hamas mengeksekusi seorang ibu dan dua anaknya dengan darah dingin,” bertentangan dengan laporan yang telah dikonfirmasi bahwa Shiri Bibas (32 tahun) serta dua anaknya, Kfir (9 bulan) dan Ariel (4 tahun), terbunuh dalam serangan udara Israel pada November 2023.

Yarden Bibas, yang baru-baru ini dibebaskan oleh Hamas, sebelumnya menegaskan bahwa pemerintah Benjamin Netanyahu bertanggung jawab atas kematian istri dan anak-anaknya. Dalam pernyataannya pada November 2023, ia menyatakan bahwa Netanyahu telah mengebom dan membunuh keluarganya.

Baca Juga

Syekh Ikrima Sabri Kecam Penutupan Masjid Al-Aqsa

Israel Bunuh Ribuan Anggota Komunitas Olahraga Sejak Awal Genosida

Laporan CBS juga mengakui bahwa keluarga Bibas terbunuh akibat serangan udara Israel, bukan oleh Hamas. Selain itu, wartawan Gaza, Muhammad Shehada, menyoroti bahwa Israel telah mengetahui kematian mereka selama 15 bulan tetapi memilih untuk tetap menciptakan ketidakpastian. Hamas menyatakan bahwa mereka telah menawarkan untuk mengembalikan jenazah sejak lama, tetapi pemerintah Israel menolak dan terus berusaha memanipulasi situasi.

Sementara itu, pada Rabu (19/02), Israel mengonfirmasi bahwa jenazah Shiri, Ariel, dan Kfir Bibas akan dikembalikan oleh Hamas sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata. Keluarga ini menjadi simbol penderitaan para sandera Israel yang diculik pada serangan 7 Oktober 2023.

Pemerintah Israel sebelumnya menyatakan memiliki “kekhawatiran besar” terhadap nasib keluarga Bibas, sementara Hamas menegaskan bahwa mereka meninggal dalam serangan udara Israel. Netanyahu merespons dengan pernyataan emosional, “Hati seluruh bangsa ini hancur.”

Pengembalian jenazah mereka terjadi bersamaan dengan kesepakatan pertukaran yang mencakup enam sandera Israel yang masih hidup dan ratusan tahanan Palestina. Proses ini merupakan bagian dari fase pertama gencatan senjata, yang mencakup pembebasan total 33 sandera Israel, termasuk yang telah meninggal dunia.

Sejumlah pihak menilai bahwa pemerintah Israel sengaja menggunakan tragedi keluarga Bibas untuk menghambat gencatan senjata. Pernyataan Komite Hubungan Luar Negeri AS yang menyebut bahwa “Israel berhak menyelesaikan tugas dan melenyapkan para teroris dari muka bumi” semakin memperkuat kekhawatiran bahwa ada upaya untuk mengacaukan kesepakatan damai yang tengah berlangsung.

Para aktivis dan jurnalis internasional terus menyoroti manipulasi narasi ini. Jeremy Scahill, reporter dari DropSiteNews, menantang klaim Komite AS, bertanya, “Apakah mereka memiliki bukti yang mendukung tuduhan tersebut?”

Dengan pengembalian jenazah keluarga Bibas dan kesepakatan pertukaran tawanan yang terus berjalan, perhatian dunia kini tertuju pada kelanjutan gencatan senjata di Gaza—apakah benar-benar akan membawa perdamaian atau justru dimanfaatkan sebagai alat politik untuk melanjutkan perang.

Sumber:

https://www.france24.com

https://www.#

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

ShareTweetSendShare
Previous Post

Menjadi Lebih Baik dengan Ramadan

Next Post

Drone Israel Siarkan Ancaman ‘Nakba Kedua dan Ketiga’ terhadap Warga Palestina di Gaza

Adara Relief International

Related Posts

Syekh Ikrima Sabri Kecam Penutupan Masjid Al-Aqsa
Al-Aqsa

Syekh Ikrima Sabri Kecam Penutupan Masjid Al-Aqsa

by Adara Relief International
Maret 3, 2026
0
16

Syekh Ikrima Sabri, kepala Dewan Tinggi Islam di Al-Quds (Yerusalem), mengecam keputusan Israel untuk menutup Masjid Al-Aqsa dengan dalih keadaan...

Read moreDetails
Israel Bunuh Ribuan Anggota Komunitas Olahraga Sejak Awal Genosida

Israel Bunuh Ribuan Anggota Komunitas Olahraga Sejak Awal Genosida

Maret 3, 2026
15
Israel Tingkatkan Penangkapan Anak dan Perempuan Sepanjang Februari

Israel Tingkatkan Penangkapan Anak dan Perempuan Sepanjang Februari

Maret 3, 2026
13
Israel Mengusir Jemaah dari Masjid Sheikh Lulu di Al-Quds (Yerusalem)

Israel Mengusir Jemaah dari Masjid Sheikh Lulu di Al-Quds (Yerusalem)

Maret 3, 2026
12
Lembaga Pendidikan di Tepi Barat Tutup Hingga Pekan Depan

Lembaga Pendidikan di Tepi Barat Tutup Hingga Pekan Depan

Maret 3, 2026
11
Siap Kirim Tentara ke Gaza, Solidaritas Indonesia dengan Palestina Dipertanyakan

Siap Kirim Tentara ke Gaza, Solidaritas Indonesia dengan Palestina Dipertanyakan

Maret 2, 2026
33
Next Post
Drone Israel Siarkan Ancaman ‘Nakba Kedua dan Ketiga’ terhadap Warga Palestina di Gaza

Drone Israel Siarkan Ancaman 'Nakba Kedua dan Ketiga' terhadap Warga Palestina di Gaza

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 8 FAQs about Ramadan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630