• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Senin, Januari 19, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Artikel

Tolak Kurikulum Israel, Sekolah Palestina di Al-Quds (Yerusalem) Timur Mogok Masal

by Adara Relief International
September 21, 2022
in Artikel
Reading Time: 4 mins read
0 0
0
Tolak Kurikulum Israel, Sekolah Palestina di Al-Quds (Yerusalem) Timur Mogok Masal
11
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Ada yang berbeda dengan aktivitas sekolah pada Senin (19/9) di Al-Quds (Yerusalem) Timur. Jika biasanya sejak pagi sekolah sudah sibuk menerima riuh rendah suara anak-anak yang bersemangat untuk beraktivitas, hari itu suasana sekolah berubah menjadi muram. Ratusan sekolah mengunci pintu mereka dan melakukan mogok masal. Mereka memprotes Pemerintah Kota Yerusalem atas pemaksaan kebijakan mereka yang menyensor kurikulum Palestina dan memaksakan kurikulum Israel untuk sekolah-sekolah Palestina.

Dalam siaran pers bersama pada Minggu (18/9), Komite Sekolah membentuk persatuan dengan Pasukan Nasional dan Islam Palestina (PNIF), menyerukan pemogokan penuh aktivitas sekolah. Sebanyak 115.000 siswa di lebih dari 280 sekolah, mulai dari taman kanak-kanak hingga kelas 12, mengikuti pemogokan ini.

Menurut Kepala Serikat Komite Sekolah, Ziad al-Shamali, Israel terus mencoba memaksakan kurikulum versi baru, yaitu kurikulum Otoritas Palestina “yang telah diubah”, di sekolah-sekolah swasta Palestina sejak awal tahun ajaran. Jika upaya ini berhasil, maka Israel akan memiliki kendali atas 90% pendidikan Palestina di Al-Quds.

“Mereka memberlakukan [kebijakan] ini dengan dalih akan memberikan izin dan pendanaan bagi sekolah swasta,” kata Al-Shamali, yang tinggal di lingkungan Al-Tur di Al-Quds Timur yang diduduki.

Ia mengatakan bahwa sekolah-sekolah Palestina yang dikelola pemerintah kota saat ini telah mulai mengajarkan kurikulum Otoritas Palestina yang terdistorsi, sementara sekolah-sekolah baru yang sedang dibangun oleh pemerintah kota akan dipaksa untuk mengajarkan kurikulum Israel.

“Yang mengkhawatirkan kami, para orang tua, adalah bahwa anak-anak kami akan terpojok antara kurikulum Palestina yang terdistorsi dan kurikulum Israel,” kata Al-Shamali.

“Terdapat ‘israelisasi’ pendidikan Palestina yang sedang berlangsung,” lanjutnya, “Sekarang, mereka menambahkan konten mereka sendiri seperti ‘Yossi adalah tetangga Mohammad’, tentang permukiman, tentang koeksistensi,” kata Al-Shamali. “Mereka telah mempermainkan buku pelajaran bahasa Arab, agama, sejarah, dan semua referensi nasional.”

Di antara kurikulum Palestina yang dihapus adalah pengetahuan mengenai bendera Palestina, pemimpin Palestina Yasser Arafat, teks mengenai ‘hak kembali’ warga Palestina, dan bela negara. Selain itu, terdapat pula perubahan untuk referensi ‘tawanan dan pengungsi’ menjadi ‘guru dan perempuan’.

“Kami ingin anak-anak kami belajar kurikulum Palestina dan itu adalah hak mereka untuk mendapatkannya di semua sekolah di Al-Quds,” kata Ramadan Taha, salah satu juru bicara aksi pemogokan.

Al-Shamali mengatakan bahwa orang tua berencana untuk terus memprotes atau meningkatkan tindakannya jika tuntutan mereka tidak dipenuhi atau jika pihak berwenang Israel mulai secara paksa memaksakan buku teks yang terdistorsi.

“Kemungkinan kami akan melanjutkan pemogokan dan meningkatkan upaya kami,” katanya. “Kami akan melanjutkan protes kami di depan sekolah dan meminta lembaga internasional untuk campur tangan.”

Kebijakan lama yang terus meningkat

‘Israelisasi atau ‘yahudinisasi’ pendidikan telah berlangsung lama, tetapi intensitasnya telah meningkat selama tiga tahun belakangan ketika kelompok lobi Israel mulai melancarkan serangan keras terhadap pendidikan Palestina. Menteri Pendidikan Palestina, Marwan Awartani, menggambarkan serangan tersebut sebagai “rasis dan menghasut kekerasan.”

Sejak itulah, menurutnya, muncul istilah ‘kedaulatan pendidikan’. Pada awal September, Awartani menegaskan bahwa tahun ajaran baru saat ini adalah tahun kedaulatan pendidikan, khususnya di kota Al-Quds (Yerusalem). Ia menolak segala dikte atau campur tangan pihak manapun dalam kurikulum Palestina.

Baca Juga

In Honor of Resilience (2): Sepenggal Kenangan dari Syuhada Gaza, Mereka yang Melawan dengan Tulisan, Lukisan, dan Aksi di Lapangan

Ketika Isra’ Mi’raj Memanggil Umat untuk Kembali kepada Al-Aqsa

Pemerintah Israel merasa memiliki hak untuk mengubah kurikulum sekolah Palestina, bahkan mengancam untuk mencabut izin sekolah yang tidak mengikuti perubahan kurikulum mereka. Pada bulan Juli, misalnya, Israel mencabut izin enam sekolah Palestina di Al-Quds, mengklaim bahwa buku pelajaran mereka mengandung hasutan terhadap negara dan tentara Israel. Mereka kemudian mendapatkan izin untuk beroperasi selama satu tahun jika bersedia mengubah kurikulum.

Kebijakan semacam ini merupakan pelanggaran hukum internasional. Bagaimanapun, Palestina memiliki hak untuk menolak setiap kebijakan yang memalsukan dan mendistorsi pendidikan mereka. Awartani menunjukkan bahwa menurut hukum humaniter internasional, Konvensi Jenewa, dan Hukum Hak Anak, Palestina memiliki hak untuk mengajarkan anak-anak mereka dengan kurikulum dasar yang sesuai jati dirinya untuk menghormati budaya dan agama mereka, sebagaimana bangsa lain di dunia.

Sumber:

https://www.aljazeera.com/news/2022/9/19/jerusalem-palestinian-schools-strike-over-israeli-imposed-books

https://english.wafa.ps

https://www.globaltimes.cn/page/202209/1275641.shtml

https://www.timesofisrael.com/arab-east-jerusalem-schools-go-on-strike-to-protest-edits-to-inciting-textbooks/

https://news.tama.ps/archives/3267

https://english.wafa.ps/Pages/Details/130909

https://www.jordannews.jo/Section-20/Middle-East/Palestinian-schools-in-Jerusalem-to-protest-imposed-Israeli-curriculum-22039

https://www.albawaba.com/news/jerusalem-schools-strike-palestinians-say-no-israeli-curriculum-1491687

***

Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.

Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar  program bantuan untuk Palestina.

Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Donasi

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.

Tags: ArtikelPalestinaPendidikan
ShareTweetSendShare
Previous Post

BNPB: 8.294 Rumah Terendam, 36.047 Jiwa Terdampak Akibat Banjir Sepekan Terakhir

Next Post

Melania Trump’s Mail Suit Suggests Desire To Monetise First Lady Role

Adara Relief International

Related Posts

Lukisan karya Maram Ali, seniman yang suka melukis tentang Palestina (The New Arab)
Artikel

In Honor of Resilience (2): Sepenggal Kenangan dari Syuhada Gaza, Mereka yang Melawan dengan Tulisan, Lukisan, dan Aksi di Lapangan

by Adara Relief International
Januari 19, 2026
0
21

“Harapan hanya dapat dibunuh oleh kematian jiwa, dan seni adalah jiwaku — ia tidak akan mati.” Kalimat tersebut disampaikan oleh...

Read moreDetails
Ketika Isra’ Mi’raj Memanggil Umat untuk Kembali kepada Al-Aqsa

Ketika Isra’ Mi’raj Memanggil Umat untuk Kembali kepada Al-Aqsa

Januari 19, 2026
20
Kubah As-Sakhrah pada Senja hari. Sumber: Islamic Relief

Isra Mikraj dan Sentralitas Masjid Al-Aqsa dalam Akidah Islam

Januari 19, 2026
23
Lukisan karya Maram Ali, seniman yang suka melukis tentang Palestina (The New Arab)

In Honor of Resilience (1): Sepenggal Kenangan dari Syuhada Gaza, Mereka yang Bersuara Lantang dan Berjuang Mempertahankan Kehidupan

Januari 14, 2026
25
Sebuah grafiti dengan gambar sastrawan Palestina, Mahmoud Darwish, dan penggalan puisinya, “Di atas tanah ini ada hidup yang layak diperjuangkan”. (Zaina Zinati/Jordan News)

Antara Sastra dan Peluru (2): Identitas, Pengungsian, dan Memori Kolektif dari kacamata Darwish dan Kanafani

Januari 12, 2026
87
Banjir merendam tenda-tenda pengungsian di Gaza (Al Jazeera)

Banjir dan Badai di Gaza: Vonis Mati Tanpa Peringatan

Januari 7, 2026
59
Next Post

Melania Trump's Mail Suit Suggests Desire To Monetise First Lady Role

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630