Puluhan orang Palestina di wilayah jajahan Israel turun ke jalan setelah shalat Jumat (14/7) untuk memprotes meningkatnya tingkat kejahatan di komunitas mereka, lapor Quds Press. Orang Arab-Palestina menyalahkan otoritas pendudukan Israel, terutama polisi Israel, karena tidak mengambil tindakan untuk menanggulangi tindakan kejahatan yang meningkat. Para pengunjuk rasa dari Um Al-Fahm, Wai Ara, Tamra dan daerah lainnya mengangkat poster bertuliskan, “Darah orang Arab tidak murah.”
Selama demonstrasi, mereka juga meneriakkan protes terhadap polisi, menuduh mereka terlibat dengan para penjahat. Orang Arab melanjutkan protes mereka sesuai keputusan Komite Tindak Lanjut Tinggi untuk Warga Arab Israel, yang menyetujui serangkaian kegiatan yang bertujuan menekan pemerintah Israel untuk mengambil tindakan terhadap kejahatan di antara orang Arab. Perlu dicatat bahwa 116 orang Arab telah terbunuh di wilayah jajahan Israel sejak awal tahun 2023, dibandingkan dengan 109 orang pada tahun 2022 dan 111 orang pada tahun 2021.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








