Setelah 96 hari melakukan mogok makan sebagai protes terhadap penahanannya yang Israel lakukan tanpa tuduhan atau pengadilan, tawanan administrasi Palestina Khalil Awawdeh (40 tahun), terdapat laporan Khalil mengalami kritis. Perkumpulan Tawanan Palestina (PPS) menyampaikan laporan tersebut pada Senin (6/6).
Setelah kunjungannya ke penjara Israel al-Ramleh tempat Awawdeh mendekam, pengacara PPS Jawad Boulos melaporkan bahwa Awawdeh muntah sepanjang waktu selama kunjungan, menderita penglihatan yang buruk, dan mengeluhkan rasa sakit yang luar biasa di sekujur tubuhnya, khususnya di bagian tungkai dan otot.
Zionis menahan Awawdeh dari kota Idna, Tepi Barat selatan, pada 27 Desember 2021. Mereka mengecamnya dengan perintah penahanan administratif selama enam bulan. Dia sudah menikah dan merupakan ayah dari empat orang putri.
Baca juga “Nasib Tawanan Anak Palestina dalam Tahanan Militer Israel” di sini
Sumber:
https://english.wafa.ps/Pages/Details/129557
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








