Menteri Keuangan Israel yang berhaluan sayap kanan, Bezalel Smotrich, mengancam warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki dengan nasib seperti penduduk Gaza.
“Penduduk Yudea dan Samaria (Tepi Barat) harus memahami bahwa jika mereka terus melakukan ‘terorisme’, nasib mereka akan seperti warga Gaza,” kata Smotrich dalam pertemuan blok parlemen Partai Zionisme Religius pada Senin.
Sejak 21 Januari, tentara Israel telah melancarkan operasi militer di Jenin, Tulkarem, dan Tubas di wilayah utara Tepi Barat. Serangan ini telah membunuh lebih dari 30 warga Palestina dan menyebabkan ribuan orang mengungsi.
“Tulkarem dan Jenin akan tampak seperti Jabalia dan Shuja’iyya. Nablus dan Ramallah akan menyerupai Rafah dan Khan Younis. Kota-kota ini akan diubah menjadi reruntuhan yang tidak dapat dihuni, dan penduduknya akan dipaksa untuk bermigrasi dan mencari kehidupan baru di negara lain,” ancam Smotrich.
Terkait dengan rencana aneksasi Tepi Barat, Smotrich menegaskan, “Pada saat yang sama, kami akan bekerja untuk menerapkan kedaulatan Israel atas wilayah tersebut.”
Peningkatan eskalasi Israel di Tepi Barat terjadi setelah kesepakatan gencatan senjata dan pertukaran tawanan di Gaza pada 19 Januari. Sebelumnya, lebih dari 15 bulan pengeboman Israel telah membunuh hampir 48.200 warga Palestina dan menghancurkan wilayah tersebut.
Sejak perang dimulai pada 7 Oktober 2023, pasukan Israel dan pemukim ilegal telah membunuh sedikitnya 910 warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki, menurut Kementerian Kesehatan Palestina.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








