Setelah diasingkan paksa selama setahun dari Al-Quds, perempuan pengacara Shirin Al-Issawi, kembali ke Al-Quds.
Akan tetapi, kegembiraannya karena bisa kembali ke kotanya tidak lengkap karena penangkapan saudara laki-lakinya, Midhat. Zionis menangkap Midhat Al-Issawi pada 15 September lalu. Al-Issawi sudah ditawan selama delapan tahun, kemudian dibebaskan selama dua bulan sebelum akhirnya ditangkap kembali.
Kepada Safa, Shirin Al-Issawi mengatakan, “Saya berharap untuk memeluk saudara saya Midhat saat saya tiba di al-Quds. Saya tidak melihatnya selama delapan tahun kecuali di pengadilan, karena penangkapan berulang terhadapnya.” Shirin Al-Issawi sendiri merupakan mantan tawanan yang pernah ditangkap beberapa kali dan menjadi tawanan rumah selama beberapa bulan. Zionis juga melarangnya untuk menjalankan profesinya sebagai pengacara seumur hidupnya.
Sumber: Safa
***
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








