Pasukan Israel terus melanggar perjanjian gencatan senjata dengan melakukan tiga serangan udara terhadap kota-kota di Lebanon selatan, membunuh dua orang dan melukai enam lainnya pada Sabtu (30/11).
Kantor Berita Nasional Lebanon melaporkan bahwa pesawat tak berawak Israel melakukan serangan terhadap Kota Rab el-Thalathine di Distrik Marjayoun di Provinsi Nabatieh, membunuh dua orang dan melukai dua lainnya.
Serangan pesawat tak berawak Israel juga menghantam sebuah mobil di Kota Majdal Zoun di Distrik Tyre, Provinsi Selatan, melukai tiga orang, termasuk seorang anak, kata Kementerian Kesehatan Masyarakat Lebanon.
Pesawat tempur Israel melancarkan dua serangan udara terhadap daerah Tibnah di Kota Beisariyah di Distrik Sidon, Provinsi Selatan, melukai sedikitnya satu orang, menurut kementerian.
Serangan-serangan tersebut dilancarkan meskipun gencatan senjata Israel-Lebanon sedang berlangsung untuk mengakhiri pertempuran selama 14 bulan antara tentara Israel dan Hizbullah.
Berdasarkan ketentuan gencatan senjata, Hizbullah akan menarik pasukannya ke utara Sungai Litani, sekitar 30 km (20 mil) di utara perbatasan, dan membongkar infrastruktur militernya di Lebanon selatan.

Sejak Oktober 2023, serangan Israel di Lebanon telah membunuh sedikitnya 3.961 orang, melukai lebih dari 16.500 lainnya, dan membuat lebih dari satu juta orang mengungsi, menurut Kementerian Kesehatan Lebanon.
Sumber: https://www.aa.com.tr
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








