• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Kamis, Februari 19, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Seniman Irak Gambarkan Penderitaan Penduduk Palestina dalam Pameran Lukisan di Oxford

by Adara Relief International
Maret 16, 2023
in Berita Kemanusiaan, Seni Budaya
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Seniman Irak Gambarkan Penderitaan Penduduk Palestina dalam Pameran Lukisan di Oxford
45
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Dua puluh tahun setelah invasi yang dipimpin AS dan Inggris yang menghancurkan Irak, salah satu seniman paling terkemuka di negara itu, Dia al-Azzawi, mengadakan pameran yang menakjubkan di Oxford. Pameran “Lukisan Puisi” adalah kumpulan karya yang menggambarkan kengerian Perang Teluk 1991 dan rezim sanksi PBB yang melumpuhkan setelahnya, dilengkapi dengan kata-kata dari penyair besar dunia Arab. Puisi dan syair merupakan bentuk seni utama di Irak modern, yang penyairnya terinspirasi oleh sastra abad pertengahan, ketika Irak menjadi pusat budaya di Timur Tengah.

Azzawi lahir pada 1939 di Bagdad dan sejak akhir 1950-an mulai menjalin hubungan dengan seniman lain. Dia belajar arkeologi sebelum memasuki Sekolah Tinggi Seni Bagdad pada awal 1960-an. “Mempelajari arkeologi pada siang hari dan lukisan Eropa pada malam hari berarti saya bekerja dengan prinsip Eropa, tetapi pada saat yang sama juga menggunakan warisan budaya saya sebagai bagian dari pekerjaan,” katanya.

Azzawi merupakan seniman besar yang sangat dekat dengan Palestina, sebab ia memiliki sahabat dan kenangan yang tak akan pernah ia lupakan tentang Palestina. Penulis ikonik Palestina Ghassan Kanafani, yang dibunuh oleh bom mobil Mossad di Beirut, pada 8 Juli 1972, adalah sahabat baik Azzawi. Sebagai tanggapan, Azzawi membuat satu set gambar hitam putih yang kuat dari kepala tak berwajah dan tubuh lemas, terinspirasi oleh cerita pendek Kanafani yang berjudul “Negeri Jeruk yang Sedih”. Ceritanya adalah kisah kehilangan  yang dialami seorang anak dalam perjalanan Nakba pada tahun 1948 dari rumahnya di Jaffa, hingga berakhir di Lebanon.

Azzawi sering berbicara tentang bagaimana karya seninya menjadi saksi dan memberikan suara kepada mereka yang tidak dapat bersuara. Pada tahun 2014 ia membuat lukisan berjudul “Empat Anak yang Bermain Sepak Bola”, mengacu pada penembakan militer Israel terhadap Mohammad, Ismail, Ahed, dan Zakariya Bakr; sepupu berusia antara sembilan dan 11 tahun, yang terbunuh saat bermain di pantai di Gaza selama agresi Israel.

Melalui pameran ini, Azzawi menciptakan kesempatan unik untuk menghadirkan pengalaman tentang penderitaan yang mendalam dari perang, kehilangan, kekejaman, despotisme, penjara dan pengasingan yang dia dan para penyair lainnya alami dalam enam dekade penuh gejolak di seluruh dunia Arab. Karya Azzawi juga menunjukkan bagaimana seniman merayakan kehidupan, cinta, dan harapan melalui lukisan-lukisannya. 

Sumber:

https://www.middleeasteye.net

***

Baca Juga

Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Israel Akan Tetapkan Tanah di Tepi Barat sebagai “Milik Negara”

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

Tags: BudayaPalestinaUpdate Palestina
ShareTweetSendShare
Previous Post

Palestina jadi Agenda Utama Pertemuan Menteri Luar Negeri OKI

Next Post

Darurat Yahudinisasi, Israel Ganti Sebutan Tepi Barat jadi Yudea dan Samaria

Adara Relief International

Related Posts

Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup
Berita Kemanusiaan

Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

by Adara Relief International
Februari 19, 2026
0
22

Untuk tahun ketiga berturut-turut, Jalur Gaza menyambut Ramadan di tengah genosida terang-terangan dan konsekuensi kemanusiaan serta ekonomi yang belum pernah...

Read moreDetails
Israel Akan Tetapkan Tanah di Tepi Barat sebagai “Milik Negara”

Israel Akan Tetapkan Tanah di Tepi Barat sebagai “Milik Negara”

Februari 19, 2026
16
Hanya 29% Kepatuhan Israel yang Tercatat dalam Pembukaan Penyeberangan Rafah

Hanya 29% Kepatuhan Israel yang Tercatat dalam Pembukaan Penyeberangan Rafah

Februari 19, 2026
17
Dewan Perdamaian Janjikan $5 Miliar untuk Rekonstruksi Gaza

Dewan Perdamaian Janjikan $5 Miliar untuk Rekonstruksi Gaza

Februari 19, 2026
15
Indonesia Akan Kirim 1.000 Tentara ke Gaza pada Bulan April

Indonesia Akan Kirim 1.000 Tentara ke Gaza pada Bulan April

Februari 19, 2026
21
Israel Tangkap 22.000 Warga Tepi Barat Sejak Awal Genosida

Israel Tangkap 22.000 Warga Tepi Barat Sejak Awal Genosida

Februari 13, 2026
25
Next Post
Darurat Yahudinisasi, Israel Ganti Sebutan Tepi Barat jadi Yudea dan Samaria

Darurat Yahudinisasi, Israel Ganti Sebutan Tepi Barat jadi Yudea dan Samaria

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630