• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Jumat, Februari 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Ribuan Orang Tewas karena Gelombang Panas, Bagaimana Fenomena Ini Sebabkan Kematian?

by Adara Relief International
Oktober 11, 2022
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Ribuan Orang Tewas karena Gelombang Panas, Bagaimana Fenomena Ini Sebabkan Kematian?
10
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Gelombang panas akan menjadi sangat ekstrem di beberapa bagian Afrika dan Asia dalam beberapa dekade mendatang dan dapat mengancam keberlangsungan kehidupan manusia. Hal tersebut diperingatkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Palang Merah dalam laporannya yang berjudul Extreme heat: Preparing for the heatwaves of the future.

Laporan tersebut mengatakan bahwa sejak 2010–1019, sebanyak 38 gelombang panas telah menyebabkan kematian lebih dari 70.000 orang di seluruh dunia, atau seperenam dari sekitar 410.000 kematian akibat bencana yang terkait dengan iklim dan cuaca ekstrem dalam rentang waktu yang sama, tambah laporan tersebut.

Para ilmuwan telah berulang kali menekankan perlunya membatasi pemanasan global hingga 1,5 derajat Celcius (2,7 derajat Fahrenheit). Pelanggaran terhadap ambang batas tersebut dapat berisiko pada efek perubahan iklim yang berakibat jauh lebih parah pada manusia, satwa liar, dan ekosistem.

“Di bawah pemanasan 2°C, peristiwa panas ekstrem diproyeksikan hampir 14 kali lebih mungkin dan membawa tingkat panas dan kelembaban yang jauh lebih berbahaya,” ungkap  laporan Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) dan Palang Merah. “Pada lintasan saat ini, gelombang panas dapat memenuhi dan melampaui batas fisiologis dan sosial dalam beberapa dekade mendatang, termasuk di wilayah seperti Sahel, Asia Selatan dan Barat Daya,” tambahnya.

Organisasi-organisasi tersebut secara khusus memperingatkan tentang dampak besar pada negara-negara berkembang, misalnya Bangladesh, yang mengalami peningkatan kematian sebanyak 20% pada hari-hari gelombang panas dibandingkan dengan rata-rata hariannya. “Gelombang panas menyebabkan beberapa bencana paling mematikan yang pernah tercatat,” Martin Griffiths, yang mengepalai OCHA, mengatakan kepada wartawan di Jenewa. “Kekeringan yang menghancurkan seperti yang mendorong Somalia ke ambang kelaparan menjadi jauh lebih mematikan ketika digabungkan dengan panas yang ekstrem,” tambahnya.

Efek dari gelombang panas yang berulang akan mencakup “penderitaan skala besar dan hilangnya nyawa” tersebut adalah pergerakan populasi dan jurang kesenjangan kesejahteraan yang semakin dalam. Laporan tersebut menambahkan bahwa tren tersebut sudah terlihat. “Sangat tidak adil bahwa negara-negara yang rapuh harus menanggung kerugian dan kerusakan yang mematikan akibat panas yang ekstrem, ketika mereka (negara-negara maju-red.) secara jelas dan terbukti paling tidak bertanggung jawab atas perubahan iklim,” kata Griffiths. “Negara-negara yang lebih kaya memiliki sumber daya untuk membantu rakyatnya beradaptasi. Akan tetapi, negara-negara miskin yang seharusnya tidak bertanggung jawab atas gelombang panas yang menyiksa ini, tidak memiliki sumber daya tersebut.”

Laporan organisasi tersebut meminta pemerintah untuk segera mengambil langkah tegas demi mencegah bencana panas berulang pada masa depan. “Satu-satunya aksi yang paling penting adalah memperlambat dan menghentikan perubahan iklim,” katanya. “Membatasi pemanasan global hingga 1,5° C dapat mencegah 420 juta lebih populasi dunia yang terpapar gelombang panas ekstrem.”

Selain itu, mereka mendorong pemerintah untuk meningkatkan sistem peringatan dini tentang gelombang panas dengan memberikan lebih banyak pelatihan dan pendanaan kepada responden lokal yang sering kali berada di lokasi pertama saat gelombang panas melanda.

Baca Juga

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Sumber:

https://reliefweb.int

https://www.aljazeera.com

***

Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.

Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar  program bantuan untuk Palestina.

Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Donasi

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.

Tags: Internasional
ShareTweetSendShare
Previous Post

100.000 Warga Palestina di Kamp Pengungsi Shufat dan Kota Anata di bawah Penguncian Paksa

Next Post

BNPB Sebut Bencana Hidrometeorologi Capai Rekor Bencana Alam

Adara Relief International

Related Posts

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo
Berita Kemanusiaan

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

by Adara Relief International
Februari 19, 2026
0
26

Para menteri pemerintah Israel secara terbuka menyatakan niat mereka untuk secara mendasar mengubah status politik dan hukum wilayah Palestina yang...

Read moreDetails
Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Februari 19, 2026
19
Israel Menyita 2.000 Dunam Tanah Palestina di Sebastia dan Burqa

Israel Menyita 2.000 Dunam Tanah Palestina di Sebastia dan Burqa

Februari 19, 2026
17
Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Februari 19, 2026
17
Ramadan yang Kini Hampa di Tengah Genosida Gaza

Ramadan yang Kini Hampa di Tengah Genosida Gaza

Februari 19, 2026
20
Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Februari 19, 2026
25
Next Post
BNPB Sebut Bencana Hidrometeorologi Capai Rekor Bencana Alam

BNPB Sebut Bencana Hidrometeorologi Capai Rekor Bencana Alam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630