• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Senin, Januari 19, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

PBB: Pengungsian Massal di Tepi Barat Terburuk Sejak 1967, Diduga Mengarah pada Pembersihan Etnis

by Adara Relief International
Juli 16, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
PBB: Pengungsian Massal di Tepi Barat Terburuk Sejak 1967, Diduga Mengarah pada Pembersihan Etnis
13
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

PBB memperingatkan bahwa pengungsian massal warga Palestina di Tepi Barat telah mencapai tingkat tertinggi sejak Israel menduduki wilayah tersebut hampir 60 tahun lalu. Operasi militer besar-besaran Israel di wilayah utara Tepi Barat sejak Januari 2025 telah menyebabkan puluhan ribu warga kehilangan tempat tinggal.

“Ini adalah operasi militer terpanjang sejak Intifada Kedua pada awal 2000-an,” kata Juliette Touma, juru bicara UNRWA, badan PBB untuk pengungsi Palestina. Ia menambahkan bahwa operasi tersebut telah memengaruhi sejumlah kamp pengungsi dan memicu gelombang pengungsian terbesar sejak Perang Enam Hari tahun 1967.

Kantor HAM PBB juga memperingatkan bahwa pengusiran paksa berskala besar oleh kekuatan pendudukan dapat tergolong sebagai “pembersihan etnis” dan berpotensi menjadi kejahatan terhadap kemanusiaan.

Menurut Thameen Al-Kheetan, juru bicara Kantor HAM PBB, sekitar 30.000 warga Palestina masih terusir secara paksa akibat operasi yang dinamakan “Iron Wall”. Selama periode yang sama, pasukan Israel telah mengeluarkan perintah pembongkaran terhadap sekitar 1.400 rumah di wilayah utara Tepi Barat.

Sejak Oktober 2023, sebanyak 2.907 warga Palestina telah kehilangan tempat tinggal akibat penghancuran rumah oleh Israel, sementara 2.400 lainnya, hampir setengahnya adalah anak-anak, terusir akibat aksi kekerasan pemukim Israel. Al-Kheetan menyesalkan bahwa hasil gabungan dari operasi militer ini telah menyebabkan “pengosongan sebagian besar wilayah Tepi Barat dari warga Palestina”.

“Pemindahan permanen penduduk sipil di wilayah pendudukan merupakan pemindahan ilegal,” tegasnya. “Bergantung pada konteksnya, ini bisa dikategorikan sebagai pembersihan etnis dan kejahatan terhadap kemanusiaan.”

Baca Juga

Apoteker Gaza Sulap Rumah Jadi Laboratorium Obat Darurat di Tengah Kepungan

Pemerintah Palestina Desak Tekanan Internasional Hentikan Krisis Kemanusiaan Gaza

Sepanjang paruh pertama tahun ini, PBB mencatat 757 serangan oleh pemukim Israel di Tepi Barat—naik 13 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Khusus bulan Juni, 96 warga Palestina terluka akibat serangan pemukim, angka tertinggi dalam lebih dari dua dekade.

Kekerasan di Tepi Barat melonjak sejak pecahnya agresi di Gaza pada 7 Oktober 2023. Sejak itu, setidaknya 964 warga Palestina telah dibunuh di Tepi Barat dan Al-Quds bagian timur (Yerusalem Timur). Dalam periode yang sama, 53 warga Israel terbunuh akibat serangan atau bentrokan bersenjata—35 di Tepi Barat dan 18 di Israel.

Sumber:
https://www.newarab.com/news/west-bank-seeing-largest-displacement-1967-un

 

 

ShareTweetSendShare
Previous Post

UNRWA: Krisis Kelaparan Anak di Gaza Bukan Bencana Alam, Tapi Rekayasa Manusia

Next Post

Bayi Prematur di Gaza Berjuang untuk Hidup di Tengah Krisis Bahan Bakar

Adara Relief International

Related Posts

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar
Berita Kemanusiaan

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

by Adara Relief International
Januari 15, 2026
0
19

Surat kabar Israel Haaretz melaporkan bahwa Amerika Serikat berpotensi mendanai pembangunan pabrik baru kendaraan tempur lapis baja di Israel dengan...

Read moreDetails
Kementerian Kesehatan Gaza Tegaskan Israel Hambat Obat dan Pangan Esensial

Kementerian Kesehatan Gaza Tegaskan Israel Hambat Obat dan Pangan Esensial

Januari 15, 2026
18
Apoteker Gaza Sulap Rumah Jadi Laboratorium Obat Darurat di Tengah Kepungan

Apoteker Gaza Sulap Rumah Jadi Laboratorium Obat Darurat di Tengah Kepungan

Januari 15, 2026
16
Pemerintah Palestina Desak Tekanan Internasional Hentikan Krisis Kemanusiaan Gaza

Pemerintah Palestina Desak Tekanan Internasional Hentikan Krisis Kemanusiaan Gaza

Januari 15, 2026
22
Israel Legalkan Lima Pos Permukiman Ilegal di Tepi Barat

Israel Legalkan Lima Pos Permukiman Ilegal di Tepi Barat

Januari 15, 2026
16
Gaza Kehilangan 85% Alat Penyelamatan, Operasi Darurat Terancam

Gaza Kehilangan 85% Alat Penyelamatan, Operasi Darurat Terancam

Januari 14, 2026
15
Next Post
Bayi Prematur di Gaza Berjuang untuk Hidup di Tengah Krisis Bahan Bakar

Bayi Prematur di Gaza Berjuang untuk Hidup di Tengah Krisis Bahan Bakar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630