UNRWA mengatakan pada Sabtu (6/7) bahwa keluarga di Jalur Gaza menghadapi keadaan yang mengerikan karena tidak memiliki tempat aman untuk mencari perlindungan, Anadolu Agency melaporkan.
“Keluarga Palestina di #JalurGaza tidak punya tempat aman untuk dituju,” tulis UNRWA di akun X (Twitter).
UNRWA mengutip pernyataan juru bicaranya di Gaza, Louise Wateridge yang mengatakan, “Ini adalah siklus kematian dan pengungsian yang tak berkesudahan.”
“Orang-orang di sini mengungkapkan bahwa mereka kehilangan harapan, mereka kehilangan tekad, terus menghadapi pengungsian paksa lainnya dan sama sekali tidak ada kepastian keselamatan,” kata Wateridge.
“Dalam hal kemampuan masyarakat untuk bergerak, perang telah berlangsung selama delapan bulan, masyarakat sangat lelah, mereka kehabisan tenaga, mereka kekurangan gizi.”
Ia berkata, “masyarakat menjadi jauh lebih lemah, lebih banyak yang terluka, lebih sedikit obat-obatan yang tersedia, lebih sedikit buah segar, dan lebih sedikit air.”
Juru bicara militer Israel Avichay Adraee pada Senin (1/7) menyerukan evakuasi warga Palestina dari daerah timur Khan Younis, memaksa mereka melarikan diri ke daerah al-Mawasi di Rafah.
Israel terus melancarkan serangan brutal terhadap Gaza sejak serangan 7 Oktober 2023 oleh kelompok Palestina Hamas.
Lebih dari 38.000 warga Palestina di Gaza telah terbunuh, sebagian besar adalah wanita dan anak-anak, dan sebagian besar wilayah tersebut hancur di tengah blokade yang melumpuhkan terhadap makanan, air bersih, dan obat-obatan.
Di Mahkamah Internasional Israel dituding melakukan genosida yang putusan terakhirnya memerintahkan Israel untuk segera menghentikan operasi militernya di kota selatan Rafah, tempat lebih dari satu juta warga Palestina mencari perlindungan dari perang sebelum kota itu diinvasi pada 6 Mei.
Sumber: https://www.#
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








