Komentator terkemuka Israel untuk kanal berita sayap kanan Yedioth Ahronoth, Nahum Barnea, membandingkan pogrom Israel di Huwwara dengan Kristallnacht atau Night of Broken Glass (1/3). Kristallnacht adalah pogrom terhadap Yahudi yang dilakukan oleh Partai Nazi Sturmabteilung dari di Jerman pada 1938. Sementara itu, kolumnis terkemuka Haaretz, Gideon Levy, mengkritik militer Israel karena kelambanan reaksi mereka atas pogrom yang dilakukan oleh pemukim Israel di Huwwara. Ia khawatir itu akan mengarah ke “Sabra dan Shatila 2”. (MEE)
Dengan dalih “membangun tanpa izin”, pasukan pendudukan Israel menghancurkan sebuah rumah warga Palestina di Kota Idna (1/3), sebelah barat Hebron. (WAFA/ Mashhour Wahwah)

Orang-orang Palestina berkumpul untuk sarapan di halaman Masjid Al-Aqsa selepas Subuh (2/3). (Al-Qastal)

Tentara pendudukan Israel menyerang warga Palestina dan aktivis internasional yang mengambil bagian dalam aksi solidaritas di kota Huwwara, selatan Nablus (3/3). (MEE, WAFA, APNews)

Para pelayat mengambil bagian dalam prosesi pemakaman anak Palestina berusia 15 tahun Mohammad Saleem, yang ditembak dan dibunuh oleh pasukan pendudukan Israel di Kota Azzun, sebelah timur Qalqilya (3/3). (DCI-P, France24)

Ribuan warga Palestina menggelar unjuk rasa di Kamp Jabalia Jalur Gaza untuk menunjukkan dukungan bagi Masjid Al-Aqsa dan mengecam kejahatan Israel di Tepi Barat yang diduduki (3/3)

Bunga persik bermekaran di ladang-ladang Kota Gaza. (Foto: Ayman Al-Amraiti)

Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban akan mendukung mitranya dari Israel Benjamin Netanyahu dengan memindahkan kedutaannya di ‘Israel’ dari ‘Tel Aviv’ ke Al-Quds, bulan depan, media Israel melaporkan (4/3). Ini akan menjadikan Hongaria sebagai negara anggota Uni Eropa pertama yang membuka kedutaan di Al-Quds. (Reuters, al-Arabiya)

Pasukan pendudukan Israel menangkap Ahmed Abu Khadija, pemain sepak bola Palestina dari Klub Jabal Al Mukaber, di Al-Quds yang diduduki (3/3). Beberapa jam sebelumnya, Abu Khadijah dinobatkan sebagai juara Liga Sepak Bola Profesional Palestina. (WAFA, Palestine Chronicle) 
Musim panen jeruk kalimantina di Khan Younis, selatan Jalur Gaza (foto: Hani as-Syair)

Keluarga Yahya Da’amseh, seorang pejuang kemerdekaan Palestina yang meninggal di Gaza setelah dideportasi oleh pendudukan Israel dari Betlehem, menyaksikan pemakamannya secara online (4/3), setelah otoritas pendudukan menolak untuk mengizinkan jasad Da’amseh dimakamkan di kota asalnya, Bethlehem. (Qudsnen)

Pendudukan Israel menghancurkan sebuah musala di selatan kota Bethlehem di Tepi Barat yang diduduki (5/3), dengan dalih dibangun tanpa izin. (WAFA)

Penduduk Palestina di kota Huwwara Tepi Barat yang diduduki menutup jendela rumah mereka dengan jeruji dan jaring untuk melindungi diri dari serangan mematikan yang dilakukan oleh pemukim kolonial Israel (6/3). Sekitar sepekan sebelumnya, pemukim Israe melakukan pogrom terhadap Huwwara dan penduduknya, membakar dan menyerang rumah dan properti Palestina selama berjam-jam.

Pasukan Israel menghancurkan tiga rumah milik keluarga Tutah di Kawasan Wadi al-Joz, Al-Quds yang diduduki (6/3). (Palinfo)

Tentara pendudukan Israel menarik diri dari Kota Jenin di Tepi Barat yang diduduki (7/3) setelah melakukan pembantaian di kota dan kamp pengungsi, menewaskan sedikitnya 6 orang Palestina. (Arab News, Al-Jazeera)

Pemogokan umum diberlakukan di Nablus (8/3), dalam rangka protes terhadap pembantaian yang terjadi di Jenin sehari sebelumnya. Pemogokan umum ini juga terjadi di kota lainnya seperti Ramallah dan Qalqia. (WAFA, New Arab)

Perpisahan yang menyedihkan bagi seorang ayah Palestina Mohammad Abu Kafia, yang jenazahnya baru diserahkan kepada keluarganya (8/3) setelah ditahan oleh ‘Israel’ selama 6 bulan. Abu Kafia dibunuh oleh pasukan Israel di dekat Nablus pada 24 September tahun lalu. (WAFA, QNN) 
“Jika saya setuju untuk bekerja sama menjadi penerjemah untuknya, anak-anak saya tidak akan memaafkan saya.” Penerjemah Italia Olga Dalia Padoa menolak menjadi penerjemah untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu selama pidatonya di sebuah sinagoga Roma akhir pekan lalu (9/3). (Times of Israel, Palestine Chronicle) 
Hari menyedihkan lainnya bagi warga Palestina ketika pasukan pendudukan Israel menembak dan membunuh tiga pemuda yang sedang duduk di mobil mereka selama serangan militer Israel ke Kota Jaba’, selatan Jenin (9/3). Mereka adalah Sufyan Fakhuri, 26, Ahmad Fashafshah, 22, dan Nayef Malaysha, 25. (QNN)

Parlemen Afrika Selatan pada Rabu (8/3) memberikan suara untuk menurunkan status kedutaan negara di ‘Israel’ menjadi kantor penghubung karena penjajahan dan pelanggaran HAM internasional oleh Israel di Palestina yang diduduki. (MEE)

Warga Palestina melakukan salat berjamaah di lingkungan Al-Bustan, Al-Quds (Yerusalem) yang diduduki (10/3), dilanjutkan dengan protes untuk menentang kemungkinan penghancuran rumah di lingkungan itu oleh otoritas pendudukan Israel. 
Sedikitnya 10.000 pelari dari lebih dari 90 negara berpartisipasi dalam Maraton Palestina Internasional ke-9 yang diselenggarakan di Bethlehem (10/3). (WAFA) 
Selama konferensi yang diadakan di Roma (11/3), Vatikan menegaskan kembali pentingnya akses terhadap kebebasan beribadah di semua tempat suci di Al-Quds (Yerusalem) yang diduduki. (MEMO)
Petani Palestina di Jalur Gaza yang diblokade mempersiapkan hasil panen kurma mereka untuk dikemas dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan yang diperkirakan jatuh pada 22 Maret. (Foto: Hani al-Shair)

Orang-orang Palestina di Jalur Gaza mengecat tembok dan menghias jalan untuk menyambut bulan suci Ramadan

Orang-orang Yahudi anti-Zionis berkumpul di Washington DC memprotes kunjungan menteri sayap kanan Israel, Bezalel Smotrich, ke AS (12/3). (Times of Israel, Washington Post)

Fuad Shobaki (83 tahun), tawanan tertua Palestina di penjara Israel, dibebaskan pada Kamis (13/3), setelah menghabiskan 17 tahun di penjara. (MEMO, PC, Gulf News)

Sekali lagi, pengadilan pendudukan Israel pada Senin (13/3) memperpanjang kurungan isolasi Ahmed Manasra (21) selama enam bulan, meskipun kondisi mental dan fisiknya mengalami gangguan serius. Manasra berusia 13 tahun ketika dia ditangkap oleh pendudukan Israel dan menjadi sasaran pelecehan berat selama interogasinya oleh petugas Israel. (Adalah.org, The New Arab)

Kementerian Luar Negeri Israel dilaporkan memblokir Perwakilan Tinggi Uni Eropa untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan, Josep Borrell, untuk mengunjungi negara apartheid tersebut karena mengkritik serangan penjajah Yahudi terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki (15/3). (Haaretz, Anadolu, AP News)

Para pemain sepak bola Palestina bergabung dengan tim utama Gaza untuk orang-orang bertubuh pendek. Tim akan berpartisipasi dalam turnamen di luar Jalur Gaza, yang akan dilaksanakan setelah Ramadan. (Memo, The New Arab)

Kepala Gereja Ortodoks Yunani di Al-Quds, Uskup Agung Atallah Hanna mengatakan pada Kamis (16/3), “Ada konspirasi yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap keberadaan Kristen di tanah suci ini. Ada pemerasan [Israel] terhadap gereja-gereja dan pencurian sistematis dana abadi Kristen.” (MEMO, Palestine Chronicle)

Jenin kembali berduka atas kehilangan lainnya karena ‘Israel’ hari ini membunuh empat warga Palestina (16/3). Setiap orang di Jenin memiliki seseorang untuk diratapi. Pasukan khusus Israel melarikan diri dari Jenin setelah melakukan serangan pembunuhan i yang merenggut nyawa empat warga Palestina, termasuk seorang anak laki-laki berusia 16 tahun. (MEE)

Menurut PBB, 77 bangunan Palestina telah dihancurkan sejak pemerintah sayap kanan baru Israel mulai menjabat. Menteri ekstrem kanan Itamar Ben-Gvir dan Bezalel Smotrich secara terbuka mengadvokasi pengusiran warga Palestina dan penghancuran rumah mereka. Amnesti Internasional dan Demokrasi untuk Dunia Arab (16/3) telah meminta perusahaan otomotif global Hyundai CE untuk mengakhiri “hubungan mereka dengan kejahatan perang di Masafer Yatta [selatan Hebron]” setelah mesin Hyundai digunakan oleh ‘Israel’ dalam pembongkaran rumah Palestina. (Amnesty International, The New Arab)

Tentara Israel secara berlebihan menembakkan bom gas air mata ke arah warga Palestina yang mengambil bagian dalam protes anti-pendudukan tanpa kekerasan mingguan di desa Beit Dajan, sebelah timur Nablus (17/3). (WAFA)

Pengadilan pendudukan Israel menolak banding baru terhadap penghancuran Sekolah Dasar Palestina, Al-Tahadi 5, di Desa Beit Ta’mar, sebelah tenggara Bethlehem. Sekolah yang didanai donor ini didirikan pada tahun 2017 dan sekarang melayani lebih dari 40 siswa. (WAFA)

Relawan mulai membersihkan halaman kompleks Masjid Al-Aqsa di Al-Quds yang diduduki menjelang bulan suci Ramadan (18/3).

Tentara pendudukan Israel melecehkan seorang petani tua Palestina yang sedang memeriksa tanahnya di Masafer Yatta, selatan Hebron, menyusul amukan teroris oleh pemukim Israel yang menumbangkan setidaknya 24 pohon zaitun di desa Palestina At-Tuwani di Masafer Yatta, selatan Hebron. (WAFA, QNN)

Pemilik toko di kota Palestina Huwwara terpaksa ditutup oleh tentara pendudukan Israel (19/3) sebagai pembalasan atas operasi penembakan kemarin di kota yang mengakibatkan cederanya dua pemukim kolonial Israel. Serangan tersebut berupa tanggapan atas pogrom yang dilakukan oleh pemukim. (Arab News)

Curah hujan yang normal dapat menjadi penderitaan bagi penduduk Gaza karena kurangnya infrastruktur, terutama saluran pembuangan air yang memadai sebagai akibat dari blokade Israel yang telah berlangsung selama 17 tahun.

Kementerian Luar Negeri Yordania mengutuk Menteri Keuangan ekstrem kanan Israel Bezalel Smotrich atas penampilannya di Paris yang memperlihatkan peta “Israel Raya” versinya, yang mencakup Tepi Barat yang diduduki dan Kerajaan Yordania di dalam perbatasan negara apartheid (20/3). Smotrich sebelumnya mengklaim bahwa orang Palestina adalah “penemuan” abad lalu dan bahwa “tidak ada yang namanya orang Palestina.” (Axios, i24News)

Kebatrikan Ortodoks Yunani di Al-Quds mengutuk “serangan teroris yang keji” selama kebaktian yang dilakukan oleh dua ekstremis penjajah Israel. Serangan itu menargetkan Gereja Gethsemane di kota yang diduduki, tempat Makam Bunda Maria berada. (WAFA)

Warga Palestina menantikan bulan baru (21/3), yang menentukan dimulainya bulan suci Ramadan. (Al-Qastal)

Vandalisme yang ditinggalkan pasukan pendudukan Israel tadi malam (21/3) setelah serangan brutal ke sebuah rumah Palestina di Kamp Pengungsi Aqabat Jabr di Yerikho, sebelah timur Tepi Barat yang diduduki. (QNN)

Menteri Misi Nasional sayap kanan Israel Orit Strock memuji keputusan Parlemen Israel Knesset yang mencabut undang-undang yang memerintahkan evakuasi 2005 dari empat permukiman Israel di Tepi Barat (22/3), menggambarkan pemungutan suara sebagai langkah untuk menduduki kembali dan memukimkan kembali Jalur Gaza. “Saya yakin, pada akhirnya, dosa pelepasan (Jalur Gaza) akan berakhir. Saya tidak tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan. Sayangnya, kembali ke Jalur Gaza akan memakan banyak korban. Tapi pada akhirnya itu akan terjadi. Gaza adalah bagian dari Tanah Israel, dan suatu hari akan tiba ketika kita akan kembali ke sana”. (Times of Israel, Anadolu)

Ribuan warga Palestina melakukan salat Tarawih pertama di Masjid Al-Aqsa

Al-Mesaharati (Seseorang yang menabuh drum setiap malam untuk membangunkan umat Islam yang sedang tidur untuk sahur) berkeliling di jalan-jalan Khan Younis di Jalur Gaza (22/3), menandai datangnya bulan suci Ramadan.
Unit pasukan khusus Israel menyerbu Desa Izbat Shufa, sebelah tenggara kota Tulkarm, Tepi Barat yang diduduki, mengepung rumah Ameer Abu Khadijah dan menembaknya berkali-kali di kepala dan kakinya (23/3). Ameer Abu Khadija adalah orang Palestina pertama yang dibunuh oleh pasukan Israel pada bulan suci Ramadan dan merupakan orang Palestina ke-90 yang dibunuh sejak awal tahun 2023. (Al-Jazeera)

Suasana Ramadan di Pasar al-Zawiya, pasar paling populer di antara penduduk Gaza. Acar menjadi salah satu makanan favorit pada Ramadan. Berbagai jenis sayur dan buah, seperti zaitun, lemon, cabai, wortel, dan lainnya ditampilkan di dalam toples-toples yang berjajar rapi. (QNN)

Kantor-kantor Amnesti Internasional di seluruh dunia mengirimkan petisi yang ditandatangani oleh lebih dari 200.000 orang kepada otoritas pendudukan Israel, menyerukan mereka untuk mengakhiri penghancuran rumah-rumah warga Palestina sebagai “langkah pertama menuju pembongkaran apartheid.” (Amnesty International)

Tawanan Palestina dan aktivis terkemuka Sheikh Khader Adnan dari Jenin telah melakukan mogok makan tanpa henti selama 49 hari berturut-turut (25/3) sebagai protes atas penahanannya di penjara pendudukan Israel. (WAFA, Palestine Chronicle)

Pemukim Yahudi Israel membakar sebuah rumah Palestina di kota Sinjil, di Tepi Barat yang diduduki (26/3), dengan menggunakan bom molotov. Beruntung, para penghuninya, termasuk anak-anak, berhasil ditarik keluar hidup-hidup. (WAFA, Palestine Chronicle, Yenisafak)

Sembari menunggu waktu berbuka puasa, anak-anak belajar Al-Quran bersama guru mereka di sebuah masjid di Nablus, Tepi Barat. (QNN)

Perempuan Palestina menanam pohon zaitun di timur Kota Gaza, di dekat perbatasan dengan Israel dalam rangka merayakan Hari Tanah Palestina (28/3). (Atla Darwish/APA Images)

Sementara itu, siswa-siswi sekolah di Gaza merayakan Hari Tanah (28/3) dengan mengibarkan bendera dan membawa simbol-simbol Palestina. (Foto: Majdi Fathi)

Untuk pertama kalinya sejak normalisasi hubungan antara Azerbaijan dan ‘Israel’ pada 1991, negara mayoritas Syiah hari ini membuka kedutaannya di ‘Tel Aviv’ (29/3). (Reuters, Al-Monitor)

Paramedis Palestina sedang menginspeksi ambulans yang dirusak oleh para pemukim Israel di Huwwara (29/3). (Foto: Mohammed Nasser/APA Images)

Warga Palestina di lingkungan Beit Hanina, Al-Quds yang diduduki, menyiapkan makanan di dapur amal untuk dibagikan kepada keluarga yang membutuhkan selama Ramadan. (Al-Qastal)

Temple Mount, sebuah kelompok ekstrimis pemukim Israel, meminta pasukan penjajah untuk mengatur penyerbuan massal ke Masjid Al-Aqsa (30/3) dan membawa hewan hidup ke halaman situs suci umat Islam dan menyembelihnya untuk dikorbankan selama liburan Paskah Ibrani (Pesach) yang jatuh pada 5—13 April 2023. (MEMO)

Jamaah Palestina berkumpul untuk melakukan salat Jumat pada Ramadan di Masjid Al-Aqsa, Al-Quds (31/3). (Foto: Department of Islamic Awqaf in Jerusalem)
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








