• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Minggu, Februari 8, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Lagi-lagi! Netanyahu Menghapus Peta Palestina dalam Pidatonya

Netanyahu berpidato di hadapan Majelis Umum PBB sambil memegang peta 'Timur Tengah Baru' yang sepenuhnya menghapus Palestina.

by Adara Relief International
September 4, 2024
in Berita Kemanusiaan, Hubungan Internasional dan Politik, Hukum dan HAM, News
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Lagi-lagi! Netanyahu Menghapus Peta Palestina dalam Pidatonya

Perdana Menteri Israel Netanyahu menggunakan peta Israel yang menghapus wilayah Tepi Barat yang diduduki untuk berbicara di media [Screenshot/Anadolu]

27
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menggunakan peta Israel dan menghapus wilayah Tepi Barat yang diduduki serta menandainya sebagai wilayah Israel, dalam pidatonya kepada media kemarin (3/09).

Perdana Menteri Israel muncul di depan peta digital seukuran dinding yang menghilangkan kawasan Tepi Barat. Pihak Palestina mengecam tindakan tersebut sebagai aneksasi eksplisit terhadap wilayah yang diduduki oleh Tel Aviv.

Baca Juga

Israel Mengubah Makanan Menjadi Senjata Perang di Gaza

Sering Terabaikan, Lansia Gaza Menderita Gangguan Kesehatan dan Psikologis

Dalam pidatonya yang membahas pentingnya Koridor Philadelphia antara Gaza dan Mesir, Netanyahu menggunakan peta yang menunjukkan seluruh Tepi Barat dan Al-Quds (Yerusalem) bagian timur yang diduduki sebagai wilayah yang dianeksasi Israel, dan hanya Jalur Gaza yang digambarkan sebagai entitas terpisah.

Israel menolak untuk menarik diri dari Koridor Philadelphia, dengan alasan bahwa koridor tersebut merupakan jalur vital bagi Hamas dan menganggap bahwa dengan menduduki koridor tersebut berarti “memutus pasokan oksigen” bagi kelompok perlawanan Palestina tersebut.

“Rute Philadelphia yang memisahkan Jalur Gaza dari Mesir tidak boleh kita tinggalkan. Jika Israel melepaskan kendali,” kata Netanyahu, “Gaza akan berubah menjadi kantong teroris.”

“Poros kejahatan membutuhkan Rute Philadelphia, dan karena itu, kita harus mengendalikan Rute Philadelphia. Hamas bersikeras untuk tidak mengizinkan kita berada di sana, dan karena itu, saya bersikeras bahwa kita harus berada di sana,” tambahnya.

“Peta Netanyahu mengungkapkan agenda kolonial dan rasis dari pemerintah sayap kanan ekstremis,” kata Kementerian Luar Negeri Palestina dalam sebuah pernyataan.

“Netanyahu secara konsisten menggunakan peta yang mencakup Tepi Barat sebagai bagian dari negara pendudukan, sebagai bentuk pengakuan yang jelas dan eksplisit atas kejahatan kolonial rasis ini, serta mengabaikan legitimasi internasional dan resolusi-resolusinya, keinginan internasional untuk perdamaian, dan perjanjian-perjanjian yang telah ditandatangani,” kata kementerian tersebut.

Ini bukan pertama kalinya pejabat Israel menggunakan peta yang tidak membatasi wilayah Palestina yang diduduki. Sejak dimulainya perang Israel di Gaza, banyak selebritas dan pejabat terlihat mengenakan kalung yang menggambarkan seluruh wilayah Mandat Palestina, yang mereka klaim sebagai wilayah Israel. Sementara itu, tentara pendudukan yang ditempatkan di Gaza mengenakan lencana seragam yang menggambarkan peta Israel Raya.

Pada September 2023, Netanyahu berpidato di hadapan Majelis Umum PBB sambil memegang peta ‘Timur Tengah Baru’ yang sepenuhnya menghapus Palestina.

Pada bulan Maret tahun yang sama, Menteri Keuangan sayap kanan, Bezalel Smotrich, menyampaikan pidato pada sebuah acara di Paris sambil berdiri di dekat peta ‘Israel Raya’, yang menggambarkan Yordania sebagai bagian dari Negara Yahudi.

Sumber: https://www.#

ShareTweetSendShare
Previous Post

Pemukim Kolonial Israel Mengadakan Konser di Masjid Ibrahimi di al-Khalil (Hebron)

Next Post

Tentang Anak Gaza yang Ingin Kembali ke Sekolah: “Sekarang, Ketika Kami Membuka Tas, Kami hanya Menemukan Pakaian di dalamnya”

Adara Relief International

Related Posts

Israel Mengubah Makanan Menjadi Senjata Perang di Gaza
Berita Kemanusiaan

Israel Mengubah Makanan Menjadi Senjata Perang di Gaza

by Adara Relief International
Februari 6, 2026
0
23

Dalam tiga bulan pertama genosida Israel di Gaza pada 2023, tercatat empat kematian yang secara resmi terkait dengan kelaparan. Namun,...

Read moreDetails
Sering Terabaikan, Lansia Gaza Menderita Gangguan Kesehatan dan Psikologis

Sering Terabaikan, Lansia Gaza Menderita Gangguan Kesehatan dan Psikologis

Februari 6, 2026
15
26 Tawanan Palestina Pengidap Kanker Menghadapi Kematian Perlahan

26 Tawanan Palestina Pengidap Kanker Menghadapi Kematian Perlahan

Februari 6, 2026
15
Israel Ambil Keuntungan Ekonomi dari Pembangunan Kembali Gaza

Israel Ambil Keuntungan Ekonomi dari Pembangunan Kembali Gaza

Februari 6, 2026
23
Global Sumud Flotilla Akan Kembali Berlayar pada Maret 2026

Global Sumud Flotilla Akan Kembali Berlayar pada Maret 2026

Februari 6, 2026
20
Israel Lakukan Kampanye Propaganda terhadap Dr. Hussam Abu Safiya

Israel Lakukan Kampanye Propaganda terhadap Dr. Hussam Abu Safiya

Februari 5, 2026
31
Next Post
Tentang Anak Gaza yang Ingin Kembali ke Sekolah: “Sekarang, Ketika Kami Membuka Tas, Kami hanya Menemukan Pakaian di dalamnya”

Tentang Anak Gaza yang Ingin Kembali ke Sekolah: “Sekarang, Ketika Kami Membuka Tas, Kami hanya Menemukan Pakaian di dalamnya”

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • “Pandemi Disabilitas” Ciptakan Penderitaan Tak Berujung Bagi Perempuan dan Anak-Anak Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630