• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Jumat, Februari 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Kondisi Kesehatan Mantan Tawanan Palestina Cerminkan Penyiksaan Sistematis di Penjara Israel

by Adara Relief International
Februari 4, 2025
in Berita Kemanusiaan, Hubungan Internasional dan Politik
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Kondisi Kesehatan Mantan Tawanan Palestina Cerminkan Penyiksaan Sistematis di Penjara Israel

Konvoi Palang Merah yang membawa tahanan Palestina tiba di Ramallah, Tepi Barat, sebagai bagian dari putaran kedua perjanjian pertukaran tahanan antara Hamas dan Israel pada 25 Januari 2025. [Issam Rimawi – Anadolu Agency]

27
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Sebuah kelompok hak asasi manusia yang berbasis di Jenewa, Euro-Mediterranean Human Rights Monitor, melaporkan bahwa kondisi kesehatan yang memburuk pada mantan tawanan Palestina yang dibebaskan mencerminkan praktik penyiksaan sistematis di penjara-penjara Israel. Dalam sebuah pernyataan pada Senin (03/2), kelompok tersebut menyebut penjara Israel sebagai “kuburan bagi yang hidup.”

Euro-Med Monitor membagikan gambar seorang mantan tawanan Palestina yang menunjukkan tanda-tanda penurunan kesehatan yang parah. Menurut kelompok tersebut, kondisi buruk ini mencerminkan penderitaan para tawanan di penjara Israel, termasuk penyiksaan, perlakuan tidak manusiawi, dan pelecehan yang terus berlangsung hingga detik terakhir sebelum pembebasan mereka.

Sebagai bagian dari perjanjian gencatan senjata di Jalur Gaza yang berlaku sejak 19 Januari, ratusan warga Palestina dibebaskan oleh Israel sebagai imbalan atas pembebasan 18 warga Israel yang ditahan. Namun, sebagian besar dari mereka tampak mengalami penurunan kesehatan yang serius, dengan kehilangan berat badan secara drastis akibat kelaparan yang tampaknya disengaja. Banyak di antara mereka memerlukan perawatan medis segera di rumah sakit. 

Penjara sebagai Fasilitas Penyiksaan

Euro-Med Monitor menegaskan bahwa kondisi kesehatan para tawanan yang dibebaskan menunjukkan bagaimana Israel telah mengubah penjaranya menjadi fasilitas penyiksaan yang dilembagakan. Hingga saat-saat terakhir sebelum pembebasan, banyak tawanan mengalami penyiksaan psikologis, perlakuan buruk, dan pemukulan.

Kelompok ini menilai praktik yang dilakukan Israel sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap hak asasi manusia dan hak-hak tawanan yang dijamin oleh hukum internasional. Penyiksaan, penghinaan, kelaparan, dan penyiksaan sistematis yang dialami para tawanan, baik selama dalam penahanan maupun setelah dibebaskan, menunjukkan adanya taktik yang sistematis terhadap seluruh tawanan Palestina.

Tawanan Palestina juga dilaporkan mengalami penyiksaan berat, kelaparan yang disengaja, serta kurungan isolasi berkepanjangan sebagai bagian dari tindakan hukuman yang semakin brutal sejak agresi di Gaza. Ini dianggap sebagai upaya untuk menghukum mereka secara kolektif hanya karena mereka adalah warga Palestina.

‘Kuburan bagi yang Hidup’

Kesaksian seorang mantan tawanan Palestina yang masih berusia muda menggambarkan kondisi di penjara Israel sebagai “kuburan bagi yang hidup.” Kepala Euro-Med Monitor, Ramy Abdu, menyerukan protes besar-besaran terhadap praktik sadis Israel terhadap tawanan Palestina. Ia juga mendesak diadakannya demonstrasi di depan kantor Komite Palang Merah Internasional (ICRC) serta menuntut pernyataan tegas dari organisasi hak asasi manusia.

Kelompok perlawanan Palestina, Hamas, juga mengutuk perlakuan brutal terhadap tawanan Palestina, menyebutnya sebagai “kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan” yang memerlukan intervensi segera dari komunitas internasional, PBB, dan kelompok hak asasi manusia.

Menurut harian Israel, Haaretz, perwakilan Palang Merah marah atas cara Israel membebaskan kelompok terakhir tawanan Palestina yang dipaksa berjalan dalam kondisi diborgol dengan tangan di belakang kepala. Berbeda dengan para tawanan Palestina yang tampak lemah dan sakit, para sandera Israel yang dibebaskan dari Gaza terlihat sehat, berpakaian rapi, dan bahkan menerima hadiah saat pembebasan mereka.

Baca Juga

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Kesepakatan gencatan senjata di Gaza menghentikan agresi genosida Israel yang telah membunuh lebih dari 47.500 orang dan menghancurkan wilayah tersebut. Sementara itu, Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant pada November tahun lalu atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza. Israel juga menghadapi gugatan genosida di Mahkamah Internasional atas agresinya terhadap wilayah tersebut.

Sumber:

https://www.aa.com.tr

https://www.#

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

ShareTweetSendShare
Previous Post

PBB Bagikan 30.000 Gelang Identitas kepada Anak-anak di Gaza untuk Cegah Pemisahan Keluarga

Next Post

Bangun Kembali Gaza: Tempat Perlindungan Mendesak Dibutuhkan di Tengah Blokade Israel terhadap Pasokan Utama

Adara Relief International

Related Posts

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo
Berita Kemanusiaan

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

by Adara Relief International
Februari 19, 2026
0
26

Para menteri pemerintah Israel secara terbuka menyatakan niat mereka untuk secara mendasar mengubah status politik dan hukum wilayah Palestina yang...

Read moreDetails
Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Februari 19, 2026
19
Israel Menyita 2.000 Dunam Tanah Palestina di Sebastia dan Burqa

Israel Menyita 2.000 Dunam Tanah Palestina di Sebastia dan Burqa

Februari 19, 2026
17
Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Februari 19, 2026
17
Ramadan yang Kini Hampa di Tengah Genosida Gaza

Ramadan yang Kini Hampa di Tengah Genosida Gaza

Februari 19, 2026
20
Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Februari 19, 2026
25
Next Post
Bangun Kembali Gaza: Tempat Perlindungan Mendesak Dibutuhkan di Tengah Blokade Israel terhadap Pasokan Utama

Bangun Kembali Gaza: Tempat Perlindungan Mendesak Dibutuhkan di Tengah Blokade Israel terhadap Pasokan Utama

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630