• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Senin, Januari 19, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Kondisi Kesehatan Mantan Tawanan Palestina Cerminkan Penyiksaan Sistematis di Penjara Israel

by Adara Relief International
Februari 4, 2025
in Berita Kemanusiaan, Hubungan Internasional dan Politik
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Kondisi Kesehatan Mantan Tawanan Palestina Cerminkan Penyiksaan Sistematis di Penjara Israel

Konvoi Palang Merah yang membawa tahanan Palestina tiba di Ramallah, Tepi Barat, sebagai bagian dari putaran kedua perjanjian pertukaran tahanan antara Hamas dan Israel pada 25 Januari 2025. [Issam Rimawi – Anadolu Agency]

27
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Sebuah kelompok hak asasi manusia yang berbasis di Jenewa, Euro-Mediterranean Human Rights Monitor, melaporkan bahwa kondisi kesehatan yang memburuk pada mantan tawanan Palestina yang dibebaskan mencerminkan praktik penyiksaan sistematis di penjara-penjara Israel. Dalam sebuah pernyataan pada Senin (03/2), kelompok tersebut menyebut penjara Israel sebagai “kuburan bagi yang hidup.”

Euro-Med Monitor membagikan gambar seorang mantan tawanan Palestina yang menunjukkan tanda-tanda penurunan kesehatan yang parah. Menurut kelompok tersebut, kondisi buruk ini mencerminkan penderitaan para tawanan di penjara Israel, termasuk penyiksaan, perlakuan tidak manusiawi, dan pelecehan yang terus berlangsung hingga detik terakhir sebelum pembebasan mereka.

Sebagai bagian dari perjanjian gencatan senjata di Jalur Gaza yang berlaku sejak 19 Januari, ratusan warga Palestina dibebaskan oleh Israel sebagai imbalan atas pembebasan 18 warga Israel yang ditahan. Namun, sebagian besar dari mereka tampak mengalami penurunan kesehatan yang serius, dengan kehilangan berat badan secara drastis akibat kelaparan yang tampaknya disengaja. Banyak di antara mereka memerlukan perawatan medis segera di rumah sakit. 

Penjara sebagai Fasilitas Penyiksaan

Euro-Med Monitor menegaskan bahwa kondisi kesehatan para tawanan yang dibebaskan menunjukkan bagaimana Israel telah mengubah penjaranya menjadi fasilitas penyiksaan yang dilembagakan. Hingga saat-saat terakhir sebelum pembebasan, banyak tawanan mengalami penyiksaan psikologis, perlakuan buruk, dan pemukulan.

Kelompok ini menilai praktik yang dilakukan Israel sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap hak asasi manusia dan hak-hak tawanan yang dijamin oleh hukum internasional. Penyiksaan, penghinaan, kelaparan, dan penyiksaan sistematis yang dialami para tawanan, baik selama dalam penahanan maupun setelah dibebaskan, menunjukkan adanya taktik yang sistematis terhadap seluruh tawanan Palestina.

Tawanan Palestina juga dilaporkan mengalami penyiksaan berat, kelaparan yang disengaja, serta kurungan isolasi berkepanjangan sebagai bagian dari tindakan hukuman yang semakin brutal sejak agresi di Gaza. Ini dianggap sebagai upaya untuk menghukum mereka secara kolektif hanya karena mereka adalah warga Palestina.

‘Kuburan bagi yang Hidup’

Kesaksian seorang mantan tawanan Palestina yang masih berusia muda menggambarkan kondisi di penjara Israel sebagai “kuburan bagi yang hidup.” Kepala Euro-Med Monitor, Ramy Abdu, menyerukan protes besar-besaran terhadap praktik sadis Israel terhadap tawanan Palestina. Ia juga mendesak diadakannya demonstrasi di depan kantor Komite Palang Merah Internasional (ICRC) serta menuntut pernyataan tegas dari organisasi hak asasi manusia.

Kelompok perlawanan Palestina, Hamas, juga mengutuk perlakuan brutal terhadap tawanan Palestina, menyebutnya sebagai “kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan” yang memerlukan intervensi segera dari komunitas internasional, PBB, dan kelompok hak asasi manusia.

Menurut harian Israel, Haaretz, perwakilan Palang Merah marah atas cara Israel membebaskan kelompok terakhir tawanan Palestina yang dipaksa berjalan dalam kondisi diborgol dengan tangan di belakang kepala. Berbeda dengan para tawanan Palestina yang tampak lemah dan sakit, para sandera Israel yang dibebaskan dari Gaza terlihat sehat, berpakaian rapi, dan bahkan menerima hadiah saat pembebasan mereka.

Kesepakatan gencatan senjata di Gaza menghentikan agresi genosida Israel yang telah membunuh lebih dari 47.500 orang dan menghancurkan wilayah tersebut. Sementara itu, Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant pada November tahun lalu atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza. Israel juga menghadapi gugatan genosida di Mahkamah Internasional atas agresinya terhadap wilayah tersebut.

Sumber:

https://www.aa.com.tr

https://www.#

Baca Juga

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Kementerian Kesehatan Gaza Tegaskan Israel Hambat Obat dan Pangan Esensial

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

ShareTweetSendShare
Previous Post

PBB Bagikan 30.000 Gelang Identitas kepada Anak-anak di Gaza untuk Cegah Pemisahan Keluarga

Next Post

Bangun Kembali Gaza: Tempat Perlindungan Mendesak Dibutuhkan di Tengah Blokade Israel terhadap Pasokan Utama

Adara Relief International

Related Posts

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar
Berita Kemanusiaan

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

by Adara Relief International
Januari 15, 2026
0
20

Surat kabar Israel Haaretz melaporkan bahwa Amerika Serikat berpotensi mendanai pembangunan pabrik baru kendaraan tempur lapis baja di Israel dengan...

Read moreDetails
Kementerian Kesehatan Gaza Tegaskan Israel Hambat Obat dan Pangan Esensial

Kementerian Kesehatan Gaza Tegaskan Israel Hambat Obat dan Pangan Esensial

Januari 15, 2026
18
Apoteker Gaza Sulap Rumah Jadi Laboratorium Obat Darurat di Tengah Kepungan

Apoteker Gaza Sulap Rumah Jadi Laboratorium Obat Darurat di Tengah Kepungan

Januari 15, 2026
16
Pemerintah Palestina Desak Tekanan Internasional Hentikan Krisis Kemanusiaan Gaza

Pemerintah Palestina Desak Tekanan Internasional Hentikan Krisis Kemanusiaan Gaza

Januari 15, 2026
22
Israel Legalkan Lima Pos Permukiman Ilegal di Tepi Barat

Israel Legalkan Lima Pos Permukiman Ilegal di Tepi Barat

Januari 15, 2026
16
Gaza Kehilangan 85% Alat Penyelamatan, Operasi Darurat Terancam

Gaza Kehilangan 85% Alat Penyelamatan, Operasi Darurat Terancam

Januari 14, 2026
15
Next Post
Bangun Kembali Gaza: Tempat Perlindungan Mendesak Dibutuhkan di Tengah Blokade Israel terhadap Pasokan Utama

Bangun Kembali Gaza: Tempat Perlindungan Mendesak Dibutuhkan di Tengah Blokade Israel terhadap Pasokan Utama

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630