• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Jumat, Februari 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Kesaksian Tentara Israel Ungkap Kekacauan dan Pembunuhan Sewenang-wenang di Gaza

by Adara Relief International
November 11, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Kesaksian Tentara Israel Ungkap Kekacauan dan Pembunuhan Sewenang-wenang di Gaza
16
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Sebuah dokumenter berjudul Breaking Ranks: Inside Israel’s War, yang akan ditayangkan oleh ITV di Inggris dan dilaporkan oleh The Guardian, menampilkan kesaksian tentara Israel tentang hancurnya ketertiban hukum di Jalur Gaza. Para tentara menggambarkan bahwa pembunuhan warga sipil Palestina terjadi atas kemauan pribadi para komandan, tanpa kendali maupun aturan yang jelas.

“Jika ingin menembak, silakan menembak.” Daniel, seorang komandan unit tank, mengatakan, “Jika Anda ingin menembak tanpa kendali, Anda bisa.”

Kesaksian lain menyebut bahwa di Gaza tidak ada lagi prinsip militer seperti “sarana, niat, dan kemampuan”. “Kecurigaan saja sudah cukup. Seorang pria berusia 20–40 tahun yang berjalan di area terlarang dapat langsung dianggap ancaman,” kata Yotam Vilk, perwira korps lapis baja.

Seorang prajurit bernama Eli menambahkan bahwa hidup dan mati warga sipil bergantung sepenuhnya pada hati nurani komandan di lapangan. “Tidak ada aturan yang mengatur. Semua tergantung siapa yang memegang senjata,” ujarnya.

Penembakan dan Penggunaan Warga Sipil sebagai Perisai

Tentara Israel juga membenarkan praktik penggunaan warga sipil Palestina sebagai perisai manusia — sesuatu yang secara resmi dibantah militer Israel. Mereka mengungkapkan bahwa pasukan Israel menembaki warga yang tengah mencari bantuan di pusat distribusi makanan Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF), serta menembak tanpa alasan di zona aman.

Eli menceritakan insiden ketika seorang perwira senior memerintahkan tank untuk menembaki rumah di area aman hanya karena melihat seorang pria menjemur pakaian. “Ia bukan pengintai, tidak punya senjata, bahkan pasukan terdekat berjarak 700 meter. Tapi tank tetap menembak. Bangunan itu roboh, dan banyak yang terbunuh,” katanya.

Kesaksian para prajurit menunjukkan bahwa perilaku brutal tersebut dipengaruhi oleh retorika para pejabat Israel yang menyebut bahwa “tidak ada warga sipil tak bersalah di Gaza.” Daniel mengakui, “Kami mendengarnya terus-menerus, jadi kami mulai memercayainya.”

Beberapa rabi militer bahkan memperkuat pandangan ekstrem ini. Mayor Neta Caspin mengungkapkan, “Rabi brigade di sebelah saya berkata bahwa kita harus membalas dendam kepada mereka semua, termasuk warga sipil — tanpa pengecualian.”

Rabbi Avraham Zarbiv, tokoh ekstremis yang bertugas lebih dari 500 hari di Gaza, mengatakan: “Di sana, semuanya merupakan satu himpunan besar teroris.”

Berbagai laporan hak asasi manusia menunjukkan bahwa mayoritas korban perang adalah warga sipil. Lebih dari 69.000 warga Palestina telah terbunuh sejak awal agresi, dan ratusan lainnya terbunuh bahkan setelah gencatan senjata diumumkan.

Baca Juga

Israel Menyita 2.000 Dunam Tanah Palestina di Sebastia dan Burqa

Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Komisi Penyelidikan PBB pada September lalu menyimpulkan bahwa Israel telah melakukan genosida di Gaza. Kesimpulan ini didapat dari hasutan para pemimpin Israel, termasuk Presiden Isaac Herzog, yang menyalahkan seluruh rakyat Palestina tanpa membedakan antara kombatan dan warga sipil.

Kesaksian tentara dalam Breaking Ranks memperkuat laporan-laporan internasional tentang pelanggaran berat Israel di Gaza: dari pembunuhan sewenang-wenang, penggunaan warga sipil sebagai perisai manusia, hingga retorika kebencian yang dilembagakan secara sistematis. Semua ini menegaskan bahwa genosida yang terjadi bukan hasil kekacauan semata, melainkan akibat langsung dari doktrin militer dan politik yang menghapus batas antara musuh dan warga sipil.

Sumber: Qudsnen 

ShareTweetSendShare
Previous Post

RUU Hukuman Mati Israel Picu Kecemasan Keluarga Tawanan Palestina

Next Post

Penggalian Masjid Al-Aqsa: Upaya Israel untuk Menghapuskan Identitas Islam di Al-Quds (Yerusalem)

Adara Relief International

Related Posts

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo
Berita Kemanusiaan

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

by Adara Relief International
Februari 19, 2026
0
18

Para menteri pemerintah Israel secara terbuka menyatakan niat mereka untuk secara mendasar mengubah status politik dan hukum wilayah Palestina yang...

Read moreDetails
Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Februari 19, 2026
16
Israel Menyita 2.000 Dunam Tanah Palestina di Sebastia dan Burqa

Israel Menyita 2.000 Dunam Tanah Palestina di Sebastia dan Burqa

Februari 19, 2026
16
Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Februari 19, 2026
16
Ramadan yang Kini Hampa di Tengah Genosida Gaza

Ramadan yang Kini Hampa di Tengah Genosida Gaza

Februari 19, 2026
16
Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Februari 19, 2026
25
Next Post
Peresmian terowongan di “Kota David”, dekat lingkungan Masjid Al-Aqsa (MEE)

Penggalian Masjid Al-Aqsa: Upaya Israel untuk Menghapuskan Identitas Islam di Al-Quds (Yerusalem)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630