• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Selasa, Januari 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Kepala UNRWA: Situasi Mengerikan tengah Dihadapi Pengungsi Palestina

“Tanpa campur tangan negara-negara anggota, UNRWA akan runtuh dan menjerumuskan jutaan warga Palestina ke dalam kekacauan,”

by Adara Relief International
November 7, 2024
in Berita Kemanusiaan, Hubungan Internasional dan Politik, Hukum dan HAM, International, News
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Kepala UNRWA:  Situasi Mengerikan tengah Dihadapi Pengungsi Palestina

Philippe Lazzarini memperingatkan pada sesi Majelis Umum PBB tentang badan tersebut setelah Israel melarang aktivitasnya. [Anadolu Agency]

22
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Kepala Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) memperingatkan situasi mengerikan yang dihadapi pengungsi Palestina dan menekankan perlunya mendesak intervensi internasional, Anadolu Agency melaporkan.

“Tanpa campur tangan negara-negara anggota, UNRWA akan runtuh dan menjerumuskan jutaan warga Palestina ke dalam kekacauan,” Philippe Lazzarini memperingatkan pada sesi Majelis Umum PBB tentang Badan tersebut setelah Israel melarang aktivitasnya.

Lazzarini mencatat bahwa langkah legislatif terkini oleh Knesset atau parlemen Israel dengan menargetkan UNRWA sebagai “tujuan agresi”, dimaksudkan untuk membongkar layanan UNRWA.

Ia menyatakan bahwa tindakan tersebut tidak hanya melemahkan misi UNRWA, tetapi juga bertujuan untuk “menghapus hak Palestina dalam menentukan nasib sendiri dan menghilangkan aspirasi untuk solusi politik yang adil dengan “mengubah secara sepihak parameter yang telah lama ditetapkan dalam penyelesaian konflik Israel-Palestina.”

Israel telah berulang kali menyamakan staf UNRWA dengan anggota Hamas dalam upaya untuk mendiskreditkan mereka, tanpa memberikan bukti atas klaim tersebut. Israel kemudian melobi keras  agar UNRWA ditutup karena merupakan satu-satunya badan PBB yang memiliki mandat khusus untuk mengurus kebutuhan dasar pengungsi Palestina. 

Menurut Israel, jika badan tersebut tidak lagi ada, maka masalah pengungsi seharusnya dianggap selesai, dan hak sah bagi pengungsi Palestina untuk kembali ke tanah mereka tidak lagi diperlukan. Israel telah menolak hak untuk kembali (right of return) tersebut sejak akhir 1940-an, meskipun keanggotaannya di PBB awalnya disetujui dengan syarat bahwa pengungsi Palestina diizinkan kembali ke rumah dan tanah mereka.

Lazzarini menggambarkan Jalur Gaza sebagai “distopia yang mengerikan,” yang hancur akibat “pengeboman terbesar terhadap penduduk sipil sejak Perang Dunia II.”

Baca Juga

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak

Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Ia mengatakan bahwa bantuan kemanusiaan juga menjadi sangat terbatas, yang mengakibatkan kemiskinan meluas.

“Warga Palestina dibakar dan dikubur hidup-hidup oleh serangan udara (Israel),” sementara pengepungan brutal, serangan terhadap rumah sakit, dan penahanan pria serta anak-anak di lokasi rahasia semakin memperburuk krisis kemanusiaan di Gaza,” ujarnya.

Menyoroti kekerasan yang meluas di Tepi Barat yang diduduki, Lazzarini berkata, “Kekerasan pemukim dan serangan militer terjadi setiap hari. Infrastruktur publik dihancurkan, yang secara sengaja memberikan hukuman kolektif kepada warga Palestina.”

Ia menekankan bahwa ekonomi Palestina berada di ambang kehancuran, dan menambahkan bahwa “selama setahun terakhir, UNRWA telah menjadi penyelamat bagi rakyat Gaza. UNRWA adalah satu-satunya penopang kehidupan mereka yang masih bertahan.”

“Membubarkan UNRWA tidak akan menghapus status pengungsi Palestina. Status ini tetap ada terlepas dari keberadaan UNRWA, namun penghapusan tersebut akan berdampak buruk bagi kehidupan dan masa depan mereka,” jelasnya.

Menyoroti jumlah korban di kalangan staf, ia menyatakan: “Setidaknya 239 personel UNRWA telah terbunuh, lainnya ditahan dan dilaporkan disiksa, serta lebih dari dua pertiga fasilitas kami rusak atau hancur.”

Lazzarini mendesak negara-negara anggota untuk segera bertindak mencegah “implementasi undang-undang yang merugikan UNRWA” serta meminta agar setiap rencana transisi politik mencakup peran UNRWA.

“Terakhir, saya memohon agar negara-negara anggota agar mempertahankan pendanaan untuk UNRWA dan tidak menahan atau mengalihkan dana dengan asumsi bahwa badan ini tidak dapat beroperasi lagi,” tambahnya.

Presiden Majelis Umum, Philemon Yang, mendesak negara-negara anggota untuk menghormati hukum internasional, Piagam PBB, dan resolusi PBB.

“Oleh karena itu, saya mendesak pemerintah Israel untuk mematuhi kewajiban hukum internasionalnya dan mengizinkan UNRWA melanjutkan pekerjaannya yang penting di Gaza dan Tepi Barat yang diduduki, termasuk di Al-Quds (Yerusalem) bagian timur, sebagaimana diamanatkan oleh majelis ini,” katanya.

 

Sumber:

https://www.aa.com.tr

https://www.aljazeera.com

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

ShareTweetSendShare
Previous Post

Adara Salurkan Bantuan Sembako dan Air Bersih untuk 265 Keluarga Palestina yang Terdampak Agresi Israel di Lebanon

Next Post

Anak Palestina Usia 3 Tahun Diserang Anjing Tentara Israel

Adara Relief International

Related Posts

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak
Berita Kemanusiaan

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak

by Adara Relief International
Januari 19, 2026
0
17

Presiden AS Donald Trump secara resmi menguraikan struktur "Dewan Perdamaian", yang diharapkan dapat "memenuhi" 20 poin rencana Trump untuk Gaza,...

Read moreDetails
Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Januari 19, 2026
14
Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Januari 19, 2026
11
Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Januari 19, 2026
27
Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Januari 19, 2026
12
Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Januari 15, 2026
21
Next Post
Anak Palestina Usia 3 Tahun Diserang Anjing Tentara Israel

Anak Palestina Usia 3 Tahun Diserang Anjing Tentara Israel

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antara Sastra dan Peluru (2): Identitas, Pengungsian, dan Memori Kolektif dari kacamata Darwish dan Kanafani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630