Pusat Perlindungan Jurnalis Palestina (PJPC) pada Ahad (22/6) mengecam keras serangan berulang yang dilakukan oleh pasukan Israel terhadap tenda-tenda jurnalis yang didirikan di dekat Kompleks Medis Nasser, Khan Yunis, Jalur Gaza bagian selatan.
Dalam pernyataan resminya, PJPC menyebut bahwa operasi militer Israel di wilayah selatan dan tengah Khan Yunis menyebabkan tembakan dan serpihan misil menyasar ke arah tenda-tenda jurnalis, memaksa banyak jurnalis untuk meninggalkan tempat mereka dalam kondisi sangat berbahaya.
PJPC menjelaskan bahwa kamp tersebut terdiri dari 38 tenda media yang digunakan oleh sekitar 280 jurnalis, sebagian besar bertugas di sekitar kompleks medis untuk meliput agresi yang terus berlangsung.
PJPC menambahkan bahwa eskalasi serangan Israel telah memaksa sejumlah organisasi media untuk mengevakuasi pos mereka, yang secara signifikan membatasi kemampuan jurnalis dalam menjalankan tugasnya dan mengancam keselamatan mereka.
PJPC menegaskan bahwa tindakan-tindakan ini merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum humaniter internasional, yang menjamin perlindungan terhadap jurnalis sebagai warga sipil dalam konflik bersenjata, dan mengkriminalisasi serangan terhadap mereka maupun infrastruktur media.
Sumber:








