Israel telah menutup pintu masuk utama desa Aboud, timur laut Ramallah, selama lima hari berturut-turut. Sumber lokal mengatakan bahwa tentara Israel yang berjaga di menara pengawas militer di pintu masuk desa menutup gerbang logam yang berada di pintu masuk desa, melarang pergerakan mobil untuk masuk maupun keluar dari desa. Mereka juga memaksa penduduk agar mengambil rute alternatif yang panjang untuk dapat mencapai rumah atau tempat kerja mereka.Pihak Israel sama sekali tidak memberikan alasan atas penutupan pintu masuk ke desa tersebut.
Desa Aboud merupakan tempat tinggal bagi penduduk Palestina yang setengahnya beragama Kristen dan setengahnya lagi Muslim. Desa Aboud juga terkenal dengan banyaknya gereja dan biara, termasuk Gereja Ortodoks yang berasal dari era Bizantium. Sedangkan di sekeliling desa, terdapat sekelompok permukiman ilegal Israel yang mengelilinginya.
Israel membatasi kebebasan bergerak warga Palestina melalui berbagai kombinasi yang kompleks, antara lain: sekitar 100 pos pemeriksaan tetap, pos pemeriksaan terbang, jalan khusus pemukim dan berbagai penghalang fisik lainnya. Israel berdalih bahwa upaya penutupan yang mereka lakukan dengan tujuan keamanan. Padahal, sebenarnya hal tersebut bertujuan untuk memperkuat penjajahan militer Israel yang sudah berusia 55 tahun di Tepi Barat. Melalui berbagai pembatasan ini, Israel juga berupaya memperluas proyek kolonial pemukimnya dengan melakukan kekerasan rutin dan seringkali mematikan terhadap warga Palestina.
Sumber:
https://english.wafa.ps/Pages/Details/129653
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








