• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Jumat, Februari 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Israel Tunda Pembebasan 602 Tawanan Palestina Meski Hamas Telah Membebaskan Enam Tahanan

by Adara Relief International
Februari 24, 2025
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Israel Tunda Pembebasan 602 Tawanan Palestina Meski Hamas Telah Membebaskan Enam Tahanan

Keluarga dari tawanan Palestina yang akan dibebaskan berkumpul untuk menyambut kerabat mereka di Ramallah, Tepi Barat pada tanggal 23 Februari 2025. [Issam Rimawi – Anadolu Agency]

14
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Hamas mengecam Israel atas penundaan pembebasan tawanan Palestina yang telah disepakati dalam perjanjian gencatan senjata dan pertukaran tawanan di Gaza. Israel awalnya dijadwalkan membebaskan 620 tawanan Palestina pada Sabtu (22/02) sebagai bagian dari tahap pertama perjanjian tersebut, sebagai imbalan atas enam tahanan Israel yang dibebaskan oleh Hamas. Namun, pemerintah Israel menunda pelepasan tawanan dengan alasan adanya “penyerahan sandera yang mempermalukan.”

Juru bicara Hamas, Abdul Latif Al-Qanou, menegaskan bahwa kegagalan Israel dalam membebaskan tawanan Palestina pada tanggal yang telah disepakati merupakan “pelanggaran mencolok terhadap perjanjian gencatan senjata.” Ia juga menyatakan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, terus mengulur waktu meskipun Hamas telah menunjukkan itikad baik dalam memenuhi kesepakatan tersebut.

“Kami menyerukan kepada para mediator dan penjamin perjanjian ini untuk menekan Israel agar menghormati dan menjalankan kesepakatan tanpa ada penundaan lebih lanjut,” kata Al-Qanou.

Sementara itu, pemimpin Hamas, Mahmoud Mardawi, menegaskan bahwa kelompoknya tidak akan melanjutkan negosiasi dengan Israel melalui perantara sebelum semua tawanan Palestina yang telah disepakati dibebaskan.

Penundaan ini memicu kecaman luas. Kantor Media Tawanan Palestina menuding Israel melakukan pelanggaran terhadap kesepakatan tersebut. Menurut Nahed Al-Fakhouri, salah satu pejabat kantor tersebut, beberapa tawanan Palestina bahkan mengalami kekerasan sebelum dibebaskan, dan Israel diduga berusaha memanipulasi daftar tawanan yang dijadwalkan untuk dilepaskan.

Baca Juga

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Media Israel melaporkan bahwa keputusan akhir mengenai pembebasan tawanan Palestina masih menunggu konsultasi keamanan yang dipimpin Netanyahu. Hingga saat ini, otoritas Israel belum memberikan instruksi resmi kepada Layanan Penjara Israel (IPS) untuk melaksanakan pembebasan para tawanan.

Hamas sendiri menegaskan kesiapannya untuk membebaskan seluruh tawanan Israel jika Israel bersedia membebaskan semua tawanan Palestina yang berada di penjara-penjara Israel.

Gencatan senjata di Gaza yang disertai dengan pertukaran ini mulai berlaku bulan lalu, menghentikan agresi militer Israel yang telah menyebabkan lebih dari 48.300 korban jiwa, mayoritasnya adalah anak-anak dan perempuan. Agresi tersebut juga menghancurkan sebagian besar wilayah Gaza.

Di sisi lain, Israel kini menghadapi tekanan hukum internasional. Mahkamah Pidana Internasional (ICC) telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza. Selain itu, Israel juga sedang menghadapi gugatan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) akibat serangan brutalnya terhadap wilayah tersebut.

Sumber: 

https://qudsnen.co

https://www.#

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

ShareTweetSendShare
Previous Post

Hasbara: Propaganda Israel dalam Mendistorsi Fakta

Next Post

Israel Perpanjang Invasi di Kamp Pengungsi Tepi Barat, Ribuan Warga Palestina Terusir

Adara Relief International

Related Posts

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo
Berita Kemanusiaan

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

by Adara Relief International
Februari 19, 2026
0
22

Para menteri pemerintah Israel secara terbuka menyatakan niat mereka untuk secara mendasar mengubah status politik dan hukum wilayah Palestina yang...

Read moreDetails
Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Februari 19, 2026
17
Israel Menyita 2.000 Dunam Tanah Palestina di Sebastia dan Burqa

Israel Menyita 2.000 Dunam Tanah Palestina di Sebastia dan Burqa

Februari 19, 2026
17
Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Februari 19, 2026
17
Ramadan yang Kini Hampa di Tengah Genosida Gaza

Ramadan yang Kini Hampa di Tengah Genosida Gaza

Februari 19, 2026
17
Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Februari 19, 2026
25
Next Post
Israel Perpanjang Invasi di Kamp Pengungsi Tepi Barat, Ribuan Warga Palestina Terusir

Israel Perpanjang Invasi di Kamp Pengungsi Tepi Barat, Ribuan Warga Palestina Terusir

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630