Pasukan Israel lagi-lagi menembak mati seorang remaja Palestina berusia 19 tahun pada Rabu pagi (20/9) di Kota Jericho, Tepi Barat. Dhargham al-Akhras (19), meninggal karena luka-lukanya setelah terjadi penembakan di Kamp Aqbat Jabr. Akhras sempat dilarikan ke Rumah Sakit Jericho setelah mengalami cedera kepala serius, namun staf medis menyatakan dia meninggal.
Setelah pembunuhan tersebut, Kementerian Kesehatan Palestina mengeluarkan pernyataan, “Korban tewas sejak kemarin malam, Selasa, hingga Rabu pagi bertambah menjadi enam orang, termasuk empat orang tewas di Jenin, satu di Gaza, dan satu di Jericho.”
Tahun ini diperkirakan akan menjadi salah satu tahun paling berdarah di Tepi Barat. Menurut penghitungan Middle East Eye, setidaknya 222 warga Palestina telah dibunuh oleh pasukan Israel pada tahun ini, termasuk 38 anak-anak. Sebanyak 185 orang tewas di Tepi Barat dan Yerusalem Timur, sedangkan 37 orang lainnya tewas di Jalur Gaza.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini
#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها








