Pasukan angkatan laut Israel kembali menembaki kapal nelayan Palestina di lepas pantai utara Jalur Gaza yang diblokade. Pada Kamis pagi (23/6), kapal perang Israel menyerang para nelayan Gaza dan Al-Waha yang sedang berlayar di pantai Al-Sudaniya dengan senapan mesin. Israel memaksa mereka untuk menghentikan pekerjaan dan kembali ke rumah. Berdasarkan laporan, tidak ada korban dalam penyerangan tersebut.
Menurut Asosiasi Nelayan Palestina di Gaza, terdapat sekitar 4.000 nelayan yang bekerja di sektor perikanan Gaza. Para nelayan tersebut menghidupi sekitar 50.000 tanggungan. Organisasi hak asasi manusia telah menganggap profesi tersebut berbahaya karena Israel seringkali menyerang para nelayan di laut.
Bersamaan dengan itu, sejumlah tank dan buldoser Israel serta beberapa kendaraan militer menyerbu pagar selatan Jalur Gaza. Tentara menembakkan gas air mata dan tembakan langsung ke arah mereka untuk mengusir para pertani.
Secara teratur, tentara Israel menembak dan meratakan lahan pertanian di daerah sekitar pagar. Serangan ini menyebabkan kerusakan besar pada tanaman dan mencegah petani bekerja di ladang mereka. Selain itu, pasukan juga menyemprotkan bahan beracun untuk merusak tanaman dan memaksa petani menjauh dari lahan mereka.
Sumber: https://www.#/20220623
***
Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.
Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar program bantuan untuk Palestina.
Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.








