• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Jumat, Februari 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Ingin Hapus Identitas Palestina, Israel Melarang Penjualan Semua Benda yang Ada Simbol Palestina

by Adara Relief International
September 13, 2023
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
12 Orang Palestina Jadi Korban Badai Libya, Salah Satunya Anak Usia 5 Tahun
28
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Polisi Israel di Kota Tua Al-Quds (Yerusalem) Timur melarang para pedagang untuk menjual kaos bergambar bendera Palestina dan simbol nasionalisme Palestina lainnya. Polisi Israel mengatakan mereka melarang penjualan barang-barang dengan identitas Palestina karena merupakan “barang selundupan”. Tindakan keras yang diskriminatif ini merupakan upaya untuk menghapus identitas Palestina di kota Al-Quds. Di sisi lain, toko-toko di Kota Tua tetap menawarkan pakaian dengan simbol militer Israel dan klub sepak bola sayap kanan. 

Di antara barang-barang yang dilarang adalah: kaos bertuliskan slogan “Bebaskan Palestina”, gambar kunci yang melambangkan hak pengungsi Palestina untuk kembali, dan souvenir bergambar peta Palestina. Para pemilik toko mengatakan kepada Haaretz bahwa polisi telah mengancam mereka untuk tidak memamerkan barang-barang tersebut secara terbuka. Dalam beberapa kasus, Israel memaksa para pedagang untuk segera berhenti menjualnya.

Selama setahun terakhir, polisi Israel telah memperluas larangannya terhadap barang-barang dengan simbol Palestina. Mereka mengklaim bahwa pakaian atau aksesori apa pun yang berbau Palestina telah mempromosikan “terorisme dan kekerasan.” Logika yang tidak masuk akal ini menganggap bendera Palestina menginspirasi lebih banyak kekerasan daripada senjata-senjata Israel yang beredar sangat luas. Polisi telah memperluas aturan rasis tersebut selama dua bulan terakhir dengan melarang keras pakaian dan aksesoris dengan simbol nasionalis Palestina.

Aturan ini berdasar pada upaya baru-baru ini dari anggota parlemen Israel untuk melarang pengibaran bendera Palestina selama demonstrasi. Dalam beberapa pekan terakhir, pengunjuk rasa di Sheikh Jarrah ditangkap hanya karena mengibarkan bendera. Bahkan polisi juga menggeledah tas sekolah anak-anak sekolah Palestina di kompleks Al-Aqsa dan menyita buku pelajaran yang terdapat gambar bendera Palestina.

Pemilik toko mengatakan, polisi terlebih dahulu mengeluarkan peringatan untuk menyingkirkan barang terlarang tersebut. Jika pemilik toko menolak, polisi akan mengerahkan lembaga lain seperti Kementerian Kesehatan untuk mencari alasan apa pun agar dapat memberi hukuman kepada mereka. “Polisi datang dan mengatakan kami tidak boleh menjual apa pun yang terkait dengan Palestina,” kata seorang pedagang. “Saya tidak tertarik dengan politik, saya hanya ingin menghasilkan uang. Yang mereka pedulikan hanyalah bendera, padahal kekerasan dan rasisme di mana-mana.”

Sumber:

https://www.#

https://daysofpalestine.ps

Baca Juga

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها

Tags: ApartheidPalestinaUpdate Palestina
ShareTweetSendShare
Previous Post

12 Orang Palestina Jadi Korban Badai Libya, Salah Satunya Anak Usia 5 Tahun

Next Post

Kisah Tawanan Perempuan (Bagian III): Hari Ketika Anak-anakku Tercerai-berai (Kahera Als’adi)

Adara Relief International

Related Posts

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo
Berita Kemanusiaan

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

by Adara Relief International
Februari 19, 2026
0
18

Para menteri pemerintah Israel secara terbuka menyatakan niat mereka untuk secara mendasar mengubah status politik dan hukum wilayah Palestina yang...

Read moreDetails
Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Pembersihan Puing-Puing di Gaza Membutuhkan Waktu 7 Tahun

Februari 19, 2026
16
Israel Menyita 2.000 Dunam Tanah Palestina di Sebastia dan Burqa

Israel Menyita 2.000 Dunam Tanah Palestina di Sebastia dan Burqa

Februari 19, 2026
16
Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Israel Batasi Jemaah Masjid Al-Aqsa, Larang Mesaharati Berkeliling Selama Ramadan

Februari 19, 2026
16
Ramadan yang Kini Hampa di Tengah Genosida Gaza

Ramadan yang Kini Hampa di Tengah Genosida Gaza

Februari 19, 2026
16
Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Ramadan di Gaza: Antara Kehancuran dan Kelangsungan Hidup

Februari 19, 2026
25
Next Post
Kisah Tawanan Perempuan (Bagian III)_ Hari Ketika Anak-anakku Tercerai-berai (Kahera Als’adi)

Kisah Tawanan Perempuan (Bagian III): Hari Ketika Anak-anakku Tercerai-berai (Kahera Als’adi)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630