Pasukan pendudukan Israel pada Minggu (6/11) menggerebek sekolah anak laki-laki yang terletak di lingkungan Desa As-Sawiya dan al-Lubban al-Sharqiya, di selatan Nablus. Pasukan mengancam siswa dan guru dengan melepaskan tembakan pada mereka, menurut sumber-sumber lokal.
Ghassan Daghlas, seorang aktivis anti-pendudukan setempat, mengatakan kepada WAFA bahwa tentara Israel menggerebek sekolah itu dua kali pada pagi hari dan mengancam akan menembaki setiap siswa yang diduga melempari mereka dengan batu. Sekolah yang terletak di sepanjang Rute 60 yang menghubungkan distrik utara dan tengah Tepi Barat tersebut sering menjadi sasaran serangan oleh pasukan pendudukan dan pemukim Israel, dan telah berulang kali ditutup akibat serangan ini.
Pada hari yang sama, konfrontasi meletus antara warga Palestina dan pasukan pendudukan Israel dengan latar belakang pembukaan jalan khusus pemukim dengan mengorbankan tanah Palestina yang sedang berlangsung di dekat dua desa.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








