Tahun ini, tidak akan ada lampu Natal di Betlehem ataupun parade perayaan di Al-Quds (Yerusalem). Para pemimpin Kristen dan otoritas lokal memutuskan untuk membatalkan semua perayaan umum pada hari Natal dan menyatakan bahwa itu tidak pantas dilakukan di tengah pengeboman dan agresi yang terus berlangsung di Gaza.
Para pemimpin gereja di Al-Quds meminta umat Kristen untuk menahan diri dari kegiatan Natal yang tidak perlu. Hal yang sama juga dilakukan oleh gereja Katolik di Al-Jalil (Galilea). Presiden Dewan Gereja-gereja Injili Lokal di Al-Quds, Munir Kakish, mengatakan bahwa keputusan ini diambil karena terdapat ribuan jiwa yang terbunuh di Gaza. Dia menambahkan bahwa pihaknya hanya akan mengadakan ibadah tradisional dan renungan tentang makna Natal.
sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini
#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها








