Militer Israel terus melancarkan serangan besar-besaran di Kota Tulkarm dan kamp pengungsi di wilayah utara Tepi Barat yang diduduki. Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, dua orang terbunuh dan tiga lainnya terluka ketika pasukan Israel menargetkan sebuah kendaraan di dekat kamp tersebut.
Pasukan Israel dilaporkan telah dikerahkan di beberapa lingkungan kota dan memperkuat kehadiran militernya. Hamas, melalui sayap bersenjatanya, Brigade al-Qassam, menyebut serangan tersebut sebagai “upaya putus asa untuk menghilangkan perlawanan”. Mereka juga menegaskan bahwa “waktu serangan pembunuhan yang bertepatan dengan intensifikasi agresi di Tepi Barat membuktikan bahwa tindakan ini tidak akan membawa keamanan dan stabilitas bagi pendudukan.”
Serangan ini juga menyasar infrastruktur kesehatan. Kendaraan militer Israel terlihat di depan Rumah Sakit Pemerintah Martir Thabet Thabet dan Rumah Sakit Khusus Israa. Pasukan Israel menghentikan dan menggeledah tim ambulans, sehingga menghambat pekerjaan mereka dalam memberikan bantuan darurat.
Sementara itu, di wilayah Tulkarm lainnya, pasukan Israel menyerbu Kota Qaffin pada hari Senin. Selain itu, jalan-jalan di Tulkarm diratakan dengan buldoser oleh pasukan Israel sebagai bagian dari operasi militer mereka.
Eskalasi serangan juga terjadi di Jenin, ketika pasukan Israel meledakkan sebuah rumah di Kamp Pengungsi Jenin. Kota ini telah menjadi sasaran utama dalam serangan besar yang dilancarkan oleh Israel. Menurut laporan dari media berbahasa Arab, Israel terus mengirimkan pasukan tambahan ke Tulkarm untuk memperkuat operasinya di wilayah utara Tepi Barat.
Serangan yang terus berlangsung ini menunjukkan intensifikasi militer Israel di Tepi Barat, dengan dampak yang semakin luas terhadap warga sipil Palestina, infrastruktur, dan situasi kemanusiaan secara keseluruhan.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








