Duta besar Uganda untuk PBB Adonia Ayebare, mengkritik Julia Sebutinde, hakim asal Uganda, setelah keluarnya putusan ICJ. Sebutinde memberikan suara menentang pengajuan Afrika Selatan ke ICJ yang menyerukan pengadilan untuk menghentikan serangan militer Israel terhadap Gaza.
Meskipun demikian, pengadilan PBB memerintahkan Israel untuk mengambil semua langkah untuk mencegah tindakan genosida di Gaza. Putusan tersebut tidak menyuruh Israel mengakhiri operasi militernya di Gaza.
“Putusan Julia Sebutinde di Mahkamah Internasional tidak mewakili posisi pemerintah Uganda tentang situasi di Palestina. Dukungan Uganda terhadap penderitaan rakyat Palestina telah diungkapkan melalui pola pemungutan suara Uganda di Perserikatan Bangsa-Bangsa.”, ucap Ayebare.
Sementara itu, sejumlah negara juga menanggapi putusan ICJ, seperti:
Pakistan, yang meminta implementasi penuh keputusan pengadilan agar hak asasi manusia, martabat, dan identitas rakyat Palestina sebagai kelompok yang berbeda dijaga dan dilindungi.
“Kami menganggap putusan ICJ ini tepat waktu dan tonggak penting dalam mengejar keadilan bagi rakyat Palestina dan pertanggungjawaban internasional terhadap Israel,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri negara tersebut.
Tunisia, yang menyatakan “kepuasan besar” dengan keputusan tersebut, menganggapnya sebagai momen bersejarah bagi rakyat Palestina dalam perjuangan mereka untuk keadilan terhadap penjajahan Israel.
Aljazair mengatakan putusan tersebut sebagai awal dari akhir era impunitas bagi Israel dan juga mengatakan sedang berupaya meminta Dewan Keamanan PBB mengadakan pertemuan untuk memaksa Israel mematuhi keputusan mahkamah internasional.
Qatar menyambut baik keputusan sementara tersebut dan mengatakan bahwa perintah tersebut “mencerminkan besarnya ancaman genosida yang dihadapi saudara-saudara Palestina kami di Jalur Gaza”.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








