• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Jumat, Oktober 16, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Dokter Gaza: “Jika Saya Pergi, Siapa yang Merawat Pasien Saya?”

by Adara Relief International
November 15, 2023
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Dokter Gaza: "Jika Saya Pergi, Siapa yang Merawat Pasien Saya?"
37
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Serangan udara Israel menghantam rumah Hammam Alloh, seorang Dokter di RS Al Shifa Gaza, pada Ahad, 12 November, membunuh ia dan ayahnya. Namun, sebelum bom merenggut nyawa Hammam dan keluarganya, ia sempat diwawancarai oleh televisi internasional yang mempertanyakan mengapa ia enggan melakukan evakuasi ke luar wilayah Gaza. Ia mengatakan, “Jika saya pergi, siapa yang akan merawat pasien saya?”

Hammam Alloh adalah seorang ahli nefrologi Palestina di Rumah Sakit Al-Shifa di Gaza. Ia tewas dalam serangan udara Israel. Berdasarkan laporan portal berita independen Democracy Now, dalam wawancara terakhirnya, ia menentang keras arahan Israel untuk pindah ke selatan dan berbicara tentang tugasnya sebagai dokter untuk pasien-pasiennya.

Ketika ditanya mengapa ia tidak pindah ke Gaza selatan bersama keluarganya, Hammam mengatakan kepada Democracy Now, “Jika saya pergi, siapa yang akan merawat pasien saya? Mereka bukan binatang. Mereka memiliki hak untuk mendapatkan perawatan kesehatan yang layak.”

Baca Juga

Mendekap yang Tersisa: Menjaga Anak Yatim Gaza Tetap Tumbuh

Setahun Gencatan Senjata, Warga Gaza Masih Meninggal Akibat Blokade

“Anda pikir untuk apa saya belajar kedokteran selama total 14 tahun, jika hanya untuk memikirkan hidup saya dan bukan pasien saya? Apakah Anda berpikir saya pergi ke sekolah kedokteran hanya untuk memikirkan hidup saya?” Ia menambahkan lebih lanjut. 

Ben Thomson, seorang rekan ahli nefrologi, yang pernah bekerja dengan Hammam, mengatakan bahwa dokter Palestina tersebut menginginkan “kehidupan yang bebas, adil, dan merdeka di Palestina,” demikian dilaporkan Democracy Now.

Thomson mengatakan bahwa Hammam terbunuh dalam serangan udara Israel, bersama dengan ayahnya, ayah mertuanya, dan saudara iparnya, ketika sedang berada di rumah istrinya, kata Thomson. Keluarga Hammam yang selamat hanya istri dan dua anaknya yang berusia 4 dan 5 tahun.

Rumah sakit di Gaza utara, yang telah berjuang mengatasi pemadaman listrik dan pertempuran di sekitarnya, beberapa waktu terakhir ini dikepung oleh pasukan penjajah. Al-Shifa, rumah sakit terbesar di Jalur Gaza, telah berhenti berfungsi dan kematian di antara pasien terus meningkat di tengah kepungan dan serangan Israel yang gencar, lapor Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada hari Ahad. 

Sumber:

https://internasional.republika.co.id

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها

Tags: GazaInternasioNasionalPalestinaUpdate Palestina
ShareTweetSendShare
Previous Post

Doctors Without Borders: Israel Serang Ambulans dan Pasien di dekat Rumah Sakit Al-Shifa

Next Post

Hujan Lebat di Gaza Membawa Berita Ketakutan bagi Warga Palestina yang Kehilangan Tempat Tinggal

Adara Relief International

Related Posts

Mendekap yang Tersisa: Menjaga Anak Yatim Gaza Tetap Tumbuh
Anak

Mendekap yang Tersisa: Menjaga Anak Yatim Gaza Tetap Tumbuh

by Adara Relief International
Oktober 16, 2026
0
20

Pagi datang perlahan ke sebuah tenda pengungsian di Gaza. Di luar, jalanan mulai ramai lagi—sesuatu yang beberapa bulan lalu terasa...

Read moreDetails
Setahun Gencatan Senjata, Warga Gaza Masih Meninggal Akibat Blokade

Setahun Gencatan Senjata, Warga Gaza Masih Meninggal Akibat Blokade

Oktober 14, 2026
21
Pakar PBB Desak FAO Tegakkan HAM dan Lindungi Pekerja yang Mendokumentasikan Kelaparan di Gaza

Pakar PBB Desak FAO Tegakkan HAM dan Lindungi Pekerja yang Mendokumentasikan Kelaparan di Gaza

Oktober 14, 2026
16
Rumah Rusak di Gaza Terancam Runtuh, Warga Kembali Mengungsi

Rumah Rusak di Gaza Terancam Runtuh, Warga Kembali Mengungsi

Oktober 14, 2026
19
Der Spiegel: Tentara Israel Ungkap Kejahatan Perang di Gaza

Der Spiegel: Tentara Israel Ungkap Kejahatan Perang di Gaza

Oktober 14, 2026
25
PBB Verifikasi 1.076 Kematian Warga Palestina di Gaza Selama Gencatan Senjata

PBB Verifikasi 1.076 Kematian Warga Palestina di Gaza Selama Gencatan Senjata

Oktober 14, 2026
19
Next Post
Hujan Lebat di Gaza Membawa Berita Ketakutan bagi Warga Palestina yang Kehilangan Tempat Tinggal

Hujan Lebat di Gaza Membawa Berita Ketakutan bagi Warga Palestina yang Kehilangan Tempat Tinggal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Ketika Luka Sesama Adalah Luka Kita: Upaya Menyatukan Kepingan Ukhuwah Melalui Kepedulian

    Ketika Luka Sesama Adalah Luka Kita: Upaya Menyatukan Kepingan Ukhuwah Melalui Kepedulian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bagaimana Al-Qur’an Membangun Cara Pandang Islam terhadap Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Kemanusiaan Batch Dua Sahabat Adara Tiba di Nusa Tenggara Timur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • “Pandemi Disabilitas” Ciptakan Penderitaan Tak Berujung Bagi Perempuan dan Anak-Anak Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630