Pasukan penjajah Israel (IOF) pada Sabtu (9/9), membunuh seorang anak Palestina dalam serangan militer ke Kota Hebron di Tepi Barat. Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan bahwa Milad Al-Raa’e (15), tewas akibat tembakan pasukan Israel di bagian perutnya dalam agresi Israel di kamp Al-Arroub, sebelah utara Hebron.
Pasukan Zionis Israel menyerbu kamp Al-Arroub dan menembakkan peluru tajam serta tabung gas air mata beracun ke sejumlah pemuda dan anak-anak Palestina. Akibatnya, puluhan warga Palestina mengalami lemas akibat menghirup gas beracun tersebut.
Selama beberapa bulan, pasukan penjajah Israel telah melakukan serangan militer di Tepi Barat, terkonsentrasi di kota Nablus dan Jenin. Menurut data statistik, pasukan Israel telah membunuh lebih banyak warga Palestina di Tepi Barat pada tahun 2023 dibandingkan tahun-tahun sebelumnya sejak Intifada Kedua.
Sejak awal 2023, setidaknya 230 warga Palestina telah dibunuh dalam serangan Israel di wilayah Palestina yang dijajah.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini
#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها







](https://adararelief.com/wp-content/uploads/2023/09/Kisah-Tawanan-Perempuan-Palestina-bagian-I-Ingatan-tentang-Penyiksaan-Sanaa-Shihada-75x75.jpg)
