• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Jumat, Juni 12, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Publikasi Palestina dalam Gambar

Palestina dalam Gambar, Mei 2026

by Adara Relief International
Juni 12, 2026
in Palestina dalam Gambar, Publikasi
Reading Time: 1 min read
0 0
0
Palestina dalam Gambar
15
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram
Pekerja di Jalur Gaza terpaksa mengambil risiko tinggi di lingkungan kerja yang ekstrem akibat hancurnya roda perekonomian dan melonjaknya angka pengangguran (1/5). Ketiadaan pilihan pekerjaan lain membuat warga harus bertahan dengan upah rendah yang tidak sebanding dengan tingkat kelelahan fisik yang mereka hadapi. (Abdelhakim Abu Riash/ Al Jazeera)
Tentara Israel melakukan penjagaan ketat selama penyerbuan para pemukim ilegal di wilayah Al-Khalil (Hebron), Tepi Barat yang diduduki (2/5). Hal ini menimbulkan kontroversi setelah komandan pasukan Israel, Mayor Jenderal Avi Bluth, secara terbuka memperingatkan bahwa meningkatnya kekerasan oleh kelompok pemukim ekstremis dapat memicu pemberontakan besar dari warga Palestina. (Mussa Qawasma/ Reuters)
Dua aktivis kemanusiaan, Saif Abu Keshek asal Barcelona dan Thiago Ávila dari Brasil, dihadirkan di pengadilan Ashkelon setelah Israel menculik dan menyandera mereka (3/5). Keduanya merupakan bagian dari gerakan Global Sumud Flotilla yang Israel tangkap setelah militer Israel mencegat setidaknya 22 kapal bantuan di perairan internasional dekat Yunani saat mencoba menembus blokade laut Gaza. (Amir Cohen/ Reuters)
Pasukan Israel menghancurkan sebuah rumah bertingkat dua milik warga Palestina di Desa Ed-Deirat, Hebron, saat menggelar operasi keamanan di wilayah Tepi Barat selatan (4/5). Sejumlah negara Eropa telah memperingatkan mengenai memburuknya stabilitas wilayah akibat perluasan pemukiman ilegal yang dinilai melanggar hukum internasional. (Wisam Hashlamoun/ Anadolu Agency/ MEE)
Kondisi layanan kesehatan di Rumah Sakit Martir Al-Aqsa, Deir al-Balah, kian kritis setelah 86 persen persediaan alat uji laboratorium dan bank darah telah habis (5/5). Habisnya pasokan vital seperti alat uji gas darah ini mengancam keselamatan pasien akibat pembatasan ketat pengiriman logistik medis ke Jalur Gaza. (Foto: Doaa Albaz/ ActiveStill)
Sejumlah seniman dan aktivis memblokir pintu masuk Paviliun Israel dengan spanduk protes di sela-sela gelaran Biennale Seni Venesia ke-61 di Italia (6/5). Aksi boikot dan pemogokan 24 jam yang diselenggarakan oleh Aliansi Seni Bukan Genosida ini menuntut penutupan paviliun tersebut sebagai bentuk solidaritas terhadap Palestina. (Marco Bertorello/ AFP/ The Guardian)
Seorang petani Palestina memeriksa sisa-sisa tanaman anggur miliknya yang hancur diratakan oleh buldoser militer Israel di Lembah al-Baqa’a, Hebron (7/5). Penghancuran sekitar 30.000 pohon produktif berusia puluhan tahun ini mengancam mata pencaharian warga setempat yang bergantung penuh pada komoditas anggur sebagai produk pertanian utama mereka. (Mushab Shawer/ ActiveStill)
Ribuan pelari domestik dan internasional memadati titik awal di depan Gereja Kelahiran saat mulainya ajang Maraton Internasional Palestina kesepuluh di Betlehem (8/5). Mengusung pesan persatuan tanah air, kompetisi tahun ini kembali menggelar perlombaan paralel di wilayah Gaza setelah sempat terhenti selama dua tahun akibat agresi. (Abdel Kareem Hana/ AP Photo/ Anadolu)
Seorang perempuan Palestina memandangi gaun pengantin yang dipajang di dekat tumpukan puing bangunan di Khan Younis, Jalur Gaza selatan (9/5). Akibat kelangkaan barang dan lonjakan harga pascaperang, banyak calon pengantin di wilayah tersebut kini beralih ke gaun bekas atau pakaian hasil perbaikan demi tetap bisa menggelar pernikahan. (Mahmoud Issa/ Reuters)
Otoritas keamanan di Gaza mengonfirmasi gugurnya dua personel kepolisian serta seorang warga sipil dalam serangkaian serangan udara dan pesawat tanpa awak Israel di beberapa titik (10/5). Selain menjatuhkan korban jiwa di Khan Younis dan kamp pengungsian Maghazi, serangan terpisah tersebut juga menyebabkan sejumlah warga lainnya terluka. (Yeni Safak/ MEE/ WAFA)
Alaa Jouda mendirikan tempat beralindung sementara dari kayu di atas puing-puing rumah berlantai empat miliknya yang hancur di kamp pengungsian Al-Shati, Gaza utara (11/5). Mantan kontraktor bangunan dan tukang kayu ini memanfaatkan material sisa reruntuhan. Berdasarkan data PBB, setidaknya 92 persen rumah di wilayah tersebut telah hancur atau rusak parah akibat serangan militer yang memaksa hampir seluruh penduduk mengungsi. (Yousef Zaanoun/ ActiveStill)
Seorang penonton membentangkan bendera Palestina di tengah ketegangan babak semifinal Kontes Lagu Eurovision yang berlangsung di Wina, Austria (12/5). Ajang kompetisi musik ini memicu kontroversi dan protes keras setelah lima negara memutuskan melakukan boikot atas keikutsertaan Israel di tengah genosida Gaza yang masih berlanjut. (Lisa Leutner/ Reuters)
Para pelayat mengusung jenazah Zakaria Qatusa (44) dalam prosesi pemakaman di Kota Deir Qaddis, Tepi Barat (13/5). Warga Palestina tersebut ditembak oleh polisi Israel saat mencoba memanjat dinding beton pembatas yang memisahkan wilayah Tepi Barat dengan Al-Quds. (Mahmoud Illean/AP Photo/Al Jazeera)
Puluhan ribu warga ultranasionalis Israel memadati kawasan Kota Tua Al-Quds (Yerusalem) saat menggelar aksi pawai bendera tahunan dalam rangka Hari Yerusalem (14/5). Aksi yang didominasi oleh kelompok pemuda ini memicu ketegangan setelah para peserta meneriakkan yel-yel provokatif, memaksa warga Palestina menutup toko dan tetap berada di dalam rumah. (Ammar Awad/ Reuters/ Al Jazeera)
Kobaran api besar melalap sebuah bangunan tempat tinggal di lingkungan Rimal, Kota Gaza, setelah hancur akibat serangan udara militer Israel (15/5). Serangan udara terpisah yang menyasar gedung hunian dan sebuah mobil sipil tersebut membunuh sedikitnya tujuh warga Palestina, termasuk tiga perempuan dan seorang anak. (Dawoud Abu Alkas/ Reuters/ Anadolu/ Al Jazeera)
Ribuan demonstran pro-Palestina melakukan aksi jalan santai dari Kensington menuju Waterloo Place di London guna memperingati Nakba (16/5). Selain menyuarakan kemerdekaan Palestina, massa juga membawa berbagai poster antiganosida dan antifasis sambil menegaskan bahwa aksi damai ini sama sekali tidak menoleransi sentimen antisemitisme. (BBC/ Getty Images)
Para pelayat mengusung jenazah dua warga Palestina, Baha Barut dan Abdel Karim Nassar, menuju Pemakaman Sheikh Radwan di Kota Gaza setelah disalatkan di Masjid Raya Al-Shati (17/5). Kedua korban terbunuh akibat serangan drone militer Israel yang dinilai kembali melanggar kesepakatan gencatan senjata yang telah berlaku sejak Oktober 2025. (Saeed M. M. T. Jaras/Anadolu/ MEMO/ Palinfo)
Kapal militer Israel mendekati iring-iringan kapal kemanusiaan Global Sumud Flotilla sebelum melakukan penggerebekan di perairan internasional dekat Siprus (18/5). Pasukan Israel dilaporkan menyergap sejumlah kapal secara paksa dan menculik seluruh kru yang berusaha menembus blokade untuk menyalurkan bantuan ke Jalur Gaza. (Global Sumud Flotilla/ Al Jazeera/ ABC News)
Sejumlah anak Palestina menerbangkan layang-layang bertuliskan pesan tuntutan hak mereka dalam acara bertajuk “My Space, My Kite” di lingkungan Al-Amal, Khan Yunis (19/5). Melalui layang-layang yang bertuliskan ‘hak atas pendidikan’ dan ‘hak atas kesehatan’ tersebut, mereka mengirimkan pesan simbolis kepada dunia agar bisa hidup dalam damai dan aman. (Doaa Albaz/ ActiveStill)
Seorang anak Badui Palestina menunggangi keledai di Desa Khan al-Ahmar dekat Jericho, Tepi Barat (20/5). Kawasan permukiman ini terancam digusur setelah menteri Israel, Bezalel Smotrich, memerintahkan evakuasi paksa di tengah kontroversi rencana pendaftaran kepemilikan tanah secara digital oleh Israel yang dinilai sebagai langkah kolonial. (Mohammed Torokman/ Reuters/ Al Jazeera)
Para pengungsi Palestina antre untuk mendapatkan makanan dari dapur kemanusiaan di Nuseirat, Gaza tengah (21/5). Sejumlah pemimpin lembaga kemanusiaan memperingatkan bahwa Resolusi DK PBB No. 2803 dan kerangka perdamaian 20 poin gagal menyalurkan bantuan yang dijanjikan kepada warga sipil. (AFP/ Arab News)
Para aktivis kemanusiaan dari Armada Global Sumud turun dari pesawat setibanya di Bandara Istanbul, Turki, setelah dideportasi oleh otoritas Israel (21/5). Sebanyak 430 aktivis pro-Palestina ini sebelumnya diculik di perairan internasional Mediterania saat mencoba membawa bantuan simbolis ke Jalur Gaza menggunakan armada kapal mereka. (Murad Sezer/ Reuters/ BBC/ Al Jazeera)
Pihak penyelenggara GSF mengungkapkan bahwa para relawan asing mengalami berbagai kekerasan selama disandera Israel, termasuk pelecehan seksual (22/5). Pemerintah Jerman menyebut laporan penganiayaan ini sangat serius, sementara pihak kejaksaan Italia dilaporkan mulai membuka investigasi terkait dugaan penculikan dan kekerasan. (Emrah Gurel/ AP/ Al Jazeera)
Kelompok pemukim ilegal Israel melancarkan penyerbuan ke kawasan Kota Tua Al-Khalil (Hebron) di bawah pengawalan ketat tentara militer Israel di (23/5). Ini menambah panjang eskalasi penyerbuan pemukim kolonial di Tepi Barat. Hingga kini setidaknya 1.080 warga Palestina telah terbunuh akibat serangan tentara maupun pemukim Israel sejak Oktober 2023 di Tepi Barat. (New Arab/Getty Images)
Aksi unjuk rasa para ibu dan anak-anak dilakukan di depan Rumah Sakit Al-Nasser, Khan Yunis (24/5). Mereka menuntut hak untuk melakukan perjalanan agar bisa berkumpul kembali dengan anggota keluarga di luar Jalur Gaza, yang hingga kini masih terisolasi akibat pengepungan ketat Israel meskipun kesepakatan gencatan senjata telah berjalan sejak Oktober 2025. (Doaa Albaz/ActiveStill)
Alat berat militer Israel merobohkan hunian warga di wilayah pendudukan Al-Quds (Yerusalem) bagian timur guna mengosongkan lahan Palestina secara paksa (25/5). Lembaga antipemukiman Ir Amim mencatat setidaknya 116 bangunan telah Israel hancurkan sepanjang tahun ini, melanjutkan tren peningkatan drastis penggusuran pasca-meroketnya kasus serupa pada tahun 2025 lalu. ( Mahmoud Illean/ AP Photo/ WATE)
Petugas pertahanan sipil Palestina memeriksa bangkai kendaraan yang hancur total akibat serangan udara militer Israel di Khan Younis, Jalur Gaza bagian selatan (26/5). Serangan udara terpisah di wilayah tersebut dan sebuah kamp pengungsian di Gaza tengah telah membunuh sedikitnya tujuh warga sipil, termasuk seorang anak perempuan berusia enam tahun. (AFP/ Al-Arabiya)
Seorang gadis Palestina, mengenakan penutup kepala tradisional, berpose untuk foto pada Hari Raya Idul Adha di Kota Gaza, 27 Mei. (Dawoud Abu Alkas/ Reuters)
Warga Gaza berkumpul di jalanan yang hancur demi menunaikan ibadah salat Iduladha di tengah keterbatasan infrastruktur pascaperang (27/5). Meski situasi kota masih diselimuti puing-puing kehancuran, masyarakat tetap berupaya menghidupkan esensi hari raya walau suasananya terasa kontras dan jauh dari kemeriahan. (AFP/Al Jazeera)
Umat ​​Islam di seluruh dunia telah mulai merayakan Iduladha (27/5).Jemaah berkumpul untuk salat Iduladha di samping Kubah Batu di kompleks Masjid Al-Aqsa di Kota Tua Al-Quds dan merayakannya bersama keluarga mereka. (AP Photo/ Mahmoud Illean)
Benjamin Netanyahu menginstruksikan militer Israel untuk memperluas wilayah kendali mereka di Jalur Gaza hingga mencapai 70 persen (28/5). Dalam rekaman yang disiarkan oleh media lokal Channel 12, Netanyahu menegaskan bahwa saat ini pasukannya telah menguasai 60 persen Jalur Gaza (Screengrab/ The Guardian/ Al Jazeera)
Seorang anak terduduk di antara puing-puing bangunan pascaserangan yang menyasar kawasan pengungsian (28/5). Tim penyelidik HAM PBB melaporkan sedikitnya 26 warga terbunuh selama masa libur Iduladha hingga 29 Mei 2026, menambah daftar panjang korban jiwa hingga 922 orang sejak gencatan senjata Oktober 2025 atau hampir mencapai 73.000 orang sejak Oktober 2023. (UN News/AFP/Al Jazeera)
Para pelayat menyalatkan jenazah Dr. Jamal Abu Aoun, Kepala Departemen Anestesi Rumah Sakit Medis Al-Yafa, yang gugur akibat serangan udara Israel di Deir al-Balah, Jalur Gaza tengah (30/5). Dr. Jamal terbunuh bersama sejumlah warga sipil lainnya setelah sebuah drone) militer Israel melepaskan rudal di dekat area RS Syuhada Al-Aqsa. (Abdel Kareem Hana/AP/ Anadolu/ Al Jazeera)
Empat pusat pendidikan di Khan Yunis menggelar pameran bertajuk “Golden Fingers” yang menampilkan puluhan model pembelajaran inovatif karya siswa dan guru dari bahan daur ulang (31/5). Pameran ini diselenggarakan sebagai solusi kreatif untuk menyediakan alat peraga alternatif di tengah kelangkaan fasilitas belajar yang parah akibat rusaknya sekolah-sekolah di Jalur Gaza. Doaa Albaz/ActiveStill)

 

Baca Juga

Adara Palestine Situation Report 94

Impact Report 2025 – Adara Relief International

ShareTweetSendShare
Previous Post

Israel Batasi Akses ke Gaza Lewat Satu Penyeberangan, PBB Serukan Perhatian atas Krisis Kemanusiaan

Next Post

Dokter Gaza Hussam Abu Safiya Diduga Disiksa dalam Tahanan, Tegaskan Penahanannya Tidak Adil

Adara Relief International

Related Posts

Adara Palestine Situation Report 94
Adara Palestine Situation Report

Adara Palestine Situation Report 94

by Adara Relief International
Juni 9, 2026
0
83

Adara Palestine Situation Report adalah dokumen ringkas dan faktual yang menyajikan perkembangan terbaru mengenai situasi kemanusiaan di Palestina. Laporan ini...

Read moreDetails
Impact Report 2025 – Adara Relief International

Impact Report 2025 – Adara Relief International

Juni 8, 2026
37
Adara Palestine Situation Report 93

Adara Palestine Situation Report 93

Juni 3, 2026
25
Adara Palestine Situation Report 92

Adara Palestine Situation Report 92

Juni 3, 2026
18
Adara Palestine Situation Report 91

Adara Palestine Situation Report 91

Juni 3, 2026
14
Palestina dalam Gambar, April 2026

Palestina dalam Gambar, April 2026

Mei 18, 2026
37
Next Post
Dokter Gaza Hussam Abu Safiya Diduga Disiksa dalam Tahanan, Tegaskan Penahanannya Tidak Adil

Dokter Gaza Hussam Abu Safiya Diduga Disiksa dalam Tahanan, Tegaskan Penahanannya Tidak Adil

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]

    Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Gaza di Zaitun Nikmati Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.250 Tenaga Medis dan Pasien di RS Asy Syifa, Gaza Terima Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahan Pokok Ramadan untuk 150 Keluarga di Al Quds

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630