• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Rabu, Februari 25, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Transaksi Digital: Generasi Baru Senjata Pemusnah Massal di Gaza

by Adara Relief International
Februari 25, 2026
in Berita Kemanusiaan, Sosial EKonomi
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Transaksi Digital: Generasi Baru Senjata Pemusnah Massal di Gaza
10
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Para pembela hak asasi manusia memperingatkan bahwa proyek-proyek “transformasi digital” yang Israel usulkan merupakan bagian dari realitas pendudukan dan pengepungan. Proyek-proyek tersebut berisiko mengawali fase baru pengontrolan sistematis atas mekanisme kehidupan sehari-hari melalui perangkat teknologi yang dapat Israel program dan mampu melakukan pembatasan dan pemaksaan secara instan.

Euro-Mediterranean Human Rights Monitor telah menyuarakan kekhawatiran atas rencana Israel dan AS untuk menjadikan Gaza wilayah yang kehilangan kedaulatan finansial. Skema ini memungkinkan penghapusan uang tunai fisik dan transisi paksa penduduk ke ekonomi digital. Transaksi digital ini akan berada di bawah kendalo aktor eksternal yang bersekutu dengan Israel. 

Dalam sistem seperti itu, akses uang tidak lagi menjadi hak yang melekat milik individu, melainkan dapat Israel cabut, bekukan, atau sita berdasarkan dekrit keamanan. Dengan kata lain, makanan, obat-obatan, dan tempat tinggal secara efektif akan menjadi sandera penilaian militer.

Baca Juga

Lembaga Tawanan Dokumentasikan Memburuknya Kondisi Tawanan Palestina

Menteri Israel Mengklaim “Tepi Barat adalah Bagian dari Tanah Israel!”

Peringatan tersebut menyusul pernyataan pengusaha Israel dan mantan perwira di Unit 8200, Liran Tancman, di Washington. Ia memaparkan visi untuk membangun kembali Gaza dengan “memulihkan konektivitas digital dan ekonomi,” membangun “jaringan digital yang aman” untuk memungkinkan pembayaran elektronik, pendidikan, layanan keuangan, dan sistem logistik yang dimodelkan pada platform e-commerce global.

Transaksi Digital Ancam Keamanan Warga Palestina

Penulis dan peneliti hak asasi manusia, Mohammad Shehadeh, berpendapat bahwa mengubah Gaza menjadi “masyarakat tanpa uang tunai” di bawah kendali langsung Israel merupakan eskalasi yang sangat berbahaya. Hal itu akan memberikan wewenang penuh kepada militer Israel untuk menentukan siapa yang mereka izinkan mengakses uang elektronik. Israel juga menentukan siapa yang dapat bertransaksi, dengan batasan apa, dan siapa yang pada dasarnya mereka biarkan tanpa sumber daya untuk bertahan hidup.

Shehadeh memperingatkan bahwa model semacam itu akan menjadi alat pemerasan dan penindasan terhadap jurnalis, kritikus, dan aktivis. Ia berpendapat bahwa setiap warga Palestina dapat kehilangan akses ke dompet digital mereka yang Israel kendalikan hanya dengan menekan sebuah tombol. Dengan logika ini, memberi label “keamanan” yang samar pada seseorang sudah cukup untuk menangguhkan dana mereka. Ini berlangsung tanpa adanya badan independen untuk memverifikasi atau meninjau keputusan tersebut.

Sejak Oktober 2023, Israel telah melarang masuknya mata uang fisik ke Jalur Gaza. Akibatnya, ini melumpuhkan sektor perbankan dan membuat penarikan tunai hampir mustahil. Pencekikan keuangan ini terjadi bersamaan dengan penutupan cabang-cabang bank selama operasi militer. Meskipun beberapa cabang kemudian buka kembali sebagian, tidak ada likuiditas baru yang mendapat izin masuk. Hal ini memperparah krisis akses terhadap dana dan layanan dasar.

Monitor berpendapat bahwa peralihan dari blokade uang tunai ke model digital yang dikendalikan oleh otoritas keamanan Israel, atau proksi mereka, tidak menyelesaikan krisis. Hal itu hanya mereproduksinya dalam bentuk yang “cerdas”. Layanan dasar dapat bergantung pada kepatuhan politik atau keamanan. Bantuan, gaji, dan perdagangan dapat Israel ubah menjadi alat klasifikasi dan kontrol. Hal ini semakin memperkuat diskriminasi sistematis dan mengikis hak-hak ekonomi dan sosial.

Sumber: Palinfo

ShareTweetSendShare
Previous Post

Lembaga Tawanan Dokumentasikan Memburuknya Kondisi Tawanan Palestina

Adara Relief International

Related Posts

Lembaga Tawanan Dokumentasikan Memburuknya Kondisi Tawanan Palestina
Berita Kemanusiaan

Lembaga Tawanan Dokumentasikan Memburuknya Kondisi Tawanan Palestina

by Adara Relief International
Februari 25, 2026
0
10

Masyarakat Tawanan Palestina (PPS) melaporkan bahwa Penjara Ofer Israel mengalami peningkatan dalam tindakan penindasan. Para tawanan Palestina di sana mengalami...

Read moreDetails
Menteri Israel Mengklaim “Tepi Barat adalah Bagian dari Tanah Israel!”

Menteri Israel Mengklaim “Tepi Barat adalah Bagian dari Tanah Israel!”

Februari 25, 2026
11
Israel Menembakkan Hampir 1.000 Peluru dalam Eksekusi Pekerja Bantuan di Rafah

Israel Menembakkan Hampir 1.000 Peluru dalam Eksekusi Pekerja Bantuan di Rafah

Februari 25, 2026
15
Hujan Deras Membanjiri Tenda-Tenda Pengungsi di Gaza

Hujan Deras Membanjiri Tenda-Tenda Pengungsi di Gaza

Februari 25, 2026
12
Harga Pangan di Gaza Melonjak Lebih dari 700 Persen

Harga Pangan di Gaza Melonjak Lebih dari 700 Persen

Februari 24, 2026
18
Pemukim Israel Lakukan “Tur Safari” Tawanan Palestina

Pemukim Israel Lakukan “Tur Safari” Tawanan Palestina

Februari 24, 2026
23

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dermawan yang Hakiki; Memberi Tanpa Diminta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Palestine Situation Report 79

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630