Israel telah menyetujui pembangunan 1.030 unit permukiman baru di kawasan Sur Baher dan Jabal Al-Mukaber, di Kota Al-Quds (Yerusalem), Pusat Informasi Palestina melaporkan pada Senin (10/3).
Menurut sebuah rencana yang diterbitkan oleh media Ibrani, sebanyak 380 unit rumah diperkirakan akan dibangun di Permukiman Nof Zion ilegal dekat Jabal Al-Mukaber, sekaligus membangun sekolah, area komersial, dan dua sinagoge.
Sekitar 650 unit rumah lainnya, area komersial, sekolah dasar, sinagoge, pusat komunitas, dan taman kanak-kanak juga akan dibangun di dekat lingkungan Sur Baher, antara kibbutz (permukiman) Ramat Rachel dan lingkungan Har Homa.
Pembangunan permukiman ilegal Israel ini diperkirakan akan mencekik Kota Al-Quds dan mengepung lingkungan Arab di Al-Quds, yang memudahkan praktik yahudisasi dan pemindahan paksa, dalam upaya untuk “melegitimasi” aneksasi permukiman yang dibangun secara ilegal di tanah Palestina.
Semua permukiman ilegal di bawah hukum internasional, sementara pada bulan Juli tahun lalu, Mahkamah Internasional (ICJ) menyerukan Israel untuk membongkar permukiman dan membayar biaya perbaikan kepada Palestina.
Sumber: https://www.#
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








