• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Minggu, Februari 22, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Mematikan Gaza: Israel Terus Kepung Rumah Sakit yang Berada di Rafah

by Adara Relief International
Februari 22, 2024
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Mematikan Gaza: Israel Terus Kepung Rumah Sakit yang Berada di Rafah
20
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Dalam 24 jam terakhir, WHO mengevakuasi lebih banyak pasien kritis dari Rumah Sakit Nasser. Pasukan Israel melakukan 11 pembantaian di berbagai wilayah Jalur Gaza yang menewaskan sedikitnya 118 syuhada Palestina dan melukai 163 orang, kata Menteri Kesehatan Palestina. Selain itu, Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina (PRCS) mengatakan pihaknya mengevakuasi 21 orang lainnya yang terluka dari Rumah Sakit Nasser di Khan Younis. Kompleks medis tersebut telah diserang dan dikepung Israel sejak pertengahan Januari.

Misi evakuasi PRCS dikoordinasikan dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk memindahkan pasien dan korban luka ke rumah sakit lapangan di Rafah agar mendapatkan perawatan yang diperlukan. Kantor berita WAFA melaporkan bahwa artileri Israel mengebom sekitar Rumah Sakit Nasser pada Rabu (21/2) pagi, menyebabkan setidaknya 120 orang terluka.

WHO mengunggah rekaman video misi evakuasi dari dalam Rumah Sakit Nasser yang diselimuti kegelapan karena kekurangan bahan bakar untuk mengoperasikan generator listrik. WHO mengatakan bahwa pihaknya memimpin dua misi penyelamatan dalam beberapa hari terakhir dan mengevakuasi 32 pasien kritis dari rumah sakit.

“Pasien yang lemah dipindahkan dari titik konflik aktif ke tempat yang dekat konvoi bantuan. Kondisi jalan raya menghambat laju pergerakan ambulans, sehingga membahayakan kesehatan pasien,” tulis WHO di platform X sekaligus mengunggah video pendukung. WHO menggunakan empat ambulans PRCS untuk memindahkan pasien ke Rumah Sakit Eropa di Khan Younis, Rumah Sakit Al-Aqsa di Kota Gaza, Korps Medis Internasional, serta Rumah Sakit lapangan UEA dan Indonesia di Rafah.

Pada Selasa (20/2) malam, seorang dokter WHO merekam video di dalam Rumah Sakit Nasser, menggambarkan bagaimana fasilitas medis tersebut beroperasi selama berhari-hari tanpa listrik atau air mengalir.

“Limbah medis dan sampah menjadi tempat berkembang biaknya penyakit. Daerah ini dikelilingi oleh bangunan yang terbakar dan hancur, lapisan puing yang tebal, dan tidak ada jalan yang utuh,” kata WHO . 

Unit Perawatan Intensif (ICU) tidak lagi berfungsi di Rumah Sakit Nasser, sementara 130 pasien dan 15 dokter serta perawat masih berada di dalamnya. Dr Ashraf Al-Qudra, Juru Bicara Kementerian Kesehatan Gaza, mengatakan pada Rabu (21/2) bahwa delapan pasien meninggal di dalam Rumah Sakit Nasser dalam empat hari terakhir karena kurangnya listrik untuk mengoperasikan peralatan medis.

“Jenazah delapan syuhada mulai membengkak dan menunjukkan tanda-tanda pembusukan sehingga membahayakan pasien lain,” kata Dr Al-Qudra di Telegram . “Penjajah Israel menolak untuk memindahkan jenazah syuhada agar mereka dapat dikuburkan, sekalipun itu merupakan hak asasi mereka yang paling dasar.”

Keluarga-keluarga Palestina harus menguburkan kerabat mereka di halaman rumah sakit sejak Oktober, ketika pasukan Israel mengepung dan menyerang fasilitas di Jalur Gaza. Pada akhir Januari, warga Palestina menguburkan 150 jenazah di halaman Rumah Sakit Nasser, meskipun mereka harus melakukannya di bawah risiko penyerangan penembak jitu Israel. 

PRCS memperingatkan pada Rabu (22/2)  bahwa Rumah Sakit Al-Amal di Khan Younis masih berada di bawah pengepungan pasukan Israel. PRCS juga mengatakan bahwa Israel memblokir untuk kedelapan kalinya upaya pengiriman makanan dan pasokan medis ke Rumah Sakit Al-Amal, yang berisiko kehabisan bahan bakar dan air minum. Tujuh orang staf RS Al-Amal masih ditahan Israel sejak fasilitas tersebut diserbu pada awal Februari.

Selain itu, Israel terus mengganggu sinyal seluler dan mengganggu komunikasi telepon rumah dan internet dengan dunia luar selama 36 hari terakhir, WAFA melaporkan.

sumber:

Baca Juga

Dewan Perdamaian Rencanakan Bangun Pangkalan Militer di Gaza

Sutradara “The Voice of Hind Rajab” Tolak Penghargaan di Berlin

https://mondoweiss.net

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

ShareTweetSendShare
Previous Post

Israel Akan Mendakwa Khatib Masjid Al-Aqsa di Al Quds 

Next Post

Kelaparan Akut, Gaza Berada di Ujung Tanduk

Adara Relief International

Related Posts

Dewan Perdamaian Rencanakan Bangun Pangkalan Militer di Gaza
Berita Kemanusiaan

Dewan Perdamaian Rencanakan Bangun Pangkalan Militer di Gaza

by Adara Relief International
Februari 20, 2026
0
19

Pemerintahan Trump berencana membangun pangkalan militer yang berfungsi sebagai pusat operasional Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza. Rencana tersebut merujuk pada...

Read moreDetails
Sutradara “The Voice of Hind Rajab” Tolak Penghargaan di Berlin

Sutradara “The Voice of Hind Rajab” Tolak Penghargaan di Berlin

Februari 20, 2026
17
Jurnalis Palestina Ungkap Penyiksaan di Penjara Israel

Jurnalis Palestina Ungkap Penyiksaan di Penjara Israel

Februari 20, 2026
19
Jumlah Korban Terbunuh di Gaza Lebih Tinggi dari Angka Resmi

Jumlah Korban Terbunuh di Gaza Lebih Tinggi dari Angka Resmi

Februari 20, 2026
13
Cara Mengidentifikasi Kurma Produksi Permukiman Ilegal Israel

Cara Mengidentifikasi Kurma Produksi Permukiman Ilegal Israel

Februari 20, 2026
27
Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

Menteri Israel Serukan Pembatalan Perjanjian Oslo

Februari 19, 2026
29
Next Post
UNRWA: 570.000 Orang di Gaza Berisiko Mengalami Kelaparan Ekstrem 

Kelaparan Akut, Gaza Berada di Ujung Tanduk

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630