• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Selasa, Januari 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan Anak

Kelaparan, Keluarga di Sri Lanka Mengurangi Asupan Makanan Anak-Anak 

by Adara Relief International
Maret 6, 2023
in Anak, Berita Kemanusiaan
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Kelaparan, Keluarga di Sri Lanka Mengurangi Asupan Makanan Anak-Anak 
16
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Setengah dari keluarga di Sri Lanka terpaksa mengurangi jumlah makan yang mereka berikan kepada anak-anak mereka, menurut sebuah survei Save the Children. Hal tersebut terjadi karena krisis ekonomi Sri Lanka yang menyebabkan kelaparan hampir setahun setelah pemerintah gagal membayar utangnya.

Baca Juga

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak

Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Sejak pemerintah Sri Lanka gagal membayar utangnya hampir setahun yang lalu, inflasi melonjak serta terjadi kekurangan makanan, obat-obatan, dan bahan bakar. Krisis ini tidak dapat diatasi oleh masyarakat kebanyakan karena kurangnya pekerjaan yang stabil. Sri Lanka memiliki tingkat inflasi pangan nominal tertinggi ketujuh di dunia, menurut Bank Dunia, dengan inflasi lebih dari 50% dari tahun ke tahun. 

Survei terbaru Save the Children terhadap 2.308 rumah tangga di sembilan distrik di Sri Lanka menemukan bahwa karena inflasi ini, rata-rata pengeluaran rumah tangga meningkat sebesar 18% antara Juni dan Desember pada tahun lalu dan terjadi peningkatan 23% rumah tangga yang tidak dapat memenuhi sebagian besar atau seluruh kebutuhan dasar umum mereka. 

Oleh karena itu, selama enam bulan terakhir, semakin banyak keluarga yang putus asa untuk bertahan hidup. Hal ini tercermin dari peningkatan rumah tangga sebesar 24% yang terpaksa meminjam uang untuk menutupi pengeluaran rumah tangga, peningkatan 24% rumah tangga yang harus membeli makanan secara kredit, dan peningkatan 28% rumah tangga yang menjual barang-barangnya untuk mendapatkan uang tunai. 

Perempuan kepala keluarga sangat rentan karena berisiko diperdagangkan atau dieksploitasi, bekerja lembur, dan dalam beberapa kasus terpaksa bermigrasi untuk dapat bekerja. Akibatnya, menurut organisasi hak anak, anak-anak berada dalam risiko karena mereka dibiarkan sendiri. Sementara itu, setengah dari rumah tangga mengatakan bahwa mereka mengurangi asupan makanan anak-anak mereka dan 27% melaporkan orang dewasa melewatkan waktu makan untuk memberi makan anak-anak mereka. Sembilan dari sepuluh rumah tangga mengatakan mereka tidak dapat menjamin makanan bergizi untuk anak-anak mereka.

Suren* dan Preethika*, dari Colombo, berjuang untuk menyediakan makanan yang seimbang untuk ketiga anaknya. Bahkan makanan bernutrisi sederhana, seperti telur dan yoghurt, telah menjadi terlalu mahal. Hampir setiap hari, mereka terpaksa memprioritaskan nutrisi balita mereka. Anak perempuan mereka yang berusia 11 tahun, Thisuri* mengatakan bahwa dia dan saudara perempuannya Ayama* yang berusia 8 tahun sekarang sering tidak mendapat yoghurt karena orang tua mereka hanya mampu menyediakannya untuk saudara perempuan mereka yang berusia satu tahun, Hiruni*.

Survei tersebut juga menemukan bahwa 70% rumah tangga kehilangan semua atau sebagian besar sumber pendapatan mereka antara bulan Juni dan Desember tahun lalu. Di antaranya, lebih dari separuh rumah tangga (54%) kini mendapatkan penghasilan utama dari pekerjaan musiman dan tidak tetap. Ketidakstabilan ini menempatkan anak-anak pada posisi genting karena tidak tahu dari mana mereka akan mendapat makanan untuk selanjutnya, kata Save the Children.

Julian Chellappah, Direktur Save the Children di Sri Lanka, mengatakan, “Angka-angka ini menunjukkan bagaimana krisis di Sri Lanka terus berputar di luar kendali dan bagaimana, seperti krisis lainnya, anak-anak menanggung beban terberat dengan risiko terhadap kesehatan fisik, mental, gizi, dan pendidikan.”

“Orang tua seharusnya tidak pernah harus memilih siapa di keluarga mereka yang akan makan. Semua yang kita lihat di sini menunjukkan bahaya yang sangat nyata dari krisis kelaparan yang parah. Pemerintah Sri Lanka memberikan dukungan yang sangat dibutuhkan untuk beberapa keluarga melalui skema kesejahteraan, tetapi kami memerlukan pembangunan sistem perlindungan sosial yang cepat dengan dukungan dari komunitas internasional. Ini adalah situasi darurat yang memerlukan tanggap darurat.” tambahnya.

Sumber:

https://reliefweb.int

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

Tags: AnakInternasional
ShareTweetSendShare
Previous Post

Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang Bertambah 19 Orang dan Ratusan Warga Masih Mengungsi

Next Post

Hanya di Bulan Februari Saja, Israel Lakukan 2.898 Pelanggaran di Tepi Barat dan Al-Quds (Yerusalem) 

Adara Relief International

Related Posts

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak
Berita Kemanusiaan

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak

by Adara Relief International
Januari 19, 2026
0
18

Presiden AS Donald Trump secara resmi menguraikan struktur "Dewan Perdamaian", yang diharapkan dapat "memenuhi" 20 poin rencana Trump untuk Gaza,...

Read moreDetails
Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Januari 19, 2026
16
Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Januari 19, 2026
13
Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Januari 19, 2026
33
Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Januari 19, 2026
15
Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Januari 15, 2026
21
Next Post
Hanya di Bulan Februari Saja, Israel Lakukan 2.898 Pelanggaran di Tepi Barat dan Al-Quds (Yerusalem) 

Hanya di Bulan Februari Saja, Israel Lakukan 2.898 Pelanggaran di Tepi Barat dan Al-Quds (Yerusalem) 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antara Sastra dan Peluru (2): Identitas, Pengungsian, dan Memori Kolektif dari kacamata Darwish dan Kanafani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630