• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Selasa, Januari 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Israel Larang Pria Palestina Dampingi Putrinya di Hari Pernikahannya

by Adara Relief International
Januari 24, 2023
in Berita Kemanusiaan, Perempuan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Pada hari pernikahannya, Sally Abujumeiza tidak bisa melepaskan ponselnya. Ayahnya, yang terpisah darinya akibat aturan Israel, hanya dapat menyaksikan pernikahannya melalui panggilan video selama pesta berlangsung.
20
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Pada hari pernikahannya, Sally Abujumeiza tidak bisa melepaskan ponselnya. Ayahnya, yang terpisah darinya akibat aturan Israel, hanya dapat menyaksikan pernikahannya melalui panggilan video selama pesta berlangsung. “Hari pernikahan adalah salah satu hari paling menyedihkan dalam hidup kami,” kata ibu Sally, Tassahil Abujumeiza, kepada Middle East Eye. “Anak kami menangis sepanjang hari.” 

Pada 2009, ketika Sally berusia 10 tahun, ayahnya, Qassem Abujumeiza, meninggalkan kampung halamannya di Gaza untuk bekerja di Ramallah, Tepi Barat, sekitar 80 km jauhnya. Saat itu, manajer pabrik tekstil tersebut mengira hanya akan memakan waktu beberapa hari untuk mengatur agar keluarga Abujumeiza di Gaza dapat turut bergabung di Ramallah. Namun,  empat belas tahun berlalu, keluarga masih menunggu penyatuan. Mereka termasuk di antara ribuan keluarga campuran Palestina-Tepi Barat Gaza yang menderita di bawah “strategi pemisahan” Israel. 

Kebebasan bergerak antara dua wilayah Palestina sangat dibatasi oleh militer Israel, yang telah memberlakukan blokade darat, laut, dan udara di Jalur Gaza sejak 2007. Kombinasi dari alasan kunjungan dan proses birokrasi yang rumit membuat hampir tidak mungkin bagi warga seperti Tassahil dan anak-anaknya untuk dipersatukan kembali dengan Qassem, suaminya. Ibu lima anak ini mengatakan Israel telah menolak puluhan permintaan izin yang telah mereka ajukan selama bertahun-tahun untuk melakukan perjalanan ke Tepi Barat.

“Selama bertahun-tahun, saya telah membesarkan anak-anak kami sendiri, meskipun ayah mereka tetap menanggung biaya kami semua,” kata Tassahil. “Suami saya harus menyerahkan putrinya kepada mempelai pria pada hari pernikahannya melalui layar ponsel. “Kami semua menangis.”

Pada hari Selasa, Tassahil bergabung dalam protes terhadap kebijakan izin Israel di luar penyeberangan Beit Hanoun (Erez), satu-satunya titik penyeberangan pejalan kaki antara Jalur Gaza dan Israel. Puluhan wanita Palestina dan anak-anak mereka memegang poster bertuliskan “selamatkan para istri yang terjebak di Gaza” dalam bahasa Arab dan Ibrani. Mereka menyerukan hak untuk dipersatukan kembali dengan pasangan mereka di Tepi Barat. Mereka menuntut otoritas Israel mengizinkan mereka mengubah alamat di KTP mereka dari Jalur Gaza ke Tepi Barat. Ini akan memungkinkan mereka untuk bersatu kembali dengan pasangan yang berasal dari Tepi Barat dan menikah dengan seseorang dari Gaza, serta tinggal dan bekerja di Tepi Barat.

Menyusul pemberlakuan blokade Israel di Gaza pada 2007, warga Palestina hampir tidak mungkin keluar dari daerah kantong tersebut. Di bawah kebijakan Israel yang mengatur pergerakan warga Palestina antara Gaza dan Tepi Barat, jumlah penduduk yang dapat meninggalkan Gaza sangat terbatas. Izin hanya dikeluarkan untuk kategori tertentu, seperti kasus medis dan kemanusiaan yang kritis, pedagang, pekerja, staf organisasi internasional, atau siswa dengan beasiswa untuk belajar di luar negeri. Namun, bahkan orang yang memenuhi syarat pun harus menunggu berminggu-minggu atau berbulan-bulan untuk mendapatkan persetujuan atau izin keluar dari Israel. Banyak yang ditolak izinnya karena “alasan keamanan” yang tidak jelas atau bahkan tanpa alasan apa pun. 

Sumber:

https://www.middleeasteye.net

Baca Juga

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak

Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

Tags: PalestinaPerempuanUpdate Palestina
ShareTweetSendShare
Previous Post

Israel Kembali Perpanjang Larangan Bepergian untuk Murabithah Al-Aqsa

Next Post

Penggusuran Zionis Israel di Masafer Yatta Bahayakan Kesehatan Mental Anak-anak Palestina

Adara Relief International

Related Posts

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak
Berita Kemanusiaan

Trump Tetapkan Anggota “Dewan Perdamaian” Gaza, Letakkan Pejabat AS dan Israel di Puncak

by Adara Relief International
Januari 19, 2026
0
13

Presiden AS Donald Trump secara resmi menguraikan struktur "Dewan Perdamaian", yang diharapkan dapat "memenuhi" 20 poin rencana Trump untuk Gaza,...

Read moreDetails
Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Israel Rencanakan Proyek “Rute 45” untuk Konsolidasikan Permukiman di Ramallah dan Al-Quds

Januari 19, 2026
13
Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Angka Kelahiran di Gaza Turun 41 Persen, Keguguran dan Kelahiran Prematur Meningkat

Januari 19, 2026
11
Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Zionisme Kristen Ancam Keberadaan Umat Kristen di Palestina

Januari 19, 2026
26
Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Kampanye Vaksinasi Gelombang Kedua di Gaza Targetkan Anak di bawah Usia Tiga Tahun

Januari 19, 2026
11
Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Laporan Haaretz: AS Berpotensi Danai Pabrik Kendaraan Tempur Baru Israel hingga US$2 Miliar

Januari 15, 2026
21
Next Post
Penggusuran Zionis Israel di Masafer Yatta Bahayakan Kesehatan Mental Anak-anak Palestina

Penggusuran Zionis Israel di Masafer Yatta Bahayakan Kesehatan Mental Anak-anak Palestina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antara Sastra dan Peluru (2): Identitas, Pengungsian, dan Memori Kolektif dari kacamata Darwish dan Kanafani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630