• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Senin, April 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Mengenal Jane Calder, Dokter Australia yang Mengabdikan Hidupnya untuk Gaza

by Adara Relief International
Desember 1, 2022
in Berita Kemanusiaan, Perempuan
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Mengenal Jane Calder, Dokter Australia yang Mengabdikan Hidupnya untuk Gaza
16
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Seorang dokter Australia, Jane Calder, meninggal pada Senin (29/11), di Kota Khan Yunis, Jalur Gaza selatan, pada usia 89 tahun. Kantor media pemerintah menyataka,: “Dr. Calder adalah salah satu ikon pekerjaan kemanusiaan yang mendukung dan mengadvokasi perjuangan Palestina.”

Perempuan tangguh ini mengabdikan hidupnya untuk melayani masyarakat Gaza melalui pekerjaan medisnya. Dia telah bekerja selama bertahun-tahun sebagai Dekan Fakultas Pengembangan Kapasitas Universitas di Gaza, dan merupakan salah satu kontributor pertama dalam pendirian Organisasi Palang Merah Palestina. Kantor media menyatakan bahwa Calder “bersikeras tinggal di Gaza untuk terus menyampaikan pesan kemanusiaannya.”

Baca Juga

Sistem Kesehatan Gaza di Ambang Kehancuran

Aksi Solidaritas Tenaga Medis Gaza untuk Rekan di Penjara Israel

Dia meninggalkan keluarganya dan tanah airnya, Australia, dan berangkat 41 tahun yang lalu ke Timur Tengah, dengan tujuan membantu anak-anak untuk hidup dengan aman dan stabil. Kisah Jane Calder dimulai setelah kedatangannya di Beirut pada 1980 sebagai relawan. Pada 1981, dia menjadi sukarelawan Bulan Sabit Merah Palestina di Lebanon, serta mendirikan unit rehabilitasi dan terapi fisik  di Rumah Sakit Haifa di kamp “Burj Al-Barajneh” untuk melayani orang-orang berkebutuhan khusus di kamp tersebut. 

Selama invasi Israel ke Lebanon pada 1982, di tengah konfrontasi dan pengeboman, Jane melakukan pertempuran mulia dengan tujuan mempertahankan hidup, mencari rumah sakit bagi mereka yang membutuhkan pertolongan. Selama perang Israel di Lebanon, dia menemukan tiga anak yang orang tuanya tidak diketahui, Dalal, Hammouda dan Bilal. Semuanya berkebutuhan khusus, Hamouda menderita quadriplegia dan keterbelakangan mental, Bilal menderita atrofi mental, dan Dalal buta sejak lahir. Jane kemudian mengadopsi tiga anak tersebut dan mereka menjadi keluarga.

Jane Calder bekerja dengan bantuan Perhimpunan Bulan Sabit Merah Palestina untuk mengeluarkan ketiga anaknya dari Lebanon, dan dia pindah bersama mereka ke Suriah untuk menghindari perang, namun Bilal tidak bisa ikut karena masalah administrasi. Untuk sementara, Bilal dirawat oleh salah satu perawat Palang Merah hingga akhirnya pada 1985, Jane Calder dan Bulan Sabit Palestina berhasil memindahkan Bilal ke Mesir, untuk menyatukan kembali keluarga mereka. 

Mereka kemudian menetap di Mesir selama 10 tahun. Di Mesir, Jane mendirikan pusat “Ain Shams” untuk rehabilitasi warga Palestina dengan kebutuhan khusus yang tinggal di wilayah Mesir. Pada 1995, Jane kemudian memutuskan untuk membawa ketiga anaknya untuk tinggal di Jalur Gaza dan menetap di Khan Yunis. Pada 1997, dia mendirikan Capacity Development College, tempat dia secara sukarela melayani rakyat Palestina hingga akhir hayatnya.

Tentang tiga anak adopsinya, Jane berkata tentang mereka: “Ini adalah keluarga saya yang menemani saya tinggal di Gaza. Mereka masih ada dalam pikiran saya, hingga kini.. Di wajah mereka saya melihat kemenangan hidup.” Anak-anaknya, Hamouda, yang menderita quadriplegia dan keterbelakangan mental, hidup selama dua puluh enam tahun di pelukan ibunya, Jane Calder, hingga meninggal tahun 2008 karena kondisi kesehatannya.

Adapun Bilal telah menikah dua tahun lalu, sedangkan Dalal menyelesaikan studinya dan memperoleh gelar master dalam ilmu humaniora, dan saat ini menjadi dosen universitas dan Kepala Departemen Fakultas Pendidikan Berkelanjutan di Universitas Bulan Sabit Merah Palestina. Dalal fasih berbahasa Inggris dan Prancis dengan baik. Hal tersebut membuktikan bahwa Jane membesarkan ketiga anaknya dengan baik dan sangat berdedikasi dalam tugas kemanusiaannya, dan yang terpenting adalah dia selalu peduli dengan Palestina di mana pun ia berada. Selamat jalan Jane Calder, jasa-jasamu akan selalu dikenang selamanya.

Sumber:

http://www.womenfpal.com

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

Tags: PalestinaPerempuanUpdate Palestina
ShareTweetSendShare
Previous Post

Sejak Awal 2022, Sudah 205 Warga Palestina yang Gugur

Next Post

Aktivis Gaza Turut Kecam Kekerasan terhadap Perempuan

Adara Relief International

Related Posts

Sistem Kesehatan Gaza di Ambang Kehancuran
Berita Kemanusiaan

Sistem Kesehatan Gaza di Ambang Kehancuran

by Adara Relief International
April 20, 2026
0
13

Sistem kesehatan di Jalur Gaza kian mendekati titik kolaps di tengah berlanjutnya pembatasan dan dampak perang berkepanjangan. Organisasi kemanusiaan memperingatkan...

Read moreDetails
Aksi Solidaritas Tenaga Medis Gaza untuk Rekan di Penjara Israel

Aksi Solidaritas Tenaga Medis Gaza untuk Rekan di Penjara Israel

April 20, 2026
15
Perundingan Hamas-AS di Kairo Buntu Bahas Gencatan Gaza

Perundingan Hamas-AS di Kairo Buntu Bahas Gencatan Gaza

April 20, 2026
18
PBB: Rata-Rata 47 Perempuan Terbunuh Setiap Hari di Gaza

PBB: Rata-Rata 47 Perempuan Terbunuh Setiap Hari di Gaza

April 20, 2026
13
75 Ribu Jemaah Salat Jumat di Al-Aqsa di Tengah Pembatasan

75 Ribu Jemaah Salat Jumat di Al-Aqsa di Tengah Pembatasan

April 20, 2026
14
UNICEF Kecam Pembunuhan Sopir Distribusi Air di Gaza

UNICEF Kecam Pembunuhan Sopir Distribusi Air di Gaza

April 20, 2026
14
Next Post
Aktivis Gaza Turut Kecam Kekerasan terhadap Perempuan

Aktivis Gaza Turut Kecam Kekerasan terhadap Perempuan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]

    Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dermawan yang Hakiki; Memberi Tanpa Diminta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Eskalasi dan Agresi; Dalih Israel untuk Mengambil Alih Kendali Masjid Al-Aqsa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630